Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Prioritaskan Infrastruktur, APBD Murni 2024 Provinsi Riau Disahkan Rp11,2 Triliun
BEDELAU.COM --Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun 2024 sebesar Rp11,2 triliun, Rabu (29/11/2023).
Usai rapat paripurna pengesahan, Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau Kelmi Amri mengatakan, jumlah itu meningkat sekitar Rp400 miliar dibanding tahun 2023 dengan nilai Rp10,8 triliun.
Setelah disahkan, draft APBD Murni 2024 ini akan melalui tahapan evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ia berharap, evaluasi yang dilaksanakan oleh Menteri Dalam Negeri dapat diselesaikan dalam waktu secepatnya.
"Sehingga proses pembangunan di Riau dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama," kata Kelmi Amri.
Sementara itu, untuk program yang difokuskan pada APBD 2024 Provinsi Riau, tetap menyelaraskan dengan program prioritas sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Tetap prioritasnya ke infrastruktur sekitar 43 persen, kemudian belanja pegawai kita di 20 sekian persen. Kita tentu akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang mendesak, terkhusus persoalan jalan," katanya.
Ia berharap, nantinya, Pemprov Riau bisa bergerak cepat dalam melaksanakan anggaran terutama pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan.
"Kita berharap Pemprov bergerak lebih cepat karena beberapa ruas jalan provinsi dalam keadaan sangat memprihatinkan. Ini kan sudah disahkan, semoga tak ada kendala lagi lah," kata Kelmi.
Di dalam Rancangan APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2024, untuk pendapatan daerah direncanakan senilai Rp10 triliun. Sedangkan, untuk kebutuhan belanja daerah selama Tahun Anggaran 2024 direncanakan senilai Rp11 triliun.
Secara garis besar, terdapat defisit. Namun, defisit itu akan ditutupi dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp800 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa).
SUMBER: CAKAPLAH.COM
Masker Gratis Bertebaran, Tapi Angka ISPA Pekanbaru Sudah Tembus 3.028 Kasus
BEDELAU.COM --Kabut asap belum benar-benar pergi dar.
Usai SF Hariyanto Murka, Bagaimana Modus Baru Bisnis Pengadaan Seragam Siswa SMA
BEDELAU.COM --Kemarahan Pelaksana Tugas Gubernur Ria.
Hujan Diperkirakan Guyur Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini
BEDELAU.COM --Hujan dengan intensitas ringan hingga .
Ombudsman RI Dorong DPM-PTSP Pekanbaru Jadi Acuan Investasi Nasional
BEDELAU.COM ---Pelayanan publik Pemerintah Kota (Pem.
Danpos Didampingi Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Kebakaran hutan dan lahan (K.
Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi
BEDELAU.COM,PEKANBARU – Perselisihan hubungan industrial antara manajemen PT K.








