• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Politik

Cara Ganjar-Mahfud menumbuhkan ekonomi sembari melestarikan lingkungan

Redaksi

Sabtu, 20 Januari 2024 22:05:44 WIB
Cetak
Cara Ganjar-Mahfud menumbuhkan ekonomi sembari melestarikan lingkungan
Ganjar-Mahfud/foto: riauaktual.com

BEDELAU.COM --Anggota Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) Agus Hermanto menegaskan pasangan jagoannya bakal mengutamakan model pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan jika memenangi Pilpres 2024. Pendekatan ekonomi biru dan ekonomi hijau diprioritaskan demi memastikan gerak maju pembangunan tak merusak lingkungan.

"Pembangunan yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap penanggulangan perubahan iklim. Kita akan menggalakkan upaya penerapan ekonomi hijau. Penerapan ekonomi hijau ini juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia dalam jangka panjang yang bersifat inklusif," ucap Agus kepada wartawan, Sabtu (20/1/2024).

Sebagaimana tertera dalam dokumen visi-misinya, salah satu misi Ganjar-Mahfud ialah 'mempercepat perwujudan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui ekonomi hijau dan biru'. Ekonomi hijau bakal dibidik lewat sejumlah program, yakni transisi energi, pembangunan desa mandiri energi, mengolah limbah jadi berkah, dan penerapan ekonomi sirkuler.

Adapun ekonomi biru bakal direalisasikan lewat 8 program unggulan. Pertama, mengakselerasi 11 potensi maritim, semisal mendorong potensi perikanan tangkap, mendongkrak produksi perikanan budidaya, dan membangun industri pengolahan hasil perikanan.

Kedua, penangkapan ikan terukur berbasis kuota dan zonasi. Ketiga, tata kelola laut yang inklusif dan berkelanjutan. Keempat, program maritim unggul (MU) yang utamanya mendorong peningkatan konektivitas maritim. Kelima, membangun industri galangan kapal. Keenam, mendorong industri perikanan dan hasil laut. Ketujuh, mengatasi pencemaran laut. Terakhir, meningkatkan potensi wisata maritim.

Penerapan ekonomi hijau, lanjut Agus, juga terintegrasi dengan percepatan transisi energi, dari energi berbasis fosil menjadi energi baru terbarukan (EBT). Nantinya, proyek-proyek ekonomi hijau juga akan berusaha diterapkan hingga level desa.

"Pelaksanaan ekonomi hijau itu sangat terkait dengan transisi energi terbarukan. Kemudian mempercepat pembenatukan desa-desa mandiri di berbagai daerah. Itu juga ada ekonomi di situ," ucap Agus.

Pengembangan kegiatan ekonomi hijau, menurut dia, akan dirancang sedemikian rupa demi meminimalisasi kerusakan sosial di lingkungan kerja. Program yang ditawarkan, semisal ganyang plastik, gebrak polusi. Pendekatan yang dipakai ialah reduce, reuse, recycle, recovery, dan repair.

"Kemudian industrialisasi yang digerakkan oleh inovasi dan kreativitas. Di situ, ada hilirisasi sumber daya alam, pertambangan serta ada perkebunan dan pertanian. Semua di sini dilaksanakan hilirisasi sehingga mendapatkan nilai tambah dan mendorong ekonomi hijau," ucap Agus.

Pada model ekonomi biru, program-program Ganjar-Mahfud dirancang dengan mengoptimalkan perikanan budi daya yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Menurut Agus, upaya itu akan dilakukan seiring dengan rencana merealiasikan target pertumbuhan ekonomi hingga 7%.

"Kalau pertumbuhan ekonomi 7% tidak tercapai seluruhnya, nanti kita jalannya terpincang-pincang. Tetapi, ini kita lakukan dan semuanya mendukung ke arah situ sehingga target itu tercapai di 2029. Itu (pertumbuhan) harus tercapai," ucap mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

 

 

 

Sumber: riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Politik

Wacana Lama Muncul Kembali: Riau Pesisir Siap Berdiri Sendiri

Ahad, 26 Juli 2026 - 19:18:08 WIB

BEDELAU.COM --atusan tokoh dan perwakilan masyarakat.

Politik

Konflik Parisman dan Eet, BK DPRD Riau Proses Sesuai Kode Etik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:04:10 WIB

BEDELAU.COM --Badan Kehormatan DPRD Provinsi Riau ak.

Politik

AHY Apresiasi Gaya Kepempimpinan Agung Nugroho, Jadi Role Model Kader Demokrat

Ahad, 17 Mei 2026 - 19:18:10 WIB

BEDELAU.COM --Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimu.

Politik

Dukungan dan Pujian AHY untuk Agung Nugroho Kembali Pimpin DPD

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:34:47 WIB

BEDELAU.COM --Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demok.

Politik

Singgung Gubernur Riau Bukan PKB Lagi, Kasir Sayangkan Sikap Indra Gunawan Eet

Kamis, 27 November 2025 - 19:27:39 WIB

BEDELAU.COM --- Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bang.

Politik

Zukri-Kaderismanto Kembali Pimpin PDI-P Riau, Zulkardi Dipercaya Garap Sektor Pemuda dan Olahraga

Ahad, 23 November 2025 - 19:05:57 WIB

PEKANBARU - Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Riau di Labersa.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemko Pekanbaru Prioritaskan Jalan Dharma Bakti, Jadi Akses Alternatif Saat Flyover Dibangun
30 September 2026
Kuasa Hukum Korban Investasi Bodong, Desak Polres Rohul Tangkap DPO
29 September 2026
Diduga Lecehkan Bawahannya, Oknum Sekcam di Inhil Diminta Dinonaktifkan
29 September 2026
Harga Sawit Riau Terjun Lagi, TBS Umur 9 Tahun Kini Rp3.866 per Kilogram
29 September 2026
Kapolsek Kunto Darussalam Bersama Upika Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di SMA 1 Pagaran Tapah
29 September 2026
Kepala UPT Parkir Definitif, Walikota: Jangan Sampai Juru Parkir Minta Rp2 Ribu untuk Motor
29 September 2026
Bukan Bentuk Satgas Mafia Solar, Pemprov Riau Malah Ajukan Penambahan Kuota BBM
29 September 2026
Diduga Gegara Utang, Pria di Rohul Pukul Rekan Kerja Pakai Kayu hingga Koma
29 September 2026
PETI di Kuantan Singingi: Mengapa Mesin Dibakar, Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi?
28 September 2026
Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan
28 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
  • 2 Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
  • 3 Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum
  • 4 Galian di Jalan Kayu Manis Viral, PUPR Pekanbaru: Sekarang Saluran Air, Tahun Depan Overlay
  • 5 Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
  • 6 Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
  • 7 3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved