• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Peristiwa
  • Pelalawan

Banjir Jalintim Surut, Roda 6 Tetap Dilarang Melintasi

Redaksi

Senin, 05 Februari 2024 23:28:04 WIB
Cetak
Banjir Jalintim Surut, Roda 6 Tetap Dilarang Melintasi
Kendaraan antre saat macet panjang di Jl. Lintas Timur Km 83 Desa Kemang, Pelalawan, Ahad (4/2/2024). (Tim Rumah Relawan Dhuafa Pelalawan)

BEDELAU.COM --Banjir yang melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Pelalawan surut 10 sentimeter (cm) pada, Ahad (4/2). Tapi, kondisi ini tak berpengaruh terhadap Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras. Tinggi air di jalan ini masih 70 cm-75 cm sehingga roda enam ke bawah dilarang melintas.

Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto SH SIK didampingi Kasatlantas AKP Akira Ceria SIK MM menegaskan, penurunan tinggi permukaan air masih belum memberikan dampak yang menggembirakan, khususnya di Km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras. “Jadi, kendaraan roda enam ke bawah masih kami larang untuk melintas di Jalintim KM 83 ini karena permukaan air masih tinggi,’’ ujarnya, Ahad (4/2).

Akira menambahkan, selain air yang masih tinggi, kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang juga menjadi faktor kendaraan roda enam ke bawah dilarang melintas. Dikatakan Akira, jika memaksakan lewat maka kendaraan tersebut rawan terperosok, mati mesin atau mogok sehingga memperpanjang antrean kendaraan yang hingga kemarin masih padat merayap.

“Atas kondisi tersebut, moda transportasi masih dialihkan melalui Jalur Lintas Tengah Kabupaten Kuansing. Sedangkan untuk mengevakuasi mobil yang mogok atau rusak di lokasi banjir, maka masih tetap disiagakan satu unit alat berat jenis ekskavator dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan,” paparnya.

Mantan Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim ini menegaskan, untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan maka petugas gabungan yang berjaga di lokasi banjir sepanjang jalintim masih menerapkan pola buka tutup jalan. Ini dinilai cukup efektif untuk mengurai kemacetan, meski bergerak secara perlahan.

“Jadi, saat ini panjang antrean dari arah Kelurahan Sorek, Kecamatan Pangkalan Kuras menuju Kecamatan Pangkalankerinci telah mulai berkurang, yakni sepanjang 6 kilometer, tepatnya dari kilometer 84 Desa Kemang sampai kilometer 90 Desa Palas. Dan penumpukan kendaraan itu sudah berkurang dibanding dua hari sebelumnya yang mencapai 20 kilometer,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, Zulfan menjelaskan, berdasarkan penghitungan alat pengukur level debit permukaan air Sungai Kampar di jembatan penyeberangan ponton Kecamatan Langgam, ketinggian menurun 10 cm. “Debit air Sungai Kampar terpantau turun menjadi 4,12 meter dari sebelumnya setinggi 4,22 meter,” ujarnya.

Hanya saja, lanjut Zulfan, kondisi arus lalu lintas belum berjalan normal. Pasalnya, permukaan air yang masih cukup tinggi hingga saat ini masih cukup sulit dilalui kendaraan bermotor. ‘’Khususnya roda dua dan roda empat di Jalan Lintas Timur Km 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras. Ketinggian permukaan air di jalan tersebut mencapai 70 cm lebih,’’ ujarnya.

Namun demikian,  Zulfan menambahkan, surutnya banjir ini membuat warga pengungsi kembali ke rumah mereka untuk membersihkan sisa banjir. “Dari total 603 KK dengan 1.430 jiwa para pengungsi, saat ini hanya tinggal 348 KK masih bertahan di tempat pengungsian yang disiapkan di masing-masing desa dan kelurahan,” paparnya.

Sementara itu, Camat Pangkalan Kuras, Sri Nursari menambahkan hingga kemarin, aktivitas dapur umum di Desa Terantang Manuk Kecamatan Pangkalan Kuras masih tetap berjalan untuk memberikan bantuan makanan siap saji buat warga yang terjebak antrean panjang kendaraan di lokasi banjir jalintim.

“Hari ini (kemarin, red), setidaknya ada 720 paket nasi bungkus dari dapur umum serta partisipasi donatur masyarakat Kecamatan Pangkalan Kuras yang telah dibagikan kepada warga di lokasi banjir. Kepedulian masyarakat di Kecamatan Pangkalan Kuras ini akan dilakukan hingga banjir surut total, atau setidaknya antrean kendaraan sudah tidak panjang lagi,” tuturnya.

Pintu Pelimpahan Waduk PLTA Diturunkan
Intensitas hujan di hulu waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar sudah mulai turun dan elevasi waduk juga turun. Pihak PLTA Koto Panjang pun menurunkan bukaan pintu pelimpahan setinggi 50 cm untuk dua dari lima pintu pelimpahan waduk (spillway gate), Ahad (4/2).

Manajer PLTA Koto Panjang Cecep Sofhan Munawar menjelaskan, sebelumnya dari lima pintu pelimpahan yang ada, hanya tiga pintu dibuka 50 cm. Namun, kemarin dua lagi pintu pelimpahan dibuka 50 cm. “Penurunan bukaan pintu pelimpahan dilakukan pukul 11.00 WIB. Total bukaan pintu pelimpahan waduk PLTA Koto Panjang 5x50 cm,” jelas Cecep.

Sementara itu, data dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kampar, banjir yang melanda Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu sudah memasuki hari yang ke-47.Sedangkan banjir yang melanda Rantau Kasih, Kecamatan Kamparkiri Hilir sudah memasuki hari yang ke-30. Banjir juga melanda Desa Kota Baru Kecamatan Tapung Hilir sudah memasuki hari yang ketiga.

Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Agustar melalui Kepala Satgas TRC Pusdalops PB Adi Candra menjelaskan, penyebab lama banjir yang melanda Desa Buluh Cina karena limpahan banjir dari Sungai Kampar dan Sungai Subayang. Biasa banjir di Desa Buluh Cina ini lambat surut ditambah lagi intensitas hujan yang masih tinggi.

“Penyebab banjir karena tidak ada lagi hutan yang menjadi serapan. Makanya sekarang hujan sebentar saja sudah langsung banjir. Karena itu perlu mitigasi untuk mengatasi banjir ini,” jelas Adi 

 

 

 

 

Sumber: riaupos.co


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Peristiwa

Polres Kep Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

Kamis, 16 April 2026 - 12:30:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Unit IV PPA Sat Resk.

Peristiwa

Daihatsu Ayla Terbakar di Jembatan Leighton Pekanbaru

Sabtu, 04 April 2026 - 19:16:03 WIB

BEDELAU.COM --Satu unit mobil jenis Daihatsu Ayla te.

Peristiwa

Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Parit Jalan Suka Karya Pekanbaru

Ahad, 15 Maret 2026 - 21:09:17 WIB

BEDELAU.COM --Warga perumahan Graha Panam Permai pag.

Peristiwa

Seribu Orang Turun, Seratus Bertahan: Bentrokan Sawit Rohul Terekam Kamera

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:03:08 WIB

BEDELAU.COM --Video bentrokan di kebun kelapa sawit .

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun di Jalintim Pelalawan, Empat Kendaraan Terlibat

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:14:57 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan beruntun melibatkan empat k.

Peristiwa

Siswa di Kuansing Tewas Tertimbun Longsor Bekas Galian PETI

Ahad, 08 Maret 2026 - 23:58:59 WIB

BEDELAU.COM --JA (15) siswa MTs Kelas IX di Desa Ber.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Wako Pekanbaru Buka Seminar Internasional Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak
24 April 2026
Kas Negara Kritis Cuma Sisa 120 Triliun? Menkeu Purbaya Bongkar Fakta
24 April 2026
Gunakan Gagang Sendok Buka Borgol, Tahanan Kejari Inhil Coba Melarikan Diri Usai Sidang
24 April 2026
Ayah Kandung di Pelalawan Diamankan Usai Diduga Rudapaksa Anak 13 Tahun
24 April 2026
Polda Riau Cek Jalur Lintas Timur KM 83, Pastikan Pengamanan Pengguna Jalan
24 April 2026
RSUD Arifin Achmad Riau Tangani Kasus Langka, Pasien Haid Keluar dari Saluran Urin
24 April 2026
Eks Dirut PT SPR Rahman Akil Divonis 4 Tahun 7 Bulan Penjara
24 April 2026
Terobosan Wako Pekanbaru Genjot Pendapatan PKB, Sediakan Stand Pameran Gratis di Kantor Bapenda
24 April 2026
Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
24 April 2026
Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar
24 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 2 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 3 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 4 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 5 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 6 Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan
  • 7 Berkas Ijazah Palsu Lengkap, Anggota DPRD Pelalawan Langsung Ditahan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved