• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Bengkalis

Sewa Lapak dan Kios Naik 200 Persen, Pedagang Pasar Terubuk Menjerit

Redaksi

Kamis, 29 Februari 2024 21:47:15 WIB
Cetak
Sewa Lapak dan Kios Naik 200 Persen, Pedagang Pasar Terubuk Menjerit
Pedagang Pasar Terubuk Bengkalis.(Sukardi)

BENGKALIS,BEDELAU.COM-Ada istilah yang beredar di tengah masyarakat terkait kenaikan gaji para pejabat negara, namun dari mana dananya, tentu benar adanya yakni dari tarif pajak yang dikenakan kepada masyarakat bawah.

Seperti halnya yang dialami masyarakat saat ini, semua harga komoditas pangan mengalami kenaikkan yang sangat signifikan. Ini juga tidak hanya dirasakan oleh masyarakat selaku konsumen, tapi sama halnya dirasakan oleh para pedagang, yang dagangannya sepi pembeli.

Bahkan saat ini yang lebih parah lagi, di tengah kebaikan harga barang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagprin) Bengkalis malah membuat para pedagang di pasar Terubuk Bengkalis menjerit.

Pasalnya, tidak hanya modal yang besar untuk modal usaha dalam membeli barang yang ingin di jual, ditambah lagi sepinya pembeli, saat ini melalui kebijakan pemerintah malah menaikkan harga sewa, lost, kios dan lapak dagang di pasar tradisonal Pasar Terubuk Bengkalis.

Seperti yang dikeluhkan Ani, salah seorang pedagang cabai. Ia mengaku selama ini hasil penjualannya sangat menurun, seiring dengan naiknya berbagai bahan pokok. Seperti cabai merah kerting Rp85 ribu per kg, bawang merah Rp40 ribu per kg.

"Ya, semuanya naik. Sementara pembeli sepi. Malah sekarang pemerintah menaikkan harga sewa lapak," ucapnya sambil mengelus dada seolah sesak napasnya kepada wartawan di Pasar Terubuk Bengkalis, Kamis (29/2/2024).

Ia mengaku, harga sewa meja sayurnya tahun  2023 sebesar Rp17 ribu per meja perbulan, dengan ukuran ukuran 1m x 1 meter lebih. Karena kondisi meja sayurnya kecil, maka dirinya mengambil 3 meja sekaligus dan perbulannya dikenakan biaya sebesar Rp50 ribu perbulan.

Tapi sekarang kata dia, harus membayar  Rp150 ribu per bulan dan ditambah uang sampah Rp3ribu per hari. Tentu kondisi ini sangat memberatkan dirinya sebagai pedagang

"Ya, sangat beratlah. Karena kita sudah buka sejak pulul 4 subuh sampai siang hari, pembelinya sangat seli. Kecuali hari Sabtu dan Minggu, itupun kadang-kadang ramainya," ujarnya.

Ia mengharapkan,  ada kebijakan pemerintah untuk membantu pedagang dengan kondisi ekonomi yang sangat berat. Harga kios ini belum termasuk biaya modalnya untuk berdagang.

"Terkadang modalnya saja utang. Sekarang malah dinaikkan harga sewa kiosnya," ucapnya.

Hal senada juga disebutkan Leha, pedagang sayur yang ada didelab lapak Ani. Ia yang menyewa tempat jualan dalam bentuk kios, biasanya membayar sewa hanya Rp150 ribu dan sekarang jadi Rp200 ribu per bulan. Tentu ini sangat memberatkan pedagang seperti dirinya hanya menju sayur mayur yang harganya tak seberapa.

"Jadi kalau dinaikkan harga sewa kiosnya, tentu kita harus menaikkan harga jual sayuran kita. Ya tentu konsumen kita yang mengeluh," ucapnya.

Ia mengaku, terhadap kenaikan tarif kios ini belum ada pemberitahuan sebelumnya dan bahkan belum ada sosialisasi dari dinas terkait, tentu para pedagang terkejut dan menjerit.

"Bahkan kenaikan tarif sewa lapak, lost dan kios ini tidak dibarengi dengan perbaikkan tempatnya yang saat ini sudah banyak yang rusak. Tapi kami mengharapkan penerapan tarif ini agat ditinjau kembali," harapnya.

Sementara itu, sesuai daftar tarif berdasarkan Perda No.8 tahun 2023 yang penyebaran suratnya ditandatangani Kepala Diadagprin Bengkalis Zulfan ST, disebutkan untuk tarif pelataran, tarif lama Rp2000 tarif baru Rp3000 per hari.

Sedangkan lost tarif lama Rp65 ribu per bulan, tarif baru Rp75 ribu per-bulan. Meja sayur Rp17 ribu per-bulan, tarif baru Rp50 ribu per-bulan.

Demikian juga dengan meja ikan/daging tarif lama Rp50 ribu per-bulan tarif baru Rp100 ribu per-bulan, kios permanen  Rp100 ribu per-bulan tarif baru Rp150ribu per- bulan, kios semi permanen tarif lama Rp75 ribu per-bulan, tarif baru Rp100 ribu per-bulan.

Sedangkan untuk lost grosir tarif lama Rp150 ribu per bulan tarif baru Rp200 ribu per- bulan. Kondisi ini belum termasuk para pedagang yang menggelar lapak dagangannya pada koridor pintu masuk serta jalan masuk ke dalam Pasar Terubuk yang dikenakan biaya sebesar Rp3 ribu sampai dengan Rp5 ribu perharinya.

Terhadap keluhan para padagang di Pasar Terubuk Bengkalis, Kepala Disdagperin Bengkalis, Zulfan seharis sebelumnya (Selasa) sempat melakukan sodak ke pasar Terubuk dan banyak pedagang yang mengeluhkan harga barang yang melambung tinggi, namun Pemerintah malah menaikkan harga kios mereka.

"Ya, nantik akan kita sosialisasikan kepada pedagang terkait kenaikan harga sewa kios, lapak dan lost," ujarnya.

Zulfan yang kembali dikonfirmasi terkait keluhan para pedagang, Kamis (29/2/2024) mengatakan, kenaikkan tarif itu memang sudah direncanakan oleh pemerintah sejak lama.

"Ya, sudah lama rencana itu. Bahkan kenaikkannya juga bukan serta merta, melainkan melalui proses di DPRD Bengkalis yang ditetapkan melalui Perda No.8 tahun 2023. Makanya penerapan kenaikan tarifnya akan diberlakukan tahun ini," ujarnya.(ra)

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved