• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Rektor Unilak Riau: Literasi Harus Tepat Sasaran

Redaksi

Selasa, 06 Agustus 2024 13:15:45 WIB
Cetak
Rektor Unilak Riau: Literasi Harus Tepat Sasaran

BEDELAU.COM --Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau Prof Dr Junaidi SS M Hum menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Sinergi Gerakan Literasi Hulu dan Hilir: Kolaborasi dan Aksi Literasi Mewujudkan Riau Cerdas Menuju Indonesia Emas dalam event Festival Literasi 2024 yang berlangsung di Perpustakaan Soeman HS, Pekanbaru, Selasa (6/8/2024).

Prof Junaidi menyampaikan, literasi haruslah tepat sasaran dan memberikan dampak bagi sosial development. Oleh karena itu, pegiat literasi harus bisa menyampaikan dengan istilah-istilah yang tidak rumit dan mudah dimengerti oleh masyarakat pada umumnya.

"Jangan pakai istilah yang rumit-rumit seperti 'inklusi sosial' itu tidak semua orang paham," katanya.

Junaidi mengajak para pegiat literasi menggunakan istilah sesuai target atau sasaran dari program literasi, istilah yang dipahami sesuai dengan segmen masyarakat. Menurutnya, kemampuan setiap masyarakat tidak bisa disamaratakan, baik masyarakat yang tinggal di kota atau di desa.

"Saran saya ketika kita rumuskan program literasi, sesuaikan dengan sasarannya siapa, dan sampaikan dengan bahasa yang lebih mudah dipahami," jelasnya,

Selain itu, Junaidi iuga menegaskan jika literasi sekarang ini tak hanya sekedar mengajak orang untuk membaca, tetapi bagaimana agar literasi dapat memberdayakan orang, sehingga sasaran dari program literasi dapat menjadi individu yang lebih berkembang secara individual.

Dikatakannya, apabila seseorang menjadi lebih kuat dan produktif setelah membaca suatu teks atau bacaan, itu menjadi tanda jika literasi yang dilakukan telah berhasil. Keberhasilan literasi, dapat dilihat dari tindakan setelahnya.

"Saran saya, tidak hanya sekedar membaca lagi, tapi ada critical thinking, bagaimana seseorang membaca tidak langsung percaya tetapi dianalisis sehingga ada perubahan setelahnya," tukas Junaidi.

Tak hanya itu, Junaidi juga memaparkan jika dewasa ini buku tak hanya sekedar buku, tetapi apakah buku itu bermanfaat ketika dibaca oleh orang lain, terlebih industri buku kini tak seperti dulu, dimana saat ini semua orang bisa membuat buku.

Ia juga menyarankan kepada penggerak literasi agar merambah ke wilayah digital dan memperluas makna dari buku. Apalagi di zaman serba digital dimana media-media sosial hadir di tengah kehidupan masyarakat yang menyediakan beragam informasi. "Memang kita harus masuk ke wilayah ebook atau justru buku itu maknanya diperluas, jika itu adalah teks. Ketika kita baca postingan di media sosial atau menontonnya, apakah itu sama nilainya dengan membaca buku?" imbuhnya.

Menurut Junaidi, anak-anak terbiasa membaca teks digital dibandingkan dengan buku cetak, sehingga program literasi juga harus masuk ke ranah digital. Dengan demikian, komunitas-komunitas literasi kini juga harus bergerak. Selain membedah buku tetapi juga membedah video seperti TikTok, Youtube, dan lain-lain.

"Mungkin banyak yang berbeda pendapat tapi sekarang itu yang kita hadapi," ujarnya.

Junaidi berharap, dengan meningkatkan literasi dengan program-program yang lebih bermanfaat dan tepat sasaran serta diterima oleh berbagai segmen masyarakat, maka dapat meningkatkan produktivitas yang berimbas pada meningkatnya sumber daya manusia (SDM) Riau.

Dalam FGD tersebut juga hadir pembicara-pembicara lain seperti Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Toha Machsum dan Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Riau Sutriyono.

Agenda FGD tersebut berlangsung usai pembukaan Festival Literasi yang dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani mewakili PJ Gubernur Riau SF Hariyanto. Selain itu, turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Mimi Yuliani Nazir.

Sejumlah perguruan tinggi ikut mendukung kegiatan festival literasi 2024. Unilak sendiri memamerkan puluhan buku dari UPT Pustaka, kemudian informasi penerimaan mahasiswa baru gelombang tahun 2024. (Rls)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?

Ahad, 27 September 2026 - 22:51:21 WIB

BEDELAU.COM --Jalur mandiri masuk perguruan tinggi d.

Pendidikan

SMKN 1 Bandar Laksamana Raih Juara 1 dari 6 Sekolah Yang Ikut Perlombaan Musikalisasi Puisi Tingkat Kecamatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:57:15 WIB

BENGKALIS, BEDELAU.COM--Prestasi membanggakan ditore.

Pendidikan

80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Kunjungi Unilak, Pelajari Tata Kelola Administrasi Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:48:31 WIB

BEDELAU.COM --Guna memperkuat pemahaman seputar tata.

Pendidikan

Dosen FH Unilak Edukasi Warga Agrowisata tentang Perkawinan Tidak Tercatat

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:59:02 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Persoalan perkawinan masih m.

Pendidikan

Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Unilak Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Agrowisata

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:34:10 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyar.

Pendidikan

Dosen FEB Universitas Lancang Kuning Gelar Pelatihan PPh Pasal 21 bagi Siswa SMKS Korpri Duri

Senin, 25 Mei 2026 - 19:29:19 WIB

BEDELAU.COM --Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Warga Temukan Jenazah Pria di dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang, Inhil
27 September 2026
Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?
27 September 2026
Jurus KDM Jaga Hutan dan Cegah Warga Lokal Diperalat Pemodal
27 September 2026
Pemko Pekanbaru Petakan Titik Rawan Banjir dan Genangan Jelang Musim Hujan
27 September 2026
Job Fair Perdana Rohul Buka Lebih 300 Lowongan Kerja, Prioritaskan Warga Lokal
27 September 2026
Jambret Bersenpi Beraksi di Pekanbaru, Rampas HP korban dan Lepaskan Tembakan
27 September 2026
Diduga Curi Pipa Tembaga AC, Pria Ini Diikat Warga di Pagar Sebelum Diserahkan ke Polisi
27 September 2026
Belasan Remaja Diduga Rampas HP Warga di Air Dingin Pekanbaru
27 September 2026
Tim KKP dan Polres Inhil Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah
25 September 2026
Pendapatan Daerah Anjlok, Pemkab Siak Kembali "Ikat Pinggang" di RAPBD-P 2026
25 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
  • 2 Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
  • 3 Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
  • 4 Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
  • 5 3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla
  • 6 Dituduh Buka Rahasia Rumah Tangga, Pria di Dumai Hantam Kepala Buruh
  • 7 APBD Perubahan Riau Tahun 2026 Diprediksi Turun Jadi Rp8 Triliun

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved