Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pidsus Kejari Inhu Tahan Dua Bendahara Bawaslu
BEDELAU.COM --Dua bendahara pengeluaran pembantu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tahun 2017-2018 ditahan Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu (Inhu) Rabu (4/92024) sore.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Inhu Yulianto SHut divonis 4 tahun penjara. Terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi barang dan jasa di Bawaslu Inhu tahun anggaran 2017-2018 sebesar Rp929 juta.
Berdasarkan fakta dalam persidangan, majelis hakim menemukan fakta bahwa adanya keterlibatan atau turut serta antara terpidana Yulianto SHut dengan tersangka ED (47) dan tersangka ZN (41).
Vonis dibacakan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru yang diketuai Salomo Ginting dengan hakim anggota Yuli Artha Pujayoyama dan Yelmi, Kamis (7/3/2024).
Yulianto terbukti bersalah melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Berdasarkan putusan tersebut tersangka ED dan tersangka ZN diduga turut menikmati hasil korupsi dan turut serta bersama melakukan manipulasi data laporan pertanggungjawaban kegiatan di Bawaslu,” ungkap Kajari Inhu, Winro Tumpal Halomoan Haro Munte SH MH melalui Kasi Intel Kejari Inhu M.Ulinnuha SH didampingi Kasi Pidsus Kejari Inhu Leonard Simalango SH
Dikatakannya juga, penahanan ini dilakukan setelah gelar ekspose oleh tim penyidik Pidsus Kejari Inhu.
Dijelaskannya lagi, selain menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Yulianto dengan pidana selama 4 tahun, hakim juga menghukum terdakwa membayar denda sebesar Rp200 juta. Dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar maka dapat diganti pidana kurungan selama 2 bulan.
Berdasarkan putusan, terpidana Yulianto juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp494.692.658. Apabila tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun.
“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat, tersangka ED dan tersangka ZN dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara kelas IIB Rengat Selama 20 (dua puluh) hari kedepan, terhitung mulai tanggal 04 September 2024 sampai dengan tanggal 23 September 2024.
Sumber: Klikmx.com
Buang Puntung Rokok 5 Hektare Lahan Sawit Terbakar Polisi Inhu Tangkap Pengangkut Sawit
BEDELAU..COM --Seorang pelangsir sawit berurusan den.
Tewas Bersimbah Darah, Warga Pekanbaru diduga Dibunuh Mantan Suami
BEDELAU.COM --Warga kelurahan Air Putih, Kecamatan T.
Tak Direstui Menikah, Pria di Dumai Bacok Ayah Kekasih dengan Celurit
BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial MM (20) ditang.
Darah Mengalir di Kamar! Perempuan 55 Tahun Tewas Dibacok Mantan Suami
BEDELAU.COM --Seorang perempuan bernama Rosdiana (55.
Polda Riau Tangkap 6 Penambang Emas Ilegal di Kuansing, Pemodal Diburu
BEDELAU.COM --Polisi menangkap enam pelaku yang didu.
Polda Riau Bongkar Makam Pelajar di Rumbai, Usut Dugaan Penganiayaan
BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditr.








