• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

BC Resmi Terbentuk, RI Mau Jadi Pemain Global Baterai Kendaraan Listrik

Redaksi

Sabtu, 27 Maret 2021 14:43:53 WIB
Cetak
BC Resmi Terbentuk, RI Mau Jadi Pemain Global Baterai Kendaraan Listrik

BEDELAU.COM --Rencana pemerintah untuk mengembangkan baterai kendaraan listrik bukanlah isapan jempol belaka. Hal ini dibuktikan dengan pendirian holding baterai kendaraan listrik Indonesia Battery Corporation (IBC) yang terdiri dari MIND ID, PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang Tbk.

"Insyaallah saya ucapkan terima kasih dukungan komisaris, direksi dan jajaran kementerian sehingga cita-cita mulia kita sebagai bangsa kita buktikan hari ini. Kita mempunyai perusahaan yang fokus kepada electric battery," kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers, Jumat (26/3/2021).
 
Erick menjelaskan, pengembangan baterai kendaraan listrik ini membuat Indonesia lebih bersahabat dengan ekonomi hijau. Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di mana Indonesia sebelumnya sering terlambat mengantisipasi potensi Indonesia seperti saat booming kayu dan minyak.
 
"Justru kita memanfaatkan momentum yang sangat penting ketika perubahan inovasi yaitu salah satunya EV battery yang merupakan berbasis nikel, kita justru mengambil langkah yang cukup berani. Kita tak mau kalah dengan negara-negara besar yang lain seperti RRT, Amerika, dan Korea kita bisa menjadi pemain global," ujarnya.
 
Erick mengatakan, kerja ini belum selesai. Dia mengatakan, implementasinya akan terasa pada 2022-2023.
 
"Kerjanya belum selesai, ini baru kertas doang, kita harapkan tentu implementasi nantinya ini terbukti di 2022-2023 tentu yang namanya hasil produksinya sendiri," katanya.
 
"Insyaallah niat baik kita semua legacy kita semua tentunya untuk pemerintah Indonesia yang dipimpin Bapak Presiden Joko Widodo," katanya.
 
Butuh Investasi Rp 238 T
 
Pembentukan holding baterai kendaraan listrik Indonesia Battery Corporation (IBC) membutuhkan investasi sampai US$ 17 miliar atau sekitar Rp 238 triliun (kurs Rp 14.000). Investasi ini tidak hanya membangun satu pabrik saja, namun terintegrasi dari hulu ke hilir.
 
"Ini memang total investasi sangat besar bisa mencapai US$ 17 miliar dan memang profil daripada IBC akan dimiliki total komposisi saham antara yang sama antara Antam, MIND ID, Pertamina, PLN," kata Wakil Menteri BUMN Pahala N Mansury.
 
Dia mengatakan, masing-masing BUMN tersebut nantinya membentuk perusahaan patungan atau joint venture dengan mitra.
 
"Keempat-empat BUMN bersatu membentuk sebuah industri baterai corporation yang nanti masing-masing bagian daripada supply chain industri baterai akan kita memiliki joint venture, ini akan kita lakukan bersama," katanya.
 
Erick Thohir mengungkapkan, dalam pengembangannya, pihaknya melibatkan mitra yakni perusahaan asal China CATL dan perusahaan asal Korea Selatan LG Chem.
 
"Kita berpartner global player di sini ada CATL kalau tidak salah pemain nomor satu dunia untuk EV, dan LG Chem nomor duanya," katanya.
 
"Permodalan sendiri ada 2, CATL kalau tidak salah US$ 5 miliar lebih , LG Chem kurang lebih US$ 13-17 miliar ini sebuah partnership yang besar banget," katanya.
 
Baterai kendaraan listrik diproduksi di RI.
 
Nantinya, holding ini membuat perusahaan patungan atau joint venture dengan mitra di bagian-bagian rantai pasoknya. Adapun perusahaan mitra yang ada saat ini CATL dan LG Chem. Perusahaan patungan ini dibuat dengan komposisi yang berbeda-beda.
 
Erick Thohir menjelaskan, dalam pengembangan baterai kendaraan yang terintegrasi ini, pihaknya akan menguasai dari sisi hulu. Erick melanjutkan, untuk baterai kendaraan motor pihaknya akan menjadi leading sector. Sementara, untuk baterai kendaraan mobil, pihak mitra yang akan menjadi leading sector.
 
"Tadi disampaikan di hulunya kita mayoritas, di turunannya kita minoritas tapi transfer teknologi kita diberi kesempatan. Tapi khususnya baterai motor dan baterai stabilisator kita menjadi leading sector, untuk yang mobil memang tadi karena kemampuan daripada partner menjadi global player ya mungkin kita dalam posisi yang lebih mengalah," kata Erick.
 
Erick menekankan, terpenting dalam pengembangan baterai kendaraan listrik ini ialah semua pabriknya dibuat di Indonesia.
 
"Tapi ujung-ujungnya bagaimana kita mengunci hilirisasi ini harus bermanfaat bagi Indonesia tidak hanya bagi market tapi pertumbuhan tenaga kerja yang terukur karena semua pabriknya dibuat di Indonesia," katanya.
 
Senada, Pahala Mansury bilang meski beberapa di hilir minoritas tapi semua produksinya di Indonesia. Hal ini untuk memastikan agar nantinya produk dari hulu tidak diekspor.
 
"Ini yang memang arahan Pak Menteri untuk memastikan dari up stream jangan sampai lalu ekspor keluar, nanti pada saat membutuhkan baterai untuk memproduksi EV-nya justru impor lagi dari ke negara lain," ujarnya.
 
"Tujuannya dari awal kita harus memastikan karena memang yang namanya baterai masa depan, kita memang melakukan produksinya di Indonesia. Tadi ada keinginan 70% apa yang diproduksi hulu kita ke bawah ke hilir. Kedua kita ingin membangun ini terintegrasi jangan sampai kita punya kekuatan di hulunya Antam dan MIND ID tapi tidak bisa kendalikan pastikan masuk ke bawah, ini yang juga makanya kita bentuk holding secara bersama-sama," katanya.
 
Sumber: [detik.com]


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Kas Negara Kritis Cuma Sisa 120 Triliun? Menkeu Purbaya Bongkar Fakta

Jumat, 24 April 2026 - 21:29:29 WIB

BEDELAU.COM --Gedung Lapangan Banteng mendadak panas.

Nasional

Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar

Jumat, 24 April 2026 - 09:15:00 WIB

Meureudu – Setelah sempat terhenti akibat banjir bandang yang melan.

Nasional

Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan

Jumat, 10 April 2026 - 20:01:12 WIB

BEDELAU.COM --PT Hutama Karya tancap gas garap Tol P.

Nasional

Polisi menggelar razia di tempat hiburan malam di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Ahad, 05 April 2026 - 21:07:01 WIB

BEDELAU.COM --Warga Lampung Timur, Kota Metro, hingg.

Nasional

Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Sabtu, 04 April 2026 - 19:46:08 WIB

BEDELAU.COM --- Kedatangan jenazah .

Nasional

Kuota Solar dan Pertalite Dipangkas Mulai 1 April, Cek Jatah Mobil Anda

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:28:26 WIB

BEDELAU.COM --Kabar mengejutkan datang dari sektor e.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Wako Pekanbaru Buka Seminar Internasional Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak
24 April 2026
Kas Negara Kritis Cuma Sisa 120 Triliun? Menkeu Purbaya Bongkar Fakta
24 April 2026
Gunakan Gagang Sendok Buka Borgol, Tahanan Kejari Inhil Coba Melarikan Diri Usai Sidang
24 April 2026
Ayah Kandung di Pelalawan Diamankan Usai Diduga Rudapaksa Anak 13 Tahun
24 April 2026
Polda Riau Cek Jalur Lintas Timur KM 83, Pastikan Pengamanan Pengguna Jalan
24 April 2026
RSUD Arifin Achmad Riau Tangani Kasus Langka, Pasien Haid Keluar dari Saluran Urin
24 April 2026
Eks Dirut PT SPR Rahman Akil Divonis 4 Tahun 7 Bulan Penjara
24 April 2026
Terobosan Wako Pekanbaru Genjot Pendapatan PKB, Sediakan Stand Pameran Gratis di Kantor Bapenda
24 April 2026
Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
24 April 2026
Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar
24 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 2 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 3 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 4 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 5 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 6 Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan
  • 7 Berkas Ijazah Palsu Lengkap, Anggota DPRD Pelalawan Langsung Ditahan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved