Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Eks Dirut RSD Madani Pekanbaru Ditahan, Diduga Tipu Proyek Rp2,1 Miliar
BEDELAU.COM --Kasus dugaan penipuan proyek rehabilitasi gedung Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru memasuki babak baru.
Mantan Direktur Utama RSD Madani, Arnaldo Eka Putra, resmi ditahan setelah penyidik Polresta Pekanbaru melimpahkan perkara ini ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (19/6/2025).
Penahanan dilakukan setelah Kejaksaan Negeri Pekanbaru menyatakan berkas perkara tersangka lengkap atau P-21, baik dari sisi formil maupun materiil.
"Benar, hari ini dilakukan pelimpahan tahap II, termasuk penyerahan tersangka dan barang bukti. Tersangka langsung kami tahan di Rutan Kelas I Pekanbaru selama 20 hari ke depan," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Pekanbaru, Effendy Zarkasyi, kepada wartawan.
Arnaldo ditetapkan sebagai tersangka sejak 24 April 2025, berdasarkan dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.
Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari seorang warga bernama Merlin Melinda Siregar pada Februari 2025, sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: STPLP/45/II/2025/Polresta Pekanbaru.
Dalam laporan tersebut, Arnaldo diduga menjanjikan pelapor sebuah proyek rehabilitasi gedung rumah sakit yang berlokasi di Jalan Garuda Sakti, Pekanbaru, pada 18 Maret 2024, saat dirinya masih aktif menjabat sebagai Dirut RSD Madani.
Namun, proyek yang dijanjikan itu tak kunjung terealisasi. Sementara itu, pelapor mengaku telah mengalami kerugian mencapai lebih dari Rp2,1 miliar.
"Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan. Kami berkomitmen menangani perkara ini secara objektif dan transparan," tegas Effendy.
Ia menambahkan, tim jaksa kini tengah menyusun surat dakwaan dan akan segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Pekanbaru dalam waktu dekat untuk disidangkan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Arnaldo Eka Putra maupun kuasa hukumnya terkait proses hukum yang menjerat mantan pejabat rumah sakit milik pemerintah kota tersebut.
Sumber: Riauaktual.com
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
BEDELAU.COM --Suasana di Unit Perlindungan Perempuan.
Kasus Gratifikasi Abdul Wahid Melebar, Ajudan Ikut Jadi Tersangka
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) men.
Warga Pangkalan Kuras, Pelalawan Tangkap Dua Jambret Tas Berisi Emas
BEDELAU.COM --Aksi pencurian dengan kekerasan (curas.
Dua Polisi Terluka Saat Mobil Tahanan Terguling di Dumai
BEDELAU.COM --Dua anggota kepolisian mengalami luka .
Diduga Gondol HP Kurir, Kakek dan Penadah di Bengkalis Diringkus Polisi
BEDELAU.COM --Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis be.








