• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Opini

Catatan Jum'at "Handphone: Mendekatkan yang Jauh, Menjauhkan yang Dekat"

Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025 16:34:27 WIB
Cetak
Catatan Jum'at
Oleh: (H. Andi Muhammad Ramadhani, Penulis dan Pemerhati Sosial Keagamaan, anggota ICMI Orda Inhil)

Tak bisa dipungkiri, handphone telah mengubah cara hidup manusia. Ia menyatukan ruang, memangkas waktu, dan mempercepat komunikasi. Kita bisa berbicara dengan orang di luar negeri dalam hitungan detik, berbagi kabar dan informasi dalam sekejap. Namun, di balik kemudahan itu, ada hubungan yang mulai retak: silaturrahim antarmanusia yang semakin renggang dan terasa hambar.

Salah satu contoh sederhana, tapi nyata, adalah fenomena pertemuan tanpa kehadiran. Seseorang mengajak sahabat atau keluarganya bertemu di warung kopi, rumah makan, atau ruang tamu. Tapi setelah bertemu, yang terjadi bukan obrolan hangat atau tawa riang, melainkan sunyi yang aneh. Masing-masing sibuk dengan layar handphonenya. Tak ada lagi tatapan mata yang tulus, tak ada lagi percakapan yang penuh perhatian. Yang dekat jadi terasa jauh. Yang hadir, justru seolah menghilang di dunia maya.

Fenomena ini bukan hanya terjadi di kalangan remaja, tapi juga merambah ke orang tua, pasangan suami istri, bahkan anak-anak. Waktu berkumpul menjadi formalitas. Kehangatan keluarga perlahan tergantikan oleh layar dan notifikasi. Kita merasa sudah cukup menyapa lewat emoji, merasa sudah dekat karena sering melihat status, padahal tak pernah benar-benar bertanya kabar secara tulus.

Padahal dalam Islam, silaturrahim adalah ibadah besar yang tidak bisa digantikan oleh sekadar pesan singkat. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Silaturrahim bukan hanya mengucap salam atau membalas pesan, tapi hadirnya hati dan tubuh dalam satu waktu. Ia tentang kunjungan, sapaan, pelukan, dan doa yang tulus. Allah SWT dalam Surah Muhammad ayat 22–23 bahkan memberikan peringatan tegas ; 
"Maka apakah kiranya jika kamu diberi kekuasaan, kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah..."

Teguran ini relevan sekali hari ini. Kita diberi "kekuasaan" teknologi di tangan, tapi justru banyak yang memakainya untuk menjauh, bukan mendekat. Kita lebih cepat merespons pesan dari rekan kerja daripada menjawab panggilan orang tua. Kita tersenyum pada layar, tapi sering lupa tersenyum pada pasangan yang ada di samping.

Islam bukan anti teknologi. Tapi Islam menuntun kita untuk bijak. Gunakan handphone untuk menguatkan, bukan melemahkan. Manfaatkan untuk menghubungi kerabat yang jauh, berbagi nasihat, mengingatkan kebaikan. Tapi ketika bersama orang terdekat, simpanlah sejenak alat itu. Tatap wajah mereka, dengarkan keluh kesahnya, dan hadirkan hati.

Mari kita rawat kembali silaturrahim sebagai jalan meraih keberkahan. Jangan sampai alat yang diciptakan untuk mendekatkan malah memutuskan. Jangan sampai karena layar kecil itu, hubungan besar menjadi rusak.

Hidup ini bukan tentang siapa yang paling banyak followers, tapi siapa yang paling tulus menjaga hubungan. Karena kelak yang paling kita rindukan bukan notifikasi, tapi pelukan. Bukan balasan chat, tapi tatapan penuh cinta dari orang-orang yang menyayangi kita.

Wallahu A'lam.


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Opini

Di Ambang Batas antara Edukasi dan Eksposisi

Jumat, 14 November 2025 - 19:28:31 WIB

Saya sebenarnya hanyalah seorang guru muda. Jika dibandingkan dengan .

Opini

“Abdul” Tidak Lagi “Wahid”

Selasa, 11 November 2025 - 20:48:31 WIB

“Beliau yang berpantun kini terdiam tidak mampu lagi menuntun, k.

Opini

Ketika Dahan Rapuh Mengira Dirinya Kokoh

Jumat, 07 November 2025 - 19:14:09 WIB

Ada masa dalam hidup ketika kita merasa telah tumbuh lebih tinggi dari yang lain, padahal.

Opini

Pengaruh Kebijakan Perpajakan Terhadap Peningkatan Pendapatan Negara Di Indonesia

Sabtu, 01 November 2025 - 19:24:08 WIB

Latar Belakang Masalah.

Opini

Bangsa yang Tak Membaca, Bangsa yang Mudah Lupa

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:38:45 WIB

Tanggal 22 Oktober 2025 menjadi hari yang berkesan b.

Opini

KKN: Bukan Sekadar Program Rutinitas, tapi Panggilan Pengabdian

Ahad, 20 Juli 2025 - 20:18:09 WIB

BEDELAU.COM --Ketika para mahasiswa turun langsung k.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Komisi III DPRD Meranti Soroti Pelayanan RSUD, Ambulans Laut hingga Optimalisasi Rumah Sakit Pratama
27 Oktober 2026
Lagi Siapkan Paket Sabu, Pria di Selatpanjang Diciduk Polsek Tebing Tinggi
26 Oktober 2026
DPRD Kepulauan Meranti Terima Kunjungan Edukasi SMPN 1 Tebing Tinggi, Bahas Tupoksi hingga Penanganan Perundungan
26 Oktober 2026
Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
25 Oktober 2026
Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027
25 Oktober 2026
Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
24 Oktober 2026
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 2 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 3 Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
  • 4 Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
  • 5 Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polres Bengkalis Dimutasi
  • 6 Ironi Riau, Raja Migas dan Sawit Indonesia yang Kehilangan Momentum Emas
  • 7 Hasil Survei: 82,2 Persen Warga Puas dengan Kinerja Wali Kota Pekanbaru

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved