• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Meranti

Di Balik Sunyi Renak Dungun, Tragedi Berdarah Itu Terjadi: Keponakan Tewas Dibacok Paman Sendiri

Redaksi

Ahad, 20 Juli 2025 21:18:42 WIB
Cetak
Di Balik Sunyi Renak Dungun, Tragedi Berdarah Itu Terjadi: Keponakan Tewas Dibacok Paman Sendiri
Ilustrasi Pembunuhan. Foto : Istimewa/SM News.com

BEDELAU.COM --Pagi itu, Desa Renak Dungun di Kecamatan Pulau Merbau seperti biasa diselimuti ketenangan. Burung-burung bernyanyi di antara pepohonan, dan aroma tanah basah menyatu dengan angin yang berhembus dari laut. Namun, suasana damai itu mendadak pecah.

Saat kebanyakan warga masih terlelap atau baru memulai rutinitas, rumah di Dusun 3 Rintis berubah menjadi pusat perhatian. Jeritan histeris keluarga membangunkan warga dari tidur mereka—ada yang tidak beres. 

Seorang remaja berusia 17 tahun, sebut saja J, yang duduk di bangku kelas 2 SMA, tergeletak bersimbah darah. Tubuhnya penuh luka. Bagian pahanya koyak, jari tangannya nyaris putus, dan kepalanya robek parah. Darah mengalir deras, membasahi tanah kampung yang selama ini dikenal tenang.

Ia baru saja menjadi korban kekerasan dari orang yang tak lain adalah pamannya sendiri, AR (34), warga suku Akit yang tinggal hanya beberapa langkah dari rumah korban di Dusun 3 Rintis. 

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu (20/07/2025) pagi. Dengan sebilah parang di tangan, pelaku melayangkan bacokan yang mematikan. Tak ada yang menduga, hubungan darah bisa berubah menjadi tragedi. Belum jelas benar motif di balik aksi mengerikan itu, namun satu hal yang pasti yakni nyawa seorang anak muda melayang sia-sia.

Usai membacok keponakannya, AR melarikan diri ke dalam semak-semak. Pelariannya tak berlangsung lama. Polisi yang sigap bersama warga sekitar segera mengejar dan menyisir lokasi. Tak butuh waktu lama, tersangka berhasil ditangkap dan diborgol. Kini, ia telah ditetapkan sebagai tersangka dan mendekam di balik jeruji besi di Mapolres Kepulauan Meranti. 

Warga desa yang selama ini hidup dalam harmoni dibuat tak percaya. Bagaimana bisa, darah daging sendiri menjadi korban? Tangis keluarga pecah, terutama di rumah orang tua korban. Rasa kehilangan yang mendalam membungkus duka seluruh kampung.
 
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, tentang pentingnya menjaga emosi dan komunikasi dalam keluarga. Ketika amarah menguasai dan tidak ada tempat mencurahkan tekanan hidup, maka tragedi seperti ini bisa saja terulang.

Kepala Desa Renak Dungun, Zulfikar, tak mampu menyembunyikan keterkejutannya saat dikonfirmasi. Ia menyebut bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 pagi saat suasana masih sangat sepi.

"Tak ada yang menyaksikan langsung kejadiannya. Keluarga korban tiba-tiba menjerit, itu yang membuat warga datang. Ayah korban masih syok berat, belum bisa dimintai keterangan apapun. Pelakunya merupakan pamannya sendiri dan agak kurang waras," ujar Zulfikar dengan nada getir.

Dengan luka parah yang diderita, korban buru-buru dibawa menggunakan speedboat menuju RSUD Kepulauan Meranti di Selatpanjang. Namun takdir berkata lain. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban menghembuskan napas terakhirnya. Darah yang terus mengalir dari luka di kepala membuat nyawanya tak tertolong.

“Korban meninggal dunia di speedboat sekira jam 11 siang. Akhirnya jenazahnya dibawa pulang kembali ke rumah," ungkap Zulfikar lirih.

Di tengah suasana duka, polisi bertindak cepat. Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, ada kejadian pembacokan. Anggota kami langsung ke lokasi dan pelaku sudah diamankan,” jelasnya.

“Korban adalah keponakan dari pelaku. Motifnya masih kami dalami. Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang peristiwa ini,” tambah AKP Roemin.

Peristiwa ini mengejutkan seluruh warga desa. Tak hanya karena pelaku dan korban punya hubungan darah, tetapi karena tragedi itu terjadi begitu cepat, tanpa tanda-tanda sebelumnya. J dikenal sebagai anak yang baik, rajin sekolah, dan tak pernah punya persoalan dengan siapa pun.

Kampung yang biasanya sunyi kini berubah muram. Duka mendalam menyelimuti keluarga korban, dan luka emosionalnya mungkin akan terus membekas pada warga yang menyaksikan langsung dampak dari tragedi tersebut.

Di tengah isak tangis dan pertanyaan tanpa jawaban, satu pelajaran mengemuka: kemarahan yang tak tersalurkan, beban hidup yang tak pernah diungkap, bisa menjadi bara yang sewaktu-waktu membakar segalanya—bahkan darah daging sendiri.

 

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Dugaan Korupsi Belanja BBM hingga Pemeliharaan Kendaraan, Kejari Geledah Kantor Bupati Kepulauan Meranti

Selasa, 08 September 2026 - 20:57:56 WIB

BEDELAU.COM --Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Me.

Hukrim

Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu

Jumat, 04 September 2026 - 21:39:57 WIB

BEDELAU.COM --Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangk.

Hukrim

Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta

Jumat, 04 September 2026 - 21:32:57 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial ID diamankan p.

Hukrim

Garap Kawasan Suaka Marga Satwa Giam Siak Kecil, Kakek 76 Tahun Ditangkap

Kamis, 03 September 2026 - 19:28:44 WIB

BEDELAU.COM --Polres Bengkalis menetapkan pria berin.

Hukrim

Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Nelayan Kuala Enok Inhil Selamat Bertahan di Atas Pohon

Selasa, 01 September 2026 - 19:31:53 WIB

BEDELAU.COM --Seorang nelayan Kecamatan Tanah Merah,.

Hukrim

Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar

Selasa, 01 September 2026 - 19:29:15 WIB

BEDELAU.COM --Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kamp.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Danpos Didampingi Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana
09 September 2026
Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi
09 September 2026
Polsek Tandun dan Warga Panen Jagung di Tandun Barat Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan
09 September 2026
Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi
09 September 2026
Erupsi Anak Gunung Krakatau Reda, Penerbangan Rute Jakarta di Bandara SSK II Kembali Beroperasi
08 September 2026
Pemuda Tembilahan Ditemukan Meninggal di Sungai Indragiri Ketika Pergi Memancing
08 September 2026
Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Belakang Rumah Sakit Pendidikan Unri
08 September 2026
Dugaan Korupsi Belanja BBM hingga Pemeliharaan Kendaraan, Kejari Geledah Kantor Bupati Kepulauan Meranti
08 September 2026
Pekan Ketiga September 2026 Jembatan Siak I Pekanbaru akan Ditutup
08 September 2026
6 Malam Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Padamkan Api Hingga Dini Hari
08 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditargetkan Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup
  • 2 Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu
  • 3 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
  • 4 KH. Ariful Makhali Hadir di SMA Negeri 3 Muaro Jambi, Laksanakan Salat Istisqa dan Ceramah Maulid Nabi
  • 5 Jum’at Berkah Subuh Kembali Berlanjut di Meureudu, Peduli Marbot dan Pembersih Jalan
  • 6 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali, MH., SQI., CMQ., CMA. Beri Tausiyah kepada Santri Nurul Iman Muaro Jambi
  • 7 Bawa 1.020 Tanda Tangan, Warga Rupat Desak Imigrasi Deportasi WN Malaysia Chua Cin Heng

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved