• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Peristiwa
  • Inhu

Diserang Tiga Harimau di Hutan Inhu, Petani Damar Selamat Setelah Tinju Anak Harimau

Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 19:30:41 WIB
Cetak
Diserang Tiga Harimau di Hutan Inhu, Petani Damar Selamat Setelah Tinju Anak Harimau

BEDELAU.COM --– Aksi heroik seorang petani damar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menyita perhatian publik. Butet alias Bantet (27) berhasil selamat dari maut setelah diserang tiga ekor harimau sumatera di kawasan hutan Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal. Dalam situasi hidup dan mati, ia meninju wajah anak harimau hingga terpental — aksi refleks yang justru menyelamatkan nyawanya.

Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ujang Holisudin, mengatakan insiden itu terjadi Senin (20/10/2025) pagi. Bantet, yang sehari-hari mencari damar di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), tidak menyangka akan bertemu langsung dengan predator langka itu. 

“Sekitar pukul 09.00 WIB, korban mendengar suara auman harimau namun tetap melanjutkan aktivitasnya karena sudah terbiasa,” jelas Ujang, Rabu (22/10/2025).

Beberapa saat kemudian, seekor induk harimau bersama dua anaknya muncul dari balik semak. Tanpa peringatan, salah satu anak harimau menerkam kaki Bantet dan menggigitnya. “Korban berusaha melawan dengan menendang tubuh harimau itu, tetapi induknya ikut menyerang dan menggigit lutut korban,” ungkap Ujang.

Dalam kondisi terpojok, Bantet spontan meninju wajah anak harimau yang menyerangnya. Tinju itu cukup kuat hingga membuat sang anak terpental. Melihat anaknya kesakitan, induk harimau melepaskan gigitannya dan mundur menjauh, lalu membawa kedua anaknya kembali ke dalam hutan. 

“Diduga induk harimau sedang melatih anaknya berburu,” ujar Ujang.

Setelah lolos dari serangan, Bantet yang terluka parah berlari menuju pondok terdekat untuk meminta pertolongan warga. Ia kemudian dilarikan ke puskesmas sebelum dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

BBKSDA Riau bersama tim Balai TNBT segera turun ke lokasi dan menemui keluarga korban. Ujang mengatakan, kawasan tempat kejadian memang merupakan zona tradisional TNBT yang sering dilalui satwa liar, termasuk harimau sumatera.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak beraktivitas sendirian di wilayah yang diketahui sebagai jalur satwa,” katanya.

Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) merupakan satwa endemik yang dilindungi dan kini berstatus kritis (critically endangered) menurut daftar IUCN Red List. Populasinya diperkirakan tersisa kurang dari 600 ekor di alam liar. Konflik antara manusia dan harimau kerap terjadi karena semakin sempitnya habitat satwa akibat pembukaan lahan dan aktivitas manusia di kawasan konservasi.

Ujang menegaskan, insiden ini menjadi pengingat pentingnya menjaga batas interaksi antara manusia dan satwa liar. “Ini bukan semata soal serangan, tapi tentang keseimbangan ekosistem. Hutan harus tetap menjadi ruang hidup bagi harimau,” ujarnya. *

 

 

Sumber: Goriau.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung

Sabtu, 05 September 2026 - 14:30:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Pencarian terhadap B.

Peristiwa

Rem Blong di Turunan Padang-Solok, Sopir Asal Rokan Hilir Tewas Terjepit

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:25:05 WIB

BEDELAU.COM --Jalan Padang-Solok berubah menjadi lok.

Peristiwa

Pria di Kampar Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Ambil Sawit

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:08:15 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria dilaporkan meninggal duni.

Peristiwa

CPO Basahi Jalan Lintas Duri, Polantas Bengkalis Tangani Tabrakan Beruntun 4 Truk Fuso

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:21:41 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan.

Peristiwa

Tanggul Jebol Lagi, Air Bah Sapu Pemukiman di Pinggir Danau Maninjau

Ahad, 19 Juli 2026 - 19:03:22 WIB

BEDELAU.COM --Banjir melanda Nagari Sungai Batang, K.

Peristiwa

Karyawan Kontraktor Perkebunan di Pelalawan Tewas, Diduga Diterkam Harimau Sumatera

Ahad, 12 Juli 2026 - 21:09:18 WIB

BEDELAU.COM --Seorang karyawan kontraktor perkebunan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Danpos Didampingi Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana
09 September 2026
Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi
09 September 2026
Polsek Tandun dan Warga Panen Jagung di Tandun Barat Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan
09 September 2026
Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi
09 September 2026
Erupsi Anak Gunung Krakatau Reda, Penerbangan Rute Jakarta di Bandara SSK II Kembali Beroperasi
08 September 2026
Pemuda Tembilahan Ditemukan Meninggal di Sungai Indragiri Ketika Pergi Memancing
08 September 2026
Mayat Pria Ditemukan Tergantung di Belakang Rumah Sakit Pendidikan Unri
08 September 2026
Dugaan Korupsi Belanja BBM hingga Pemeliharaan Kendaraan, Kejari Geledah Kantor Bupati Kepulauan Meranti
08 September 2026
Pekan Ketiga September 2026 Jembatan Siak I Pekanbaru akan Ditutup
08 September 2026
6 Malam Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Padamkan Api Hingga Dini Hari
08 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
  • 2 KH. Ariful Makhali Hadir di SMA Negeri 3 Muaro Jambi, Laksanakan Salat Istisqa dan Ceramah Maulid Nabi
  • 3 Jum’at Berkah Subuh Kembali Berlanjut di Meureudu, Peduli Marbot dan Pembersih Jalan
  • 4 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali, MH., SQI., CMQ., CMA. Beri Tausiyah kepada Santri Nurul Iman Muaro Jambi
  • 5 Bawa 1.020 Tanda Tangan, Warga Rupat Desak Imigrasi Deportasi WN Malaysia Chua Cin Heng
  • 6 Yusril Tegaskan Hukum Tak Boleh Tebang Pilih, Termasuk Jika Ormas Terbukti Terlibat Kericuhan
  • 7 Beruang Liar Nongol di Dekat Rumah Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved