Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Truk ODOL Bikin Jalan Pramuka Pekanbaru Rusak dan Kecelakaan Meningkat
BEDELAU.COM --Aktivitas truk bermuatan berat atau Over Dimension and Over Load (ODOL) kembali marak di Jalan Pramuka, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.
Jalur yang menjadi akses alternatif menuju Perawang, Kabupaten Siak ini kini padat dilalui truk setiap hari, menyebabkan jalan rusak dan angka kecelakaan meningkat.
Pantauan tim Riauaktual.com di lapangan, Kamis (30/10/2025) siang memperlihatkan, deretan truk bermuatan pasir, besi, batu bara, dan material industri melintas nyaris tanpa henti sejak pagi hingga malam.
Kondisi tersebut membuat permukaan jalan rusak parah, berlubang, dan berdebu.
Beberapa titik bahkan tampak bekas galian terbuka yang belum diperbaiki, terutama di depan deretan pertokoan dan rumah makan warga.
"Setiap hari truk besar lewat sini, jalan makin rusak dan debunya luar biasa. Kalau musim panas, kami terpaksa siram jalan biar tak terlalu berdebu," ujar Rudi, warga yang memiliki bengkel di kawasan itu.
Selain menimbulkan kerusakan infrastruktur dan kebisingan, kehadiran truk ODOL juga memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang kesulitan menghindari lubang jalan.
Jalan Pramuka sendiri menjadi jalur alternatif utama bagi kendaraan berat dari arah Pekanbaru menuju Perawang.
Jalur utama via Pelalawan dan Minas kerap padat, sehingga banyak sopir memilih melewati Rumbai.
Namun, kapasitas jalan yang tidak dirancang untuk kendaraan berat membuat beban lalu lintas di ruas tersebut semakin tinggi dan mempercepat kerusakan.
"Kalau tidak segera ditindak, jalan ini bisa tambah hancur. Truk-truk itu lewat terus setiap hari," tambah Rudi.
Warga menilai selama ini belum terlihat adanya pengawasan dari Dinas Perhubungan (Dishub) maupun penertiban dari kepolisian terhadap aktivitas truk ODOL di jalur tersebut.
"Polisi atau Dishub gak pernah saya lihat tertibkan mobil truk. Kalau bisa, supir-supir truk ini ditilang saja," keluhnya.
Masyarakat berharap Pemkot Pekanbaru dan Pemprov Riau segera mengambil langkah tegas dengan membatasi tonase kendaraan.
"Kami berharap pemerintah memperbaiki jalan rusak, serta melakukan penertiban rutin agar tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari," imbuhnya.
Sumber; Riauaktual.com
Rafale Sudah di Riau, Sistem Keamanan Lanud Roesmin Nurjadin Langsung Diperketat
BEDELAU.COM --Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin di Pe.
Pemko Pekanbaru Siapkan SDM Lokal Penuhi Kebutuhan 14 Ribu Tenaga Kerja di KIT
BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, men.
Optimalkan OMC, BNPB Perkuat Pencegahan Karhutla di Riau
BEDELAU.COM --Pemerintah pusat melalui Badan Nasiona.
Bocah 4 Tahun Hilang di Sungai Batang Kuantan, Tim SAR Lakukan Pencarian
BEDELAU.COM --Peristiwa hilangnya seorang bocah beru.
Home Ekonomi PTPN IV Regional III Sulap Limbah Sawit Jadi Bahan Bakar Pabrik dan Listrik
BEDELAU,COM --Limbah cair kelapa sawit yang selama i.








