• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Kodam XIX/TT Pastikan Penanganan TNTN Berlanjut, Pos Satgas PKH Diperkuat

Redaksi

Rabu, 26 November 2025 18:52:13 WIB
Cetak
Kodam XIX/TT Pastikan Penanganan TNTN Berlanjut, Pos Satgas PKH Diperkuat

BEDELAU.COM --Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penanganan persoalan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) meski 

Kapendam XIX/Tuanku Tambusai, Letkol Muhammad Faisal Rangkuti mengatakan masalah penertibat TNTN merupakan keputusan negara, bukan sekedar kebijakan dari Kodam.

“Masalah TNTN terus kami lanjutkan karena ini keputusan negara, bukan Kodam. Instruksinya jelas, dari pusat sampai ke tingkat bawah,” ujar Letkol Muhammad Faisal Rangkuti, saat acara silaturahmi di Pekanbaru, Selasa (25/11/2025).

Letkol Faisal menyatakan, beberapa waktu lalu terjadi demonstrasi yang kemudian diikuti aksi sekelompok orang mendatangi pos dan meminta petugas Satgas PKH meninggalkan lokasi. 

Meski tidak terjadi kekerasan, situasi tersebut dinilai cukup memengaruhi stabilitas di lapangan. Untuk menghindari konflik, personel yang pindah dari pos tersebut.

“Tidak ada unsur kekerasan, tetapi dampaknya besar. Kita tidak ingin terjadi insiden. Karena itu, memilih mengalah dan memindahkan sementara kegiatan ke lokasi yang lebih netral,” kata Letkol Faisal.

Ia menjelaskan, pos komando tersebut kini telah kembali ditempati oleh Satgas dan bahkan diperkuat dengan penambahan personel. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan operasi penertiban dan pemulihan ekosistem di TNTN tetap berjalan sesuai rencana, sekaligus menjaga keamanan petugas di lapangan.

“Kita di sana bukan untuk melakukan tindakan anarkis, tetapi untuk melindungi kepentingan masyarakat yang tinggal di dalam kawasan TNTN dan nantinya akan direlokasi sesuai kebijakan,” tegasnya.

Letkol Faisal juga menyoroti adanya pihak-pihak dari luar kawasan yang dinilai turut memanaskan situasi. Menurut dia, justru masyarakat yang tinggal di dalam TNTN selama ini kooperatif dan tidak memicu kekisruhan.

“Yang membuat gaduh bukan masyarakat yang tinggal di dalam kawasan TNTN, melainkan pihak luar yang mencoba mencampuradukkan kepentingan dan membawa isu,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa upaya penanganan tidak berjalan stagnan. “Kami tetap berjalan, tidak mulai dari nol. Semua proses terus berlanjut,” tandasnya.

Diketahui, TNTN memiliki lahan seluas 81.793 hektare, tetapi sebagian besar kawasannya telah dirambah, sehingga saat ini hanya tersisa sekitar 14.000 hektare hutan primer. 

Lahan tempat hidupnya habitat gajah dan harimau sumatera dan ratusan spesies lain itu sebagian besar telah menjadi perkebunan kelapa sawit ilegal dan kawasan lainnya. 

Perambahan yang masif membuat satwa dilindungi di TNTN menjadi langka. Gajah misalnya, saat ini hanya tersisa sekitar 150 ekor. Sementara harimau, jumlah tinggal sekitar 3 ekor.

Padahal, TNTN merupakan benteng terakhir satwa dilindungi. Sehingga, aktivitas perambahan hutan harus segera dihentikan.

Satgas PKH dibawah komando Datsatgas Mayjen Dody Tri Winarto
atas arahan pemerintah pusat menertibkan TNTN. Masyarakat diminta menyerahkan lahan secara sukarela untuk direforestasi untuk menjadi hutan kembali.

Mayjen Dody menyatakan bahwa warga yang berada di kawasan tersebut tak perlu khawatir. "Saudara-saudara yang ada di sana enggak usah khawatir. Tidak ada yang berubah, dalam arti masih bisa bekerja dan anak-anak tetap sekolah," kata Dody, baru-baru ini.

Mayjen Dody menyebut, penyelesaian masalah di TNTN, perlu proses. Saat ini, pihaknya sedang mengklarifikasi untuk mencari lahan pengganti.

"Tentunya sama-sama kita sepakati dan kita tentukan, memang hutan itu pada akhirnya hari kembali pada fungsinya. Tapi, perlu waktu. Karena (relokasi) ribuan masyarakat itu tidak mudah, jadi pelan-pelan," kata Dody.

Dody mengungkapkan bahwa lahan yang sedang disiapkan untuk relokasi warga, hampir sekitar 900 hektare. 

Pemerintah mengakomodir relokasi warga yang ada di dalam kawasan TNTN. "Lokasinya sementara sedang kita verifikasi ya," sebut Mayjen Dody.

Untuk di TNTN, sebut dia, sementara ini sedang diverifikasi ada sekitar 160 ribu hektare, termasuk lahan hutan tanaman industri (HTI) dan TNTN.

"Kita harus bisa memilah dan memilih mana yang punya masyarakat atau perusahaan. Artinya kita jangan sampai salah. Yang paling sulit itu adalah memilah dan memilih, jadi perlu proses," tambah Dody.

Dody juga menyampaikan bahwa kebun masyarakat yang luasnya di bawah 5 hektare, tidak akan diambil alih oleh ka Kalau kebunnya dibawa 5 hektare, tidak ambil alih pemerintah. Tapi kalau di bawah 20 hektare, bukan masyarakat itu, tapi bos," pungkasnya.

 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Tanpa Tabung Oksigen, Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:22:10 WIB

BEDELAU.COM --Berbekal kompresor, selang angin, dan .

Daerah

Sudah Diisi KONI, Stadion Utama Bakal Difungsikan Siang dan Malam

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:12:26 WIB

BEDELAU.COM --Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti.

Daerah

Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:10:20 WIB

BEDELAU.COM --Konflik antara manusia dan satwa liar .

Daerah

Aksi Ugal-ugalan Pengendara Motor Wanita di Pekanbaru Viral, Polisi Buru Pelaku

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:08:13 WIB

BEDELAU.COM --Aksi seorang wanita yang mengendarai s.

Daerah

BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:05:18 WIB

BEDELAU.COM --Balai Besar Konservasi Sumber Daya Ala.

Daerah

Bak Film Aksi, Tim Pemburu Bersenapan Turun Taklukkan Monyet Liar yang Teror Warga Inhil

Rabu, 05 Agustus 2026 - 23:13:22 WIB

BEDELAU.COM --Suasana bak adegan film aksi terlihat .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Masjid Madinah Japakeh Semarakkan Jum’at Berkah Subuh di Meurah Dua
07 Agustus 2026
Tanpa Tabung Oksigen, Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak
06 Agustus 2026
Polda Riau Bongkar Makam Pelajar di Rumbai, Usut Dugaan Penganiayaan
06 Agustus 2026
Sudah Diisi KONI, Stadion Utama Bakal Difungsikan Siang dan Malam
06 Agustus 2026
Warga Diserang Monyet Ekor Panjang di Inhil, BBKSDA Riau Siapkan Kandang Perangkap
06 Agustus 2026
Aksi Ugal-ugalan Pengendara Motor Wanita di Pekanbaru Viral, Polisi Buru Pelaku
06 Agustus 2026
BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak Pascaserangan Beruang Madu di Pelalawan
06 Agustus 2026
Polres Pelalawan Tangkap Dua Pelaku Pengangkutan Kayu Ilegal, 12 Kubik Disita
05 Agustus 2026
Pemprov Riau Mulai Lelang Pemeliharaan Lanjutan Jembatan Sei Rokan Kiri
05 Agustus 2026
Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Ada Mobil, Tanah, Emas hingga Kapal
05 Agustus 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tindaklanjuti 11 Rekomendasi Banggar
  • 2 Bupati Asmar dan PLN UP3 Dumai Perkuat Sinergi, Pastikan Layanan Listrik Kepulauan Meranti Semakin Andal
  • 3 Pemko Pekanbaru Genjot Pengaspalan 23 Kilometer Jalan, Akses Warga Makin Lancar
  • 4 Tiga Warisan Bersejarah Siak Diuji di Tingkat Nasional, Bupati Afni Ajak Masyarakat Berdoa
  • 5 Polisi Terus Sisir dan Bakar PETI di Kuansing
  • 6 Polisi Tangkap Dukun Cabul di Inhu, Korban Diperdaya dengan Ritual Nikah Batin
  • 7 Jelang Pacu Jalur, Polisi Peringatkan Warga Waspada Buaya di Sungai Kuantan Hilir

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved