• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Kapolda Riau Murka, Gajah Sumatera di Pelalawan Dibunuh Pemburu Liar

Redaksi

Sabtu, 07 Februari 2026 19:27:44 WIB
Cetak
Kapolda Riau Murka, Gajah Sumatera di Pelalawan Dibunuh Pemburu Liar

BEDELAU.COM --Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Herry Heryawan tak dapat menahan kemarahannya atas kematian seekor gajah Sumatera di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Satwa dilindungi tersebut mati mengenaskan akibat ulah pemburu liar.

Gajah Sumatera berusia lebih dari 40 tahun itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Senin, 2 Februari 2026. Saat ditemukan, posisi tubuh gajah dalam keadaan duduk. 

Bagian depan kepala gajah terpotong setelah diduga ditembak oleh pemburu liar. Mata, telinga, gading, dan belalai gajah tersebut diketahui hilang.

Menindaklanjuti temuan itu, Polda Riau bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Dari hasil pemeriksaan awal, tim gabungan menemukan indikasi kuat yang mengarah pada dugaan pembunuhan berencana.

Beberapa temuan krusial yang diamankan di lokasi kejadian di antaranya dua potongan proyektil yang diduga berasal dari senjata api. 

Potongan logam pertama memiliki diameter 12,30 milimeter dengan panjang 16,30 milimeter, sedangkan potongan kedua memiliki panjang 6,94 milimeter. Hilangnya gading gajah semakin memperkuat dugaan adanya motif perburuan liar.

Temuan tersebut mengindikasikan bahwa gajah Sumatera tersebut menjadi korban kejahatan perburuan ilegal terhadap satwa dilindungi.

Atas peristiwa itu, Irjen Herry menyatakan Polda Riau akan mengusut tuntas kasus kematian satwa bertubuh besar tersebut. Saat ini, penyidik masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap pelaku pembunuhan gajah Sumatera itu.

Perwira tinggi Polri berpangkat jenderal bintang dua tersebut menegaskan bahwa kematian gajah tersebut kuat mengarah pada tindakan pembunuhan yang dilakukan secara sengaja.

“Ini pembunuhan secara sengaja. Gadingnya hilang. Kami mohon doanya, sampai saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan,” ujar Irjen Herry dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (7/2/2026).

Selama ini, Irjen Herry dikenal sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan hidup. Ia bahkan dikenal sebagai bapak angkat bagi satwa liar, termasuk gajah Sumatera, yang tidak mampu menyuarakan keadilan atas kejahatan yang menimpa mereka.

Irjen Herry menegaskan bahwa pengungkapan kasus kematian gajah Sumatera tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Riau dalam menjalankan prinsip Green Policing, yakni pendekatan penegakan hukum yang berorientasi pada perlindungan lingkungan hidup dan satwa liar.

“Green Policing bukan sekadar konsep, tetapi komitmen nyata untuk melindungi manusia, satwa, dan lingkungan dari setiap bentuk kejahatan ekologis,” tegasnya.

Polda Riau memastikan akan menindak tegas para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku serta terus bersinergi dengan instansi terkait guna menjaga kelestarian satwa liar, khususnya gajah Sumatera, di wilayah Provinsi Riau.

 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved