• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Rohil

Kasus Pelecehan, Warga Sintong Kembali Datangi Mapolres Rohil: “Jangan Abaikan Kasus Anak Kami!”

Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 19:51:12 WIB
Cetak
Kasus Pelecehan, Warga Sintong Kembali Datangi Mapolres Rohil: “Jangan Abaikan Kasus Anak Kami!”
Puluhan warga mendatangi Markas Polres Rohil, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, menuntut kepastian hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Foto: SM News

BEDELAU.COM --- Gelombang kekecewaan warga Kepenghuluan Sintong, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, memuncak. Untuk kedua kalinya, puluhan warga mendatangi Markas Polres Rokan Hilir, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, menuntut kepastian hukum atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilaporkan terjadi pada Senin (15/2/2026).

Tekanan publik semakin menguat setelah beredarnya video di Facebook yang memperlihatkan detik-detik penangkapan terduga pelaku oleh masyarakat. Dalam rekaman yang viral tersebut, seorang pria diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Video itu memantik kemarahan sekaligus simpati publik dan memperluas sorotan terhadap kasus ini.

Warga menilai, dengan adanya video penangkapan yang beredar luas, proses hukum seharusnya berjalan lebih cepat dan transparan. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Terduga pelaku berinisial JA (31), warga Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, yang diketahui bekerja pada salah satu perusahaan subkontraktor PT GWDC di wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan, dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan. Penyidik menyatakan alat bukti belum mencukupi untuk dilakukan penahanan.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Rokan Hilir, Darlin Sitorus, SH, menegaskan bahwa pemulangan tersebut telah sesuai prosedur.

"Laporan masih memerlukan tambahan alat bukti dan keterangan saksi. Karena belum terpenuhi, yang bersangkutan dipulangkan sekitar pukul 17.00 WIB,” ujarnya.

Namun pernyataan itu belum mampu meredam kekecewaan warga. Mereka mempertanyakan transparansi dan keseriusan penanganan kasus, apalagi menyangkut korban anak di bawah umur.

'Kami tidak datang untuk rusuh. Kami hanya ingin kejelasan. Ini menyangkut keselamatan anak di kampung kami,” tegas Amat, salah seorang Ninik Mamak Sintong, didampingi Wira dan Wahyu.

Warga juga menyoroti minimnya komunikasi kepada keluarga korban terkait perkembangan pemeriksaan. Mereka khawatir pemulangan terduga pelaku justru menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat.

“Kalau memang belum cukup bukti, jelaskan secara terbuka. Jangan sampai muncul kesan kasus ini dibiarkan atau diperlambat,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Di tengah situasi yang memanas, beredar pula informasi di masyarakat bahwa terduga pelaku diduga pernah terlibat kasus serupa di wilayah lain. Informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara resmi oleh pihak kepolisian.

Meski diliputi emosi, warga menegaskan tetap menghormati proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Namun mereka mendesak agar penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan terbuka.

“Kami percaya hukum. Tapi hukum juga harus memberi rasa aman dan keadilan. Jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang,” ujar perwakilan warga.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas, terutama di media sosial. Warga Sintong berharap kepolisian segera menyampaikan perkembangan terbaru, memperkuat perlindungan terhadap korban, serta memastikan perkara ini ditangani secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Beroperasi di Kebun Pemda, Polisi Bakar Enam Rakit Diduga untuk Penambangan Emas Ilegal

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:46:17 WIB

BEDELAU.COM --Tim gabungan Satreskrim Polres Kuantan.

Hukrim

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Rambah Hutan dan Sebabkan Karhutla di Bukit Batu

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:23:30 WIB

BEDELAU,COM --Polres Bengkalis menetapkan satu orang.

Hukrim

Polisi Terus Kembangkan Kasus Tiga Pelaku Tuduh Mesum dan Aniaya Korban di Rumbai

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:13:56 WIB

BEDELAU.COM --– Polisi terus mendalami aksi kekerasan diserta.

Hukrim

Jelang Ramadan: Polresta Pekanbaru Obrak-Abrik Kampung Dalam

Senin, 16 Februari 2026 - 20:38:12 WIB

BEDELAU.COM --Memasuki hitungan hari menuju bulan su.

Hukrim

Tak Sampai 24 Jam Penipu dengan Modus QRIS di Kuansing Ditangkap Polisi

Senin, 16 Februari 2026 - 20:25:56 WIB

BEDELAU.COM --- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Hukrim

Polisi Masih Tahan Pengemudi Pajero yang Tabrak Pemotor di Komplek Pertamina Dumai

Ahad, 15 Februari 2026 - 20:30:15 WIB

BEDELAU.COM --Polisi masih menahan pengemudi mobil M.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Kasus Pelecehan, Warga Sintong Kembali Datangi Mapolres Rohil: “Jangan Abaikan Kasus Anak Kami!”
18 Februari 2026
Beroperasi di Kebun Pemda, Polisi Bakar Enam Rakit Diduga untuk Penambangan Emas Ilegal
18 Februari 2026
Antusias Petang Belimau, Rumah Singgah Tuan Kadi hingga Jembatan Siak Dipadati Warga
18 Februari 2026
Jangan Salah Pilih Prodi! Ini Gelar Sarjana yang Paling Diburu Perusahaan pada 2026
18 Februari 2026
Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Pedoman Aktivitas Masyarakat Selama Ramadan, Ini Isinya!
18 Februari 2026
Wako Agung Ikuti Petang Belimau Bersama Ribuan Warga Pekanbaru Di Tepian Sungai Siak
18 Februari 2026
Silaturahmi Jelang Ramdahn, Wako Agung Tingkatkan Kesejahteraan Guru
17 Februari 2026
BRIN Prediksi Awal Puasa Ramadhan 19 Februari 2026, Ini Hasil Analisisnya
17 Februari 2026
Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Rambah Hutan dan Sebabkan Karhutla di Bukit Batu
17 Februari 2026
Gepeng Marak Saat Ramadan, Pemko Pekanbaru Tempatkan Tim Satgas PPKS di Titik Rawan
17 Februari 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Olimpiade Fisika ke-XX Resmi Dibuka, Diikuti Lebih dari 1.000 Peserta dari Berbagai Daerah
  • 2 Dilanjutkan Dengan Mediasi Masyarakat Desa Sepahat dan KSB Berujung Buntu
  • 3 Kegiatan Tahunan Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Masjid/Musholla, Pemdes Sepahat Sudah Menentukan Jadwalnya
  • 4 Ada Apa Ya !!! Masyarakat Desa Sepahat Turun Melakukan Aksi di Lahan KSB
  • 5 31 Pejabat Bea Cukai yang Diganti Menkeu Purbaya, Termasuk Kakanwil Bea Cukai Riau
  • 6 Aktivis Muda Pelalawan Tegas Dukung Kedudukan Polri Berada di bawah Presiden
  • 7 Karyawan Cafe Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved