Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Kasus Air Keras Andrie Yunus: 4 Oknum TNI Ditahan, Satu Berpangkat Kapten!
BEDELAU,COM --- Langkah tegas ditunjukkan TNI dengan mengungkap serta menahan empat terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus—salah satunya berpangkat Kapten.
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto, memastikan keempat terduga pelaku merupakan anggota aktif dari Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI.
Mereka yang telah diamankan masing-masing berinisial NDP (Kapten), SL (Lettu), BHW (Lettu), dan ES (Serda).
“Keempatnya sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman pada tahap penyidikan,” ujar Yusri dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif sejak peristiwa penyiraman yang terjadi pada 12 Maret 2026 di kawasan Jakarta Pusat.
Dari hasil sementara, diketahui para terduga pelaku berasal dari dua matra, yakni Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL). Namun, motif di balik aksi kekerasan tersebut masih terus didalami oleh penyidik.
Dalam proses hukum, keempatnya dijerat dengan pasal penganiayaan berencana. Penyidik sementara menerapkan Pasal 467 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, yang memuat ancaman hukuman berbeda, mulai dari 4 tahun hingga 7 tahun penjara.
“Pasal yang kita kenakan adalah Pasal 467 KUHP, dengan ancaman hukuman sudah jelas diatur dalam ayat 1 dan ayat 2,” tegas Yusri.
Sebagai langkah lanjutan, Puspom TNI akan segera membuat laporan polisi resmi serta melakukan penahanan lanjutan terhadap para terduga pelaku. Selain itu, penyidik juga akan mengajukan permohonan visum et repertum ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo guna memperkuat pembuktian.
Diketahui, Andrie Yunus, yang menjabat sebagai Wakil Koordinator KontraS, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam (12/3/2026).
Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman, terlihat dua pelaku berboncengan sepeda motor melintas dari arah berlawanan sebelum menyiramkan cairan keras ke arah korban.
Akibat serangan itu, Andrie langsung terjatuh dari motornya dan berteriak kesakitan di pinggir jalan.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat aktif, sekaligus menjadi ujian transparansi penegakan hukum di lingkungan militer.
Sumber: SM News.com
Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu
BEDELAU.COM --Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangk.
Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta
BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial ID diamankan p.
Garap Kawasan Suaka Marga Satwa Giam Siak Kecil, Kakek 76 Tahun Ditangkap
BEDELAU.COM --Polres Bengkalis menetapkan pria berin.
Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Nelayan Kuala Enok Inhil Selamat Bertahan di Atas Pohon
BEDELAU.COM --Seorang nelayan Kecamatan Tanah Merah,.
Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar
BEDELAU.COM --Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kamp.
Polisi Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai Kampar
BEDELAU.COM --Respon cepat dalam rangka penegakan hu.








