• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Rohil

Penggerebekan Kelas Kakap di Rohil: Enam Pengedar Sabu Diringkus

Redaksi

Ahad, 17 Mei 2026 19:26:15 WIB
Cetak
Penggerebekan Kelas Kakap di Rohil: Enam Pengedar Sabu Diringkus
Ilustrasi pengungkapan jaringan sabu di Rokan Hilir. Foto: SM News/Created by AI

BEDELAU.COM  --Polisi membongkar jaringan sabu di Bangko Pusako, Rokan Hilir, dengan sitaan mengejutkan pada Minggu, 17 Mei 2026. Sabu 43,3 gram, pil ekstasi, uang puluhan juta rupiah, hingga 283 peluru tajam ditemukan saat penggerebekan. Enam pria diciduk dari kebun sawit dan rumah kontrakan usai penyelidikan panjang mengendus peredaran narkotika liar.

Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, menyebut pengungkapan kasus bermula dari laporan maraknya transaksi sabu warga. Tim Reskrim Polsek Bangko Pusako kemudian bergerak diam-diam menyisir kawasan Dusun Sei Rumbia sejak beberapa hari terakhir. “Saya perintahkan IPTU Reymon Basir bersama anggota melakukan pengungkapan cepat setelah penyelidikan matang,” ujar Tri, Minggu, 17 Mei 2026.

Penggerebekan pertama meledak Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 16.40 WIB di perkebunan sawit Sei Rumbia. Polisi menemukan empat pria sedang berkumpul di lokasi tersembunyi jauh dari permukiman padat warga sekitar. Empat pria berinisial AW, KA, HA, dan M langsung diamankan tanpa kesempatan melarikan diri dari lokasi.

Polisi kemudian menggeledah area sekitar lokasi penangkapan sambil memeriksa gerak-gerik seluruh tersangka dengan ketat. Tiga paket sabu seberat kotor 43,3 gram ditemukan bersama timbangan digital dan sejumlah perlengkapan transaksi narkotika. Polisi juga menyita uang tunai Rp1.550.000, empat telepon genggam, serta tiga sepeda motor milik tersangka.

Situasi kebun sawit mendadak tegang saat polisi menggiring empat tersangka menuju kendaraan patroli menjelang sore hari. Warga sekitar mulai berdatangan setelah kabar penggerebekan menyebar cepat melewati percakapan di warung kopi di kawasan Bangko Pusako. Polisi langsung melakukan interogasi singkat guna memburu pemasok utama sabu jaringan tersebut.

Hasil pemeriksaan membuka nama baru berinisial S alias Andi sebagai pemasok sabu di kawasan Bangko Pusako dan sekitarnya. Polisi memperoleh informasi pelarian tersangka menuju area perkebunan sawit Dusun Wonosari, Kepenghuluan Bangko Jaya, sore hari. Tim kemudian bergerak cepat mengejar target sebelum tersangka kabur menuju wilayah perbatasan Riau dan Sumatera Utara.

Sekitar pukul 18.36 WIB, polisi akhirnya menangkap Suwandi saat mencoba melarikan diri melewati jalur perkebunan sawit. Seorang pria bernama SU ikut diamankan karena diduga membantu pelarian tersangka utama jaringan sabu tersebut. “Tersangka sempat mencoba kabur, namun anggota berhasil melakukan penangkapan cepat,” kata Tri Adiyatmika.

Saat penangkapan berlangsung, polisi menyita tas hitam berisi barang mencurigakan milik tersangka utama jaringan tersebut. Dua unit handphone Oppo, sepeda motor, jam tangan, dan uang tunai Rp2.382.000 ikut diamankan polisi malam itu. Polisi kemudian menggiring kedua pria menuju lokasi pengembangan guna mencari barang bukti tambahan lainnya.

Pengembangan kasus membawa polisi menuju dua rumah kontrakan di kawasan Jalan Lintas Riau-Sumut KM 9 Bangko Pusako. Rumah pertama menyimpan uang tunai Rp50 juta dalam kondisi tersusun rapi dalam ruangan tertutup rapat. Polisi juga menemukan sebuah brankas berisi uang Rp4,1 juta serta satu pil ekstasi warna kuning.

Penemuan uang puluhan juta rupiah membuat suasana penggeledahan makin panas dan dipenuhi rasa penasaran warga sekitar lokasi. Polisi membongkar setiap sudut rumah demi memastikan tidak ada barang terlarang lain tersimpan dalam bangunan tersebut. “Rumah kontrakan digunakan untuk menyimpan perlengkapan transaksi dan hasil penjualan narkotika,” ujar Tri.

Penggeledahan rumah kedua memunculkan lebih banyak perlengkapan yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas peredaran sabu jaringan tersebut. Polisi menemukan lima timbangan digital, plastik bening kosong, kaca pirek, serta sendok stainless steel dalam ruangan. Barang-barang itu diduga dipakai mengemas sabu sebelum diedarkan menuju sejumlah wilayah Bangko Pusako dan sekitarnya.

Belum selesai sampai di situ, polisi kembali melakukan pemeriksaan terhadap mobil rental Innova Reborn warna putih milik tersangka. Mobil tersebut diparkir tidak jauh dari rumah kontrakan guna menghindari perhatian warga sekitar kawasan padat lalu lintas. Polisi lalu menemukan 283 butir peluru tajam berbagai ukuran kaliber tersimpan dalam kendaraan tersebut.

Penemuan ratusan peluru tajam langsung membuat pengembangan kasus berubah semakin serius dan menyita perhatian banyak warga. Polisi mendalami kemungkinan keterkaitan amunisi tersebut dengan jaringan kriminal lain di kawasan Rokan Hilir dan sekitarnya. Hingga Minggu malam, pemeriksaan intensif masih dilakukan terhadap seluruh tersangka guna membongkar jalur distribusi sabu tersebut.

AKP Tri Adiyatmika menegaskan seluruh tersangka telah diamankan bersama seluruh barang bukti hasil pengungkapan kasus besar tersebut. Polisi juga melakukan tes urine terhadap keenam pria guna memastikan keterlibatan penggunaan narkotika selama aktivitas peredaran berjalan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh tersangka positif untuk amphetamine dan methamphetamine setelah menjalani pemeriksaan laboratorium kepolisian.

Kasus ini membuat warga Bangko Pusako kembali resah melihat maraknya peredaran sabu di kawasan perkebunan sawit Rohil. Jalur kebun sawit selama ini memang sering dipakai pelaku kejahatan karena jauh dari pengawasan permukiman masyarakat sekitar. Polisi berjanji memperketat patroli dan memburu jaringan lain guna memutus peredaran narkotika di kawasan tersebut.

“Seluruh tersangka sudah diamankan guna proses penyelidikan dan penyidikan lanjutan,” tegas AKP Tri Adiyatmika kepada wartawan. Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Narkotika dengan ancaman berat. Polisi juga menerapkan Pasal 609 KUHP terkait dugaan kepemilikan amunisi tanpa izin resmi sah negara.

 

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:12:35 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Toyota Land Cruise.

Hukrim

Polisi Bunuh Ibu Kandung Idap Skizofrenia, Pernah Dirawat di RSJ

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:17:35 WIB

BEDELAU.COM --Riwayat gangguan kejiwaan Brigadir WP,.

Hukrim

Kejari Kampar Siapkan DPO untuk Irwan Saputra dalam Kasus Korupsi KUR Rp83,9 M di Kampar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:12:05 WIB

BEDELAU.COM --Mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar, .

Hukrim

Ayah di Bengkalis Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak 2025

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36:47 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial BS (47), warga.

Hukrim

Oknum Anggota Polri Diduga Bunuh Ibu Kandungnya di Siak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34:49 WIB

BEDELAU.COM --Seorang oknum anggota Polri berinisial.

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas
30 Oktober 2026
Simpang Sebidang Hampir Rampung, Pembangunan Tugu Mulai Desember 2026
30 Oktober 2026
Innova Ringsek Ditimpa Pohon di Sudirman, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar
30 Oktober 2026
Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
30 Oktober 2026
Wako Agung Gandeng Kementerian PU, Danau Buatan Bakal Disulap dengan Wajah Baru
30 Oktober 2026
Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang
29 Oktober 2026
Singapura Ancam Putus Internet RI, Komdigi Ingatkan Kabel Laut Mereka Lewat Perairan Indonesia
28 Oktober 2026
Aman Menjangkau 200 Ribu Orang, Agung Nugroho Perkuat Layanan Darurat Terpadu untuk Warga
28 Oktober 2026
Izin Bar dan Diskotik HW Live House Dicabut Tahun Lalu, Pemprov Riau Koordinasi dengan Pemko
28 Oktober 2026
Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 "Saintis Muda, Cerdas Berkarya"
28 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nilai Putusan Komisi Informasi Riau Kontradiktif, Warga Gugat ke PTUN Pekanbaru
  • 2 JDIH Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum, Bedah Rekontruksi Pengawasan dan Antisipasi Kerawanan Pemilu di MK
  • 3 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 4 Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
  • 5 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 6 Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
  • 7 Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved