Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Termasuk Anak Bupati di Riau?
Pick up Pengangkut Cairan Infus Terguling di Tol Pekanbaru-Dumai
BEDELAU.COM --Sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 pengangkut cairan infus terguling di Tol Pekanbaru-Dumai, Selasa, 26 Mei 2026. Kecelakaan terjadi setelah ban belakang kiri pecah mendadak saat kendaraan melaju kencang di KM 70+600 Jalur A. Insiden siang bolong itu langsung menyita perhatian pengendara melintas karena mobil rebah melintang di badan jalan tol.
Mobil bernomor polisi BM 8823 TV tersebut dikemudikan Iwan Gunawan, 30 tahun, warga Tenayan Raya, Pekanbaru. Kendaraan melaju dari Gerbang Tol Pekanbaru menuju arah Pinggir dengan membawa muatan cairan infus. Suasana perjalanan awalnya terlihat biasa sebelum suara ledakan ban memecah ketenangan jalur tol.
Ban belakang kiri mendadak pecah sekitar pukul 11.50 WIB saat mobil melaju di jalur cepat. Kendaraan langsung oleng ke kiri seperti kehilangan pijakan sebelum akhirnya rebah di badan jalan. Beberapa pengendara sempat mengurangi kecepatan karena posisi mobil membuat situasi mendadak tegang.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula dari kerusakan ban belakang kendaraan. “Saat tiba di KM 70+600 Jalur A, ban belakang kiri pecah lalu pengemudi kehilangan kendali,” ujar Eko Baskara, Rabu, 27 Mei 2026. Mobil kemudian oleng ke kiri dan terguling di jalur tol.
Di dalam kendaraan terdapat seorang penumpang bernama Suri, 29 tahun, warga Jalan Air Hitam, Pekanbaru. Suri ikut mengalami kepanikan saat mobil mendadak miring sebelum akhirnya rebah di aspal tol. Beruntung, dua orang dalam kendaraan hanya mengalami luka ringan berupa lecet di beberapa bagian tubuh.
Petugas patroli jalan raya langsung bergerak menuju lokasi usai menerima laporan kecelakaan dari pengguna jalan. Situasi sempat membuat arus kendaraan melambat karena pengendara penasaran melihat mobil pengangkut infus terguling. Personel kemudian mengamankan lokasi agar kendaraan lain tetap melintas dengan aman.
Cairan infus yang diangkut mobil tersebut terlihat berserakan di sekitar kendaraan usai kecelakaan terjadi. Beberapa kardus rusak akibat benturan keras ketika mobil terbalik di badan jalan. Meski begitu, tidak muncul kebocoran bahan berbahaya maupun gangguan serius terhadap lalu lintas tol.
AKBP Eko Baskara mengatakan fokus utama petugas saat tiba di lokasi ialah mengevakuasi korban dan mengamankan jalur. “Personel langsung membantu korban, mengatur arus kendaraan, serta mengamankan barang bukti di lokasi,” kata Eko Baskara. Koordinasi juga dilakukan bersama unit terkait di wilayah Pinggir, Bengkalis.
Kerusakan kendaraan akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp15 juta. Bagian samping kendaraan tampak ringsek, sementara roda belakang mengalami kerusakan cukup parah. Proses evakuasi berlangsung cepat agar jalur tol kembali normal dan tidak memicu antrean panjang kendaraan.
Peristiwa ban pecah di jalan tol masih menjadi momok menakutkan bagi pengendara jarak jauh. Kecepatan tinggi sering membuat kendaraan sulit dikendalikan saat ban kehilangan tekanan mendadak. Kondisi tersebut juga sering memicu kecelakaan tunggal dengan dampak cukup serius.
Eko Baskara mengingatkan pengendara agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum memasuki jalan tol. Ban kendaraan wajib dicek karena menjadi komponen paling vital saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Muatan kendaraan juga harus disesuaikan agar ban tidak bekerja terlalu berat selama perjalanan.
“Pengemudi harus rutin mengecek kondisi ban dan segera menepi jika kendaraan terasa tidak stabil,” ujar AKBP Eko Baskara. Ia juga meminta pengendara tidak membawa muatan berlebihan karena risiko pecah ban semakin besar. Kondisi jalan tol yang panjang membuat kendaraan terus bekerja dalam tekanan tinggi.
Insiden tersebut kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan antarkota dimulai. Banyak pengendara sering menganggap sepele kondisi ban selama tampak masih bisa digunakan. Padahal, kerusakan kecil pada ban dapat berubah menjadi petaka dalam hitungan detik di jalan tol.
Pengelola Tol Pekanbaru-Dumai ikut membantu proses penanganan di lapangan setelah kecelakaan terjadi. Petugas tol bergerak cepat membantu pengamanan jalur dan mempercepat proses evakuasi kendaraan terguling. Kerja sama tersebut membuat arus lalu lintas kembali lancar dalam waktu singkat.
AKBP Eko Baskara mengapresiasi respons cepat pengelola jalan tol saat penanganan kecelakaan berlangsung. “Sinergi petugas kepolisian dan pengelola tol sangat penting agar penanganan berjalan cepat,” ujar Eko Baskara. Jalur tol akhirnya kembali aman dilintasi setelah kendaraan dievakuasi dari badan jalan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut meninggalkan cerita menegangkan bagi pengemudi dan penumpang. Detik-detik mobil oleng akibat ban pecah menjadi pengalaman yang sulit dilupakan selama perjalanan siang itu. Suara ledakan ban, mobil miring mendadak, lalu rebah di aspal menjadi gambaran nyata bahaya perjalanan tol tanpa pemeriksaan kendaraan matang.
Sumber: SM News.com
Jeritan Klakson Panjang Berujung Maut! 3 Nyawa Melayang Dalam Kecelakaan Beruntun
BEDELAU.COM --Jembatan Padang Besi, Kota Padang, ber.
Fakta di Balik Temuan Tuak di UPT Perparkiran: Isu Miring Terpatahkan, Begini Ceritanya!
PEKANBARU – Beredarnya pemberitaan terkait dugaan aktivitas malam yang melibat.
Menyalib dari Kiri, Pengemudi Motor Matik Ini Tewas Tergilas Truk Tronton di Jalan Siak II Pekanbaru
BEDELAU.COM --Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) ke.
Polres Kep Meranti Tangkap Guru Honorer Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Unit IV PPA Sat Resk.
Daihatsu Ayla Terbakar di Jembatan Leighton Pekanbaru
BEDELAU.COM --Satu unit mobil jenis Daihatsu Ayla te.
Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Parit Jalan Suka Karya Pekanbaru
BEDELAU.COM --Warga perumahan Graha Panam Permai pag.








