• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pelalawan

Ngeri! Kakak Beradik di Pelalawan Diduga Dijebak Begal Berkedok Minta Tolong, Sang Kakak Tewas

Redaksi

Senin, 01 Juni 2026 18:12:36 WIB
Cetak
Ngeri! Kakak Beradik di Pelalawan Diduga Dijebak Begal Berkedok Minta Tolong, Sang Kakak Tewas
Ilustrasi. Riauaktual.com via Generative AI by ChatGPT

BEDELAU.COM --Niat membantu orang yang mengaku kesulitan di jalan berujung petaka. Dua kakak beradik di Kabupaten Pelalawan, Riau, diduga menjadi korban begal berkedok meminta pertolongan saat melintas di areal perkebunan kelapa sawit Desa Pangkalan Panduk, Kecamatan Kerumutan.

Dalam peristiwa tragis itu, Julfan Setia Hulu (21) meninggal dunia setelah mengalami luka serius. Sementara sang adik, Jelvon Hulu (15), berhasil selamat meski sempat menjadi korban penganiayaan dan diikat menggunakan lakban oleh para pelaku.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu kedua kakak beradik tersebut baru pulang bekerja memanen kelapa sawit menggunakan sepeda motor Honda Revo warna merah milik tempat mereka bekerja.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, kedua korban awalnya didatangi seorang pria tak dikenal yang meminta bantuan menarik sepeda motornya yang disebut rusak di dalam areal kebun sawit.

"Awalnya korban menolak karena hendak pulang ke rumah. Namun setelah dijanjikan uang rokok, keduanya bersedia membantu orang tersebut," kata Kapolres, Senin (1/6/2026).

Tanpa menaruh curiga, kedua korban kemudian mengikuti pria tersebut masuk ke dalam areal perkebunan sawit. Namun setibanya di lokasi yang ditunjukkan, mereka tidak menemukan sepeda motor rusak seperti yang dijanjikan.

Sebaliknya, keduanya justru melihat seorang pria lain yang diduga rekan pelaku sedang berada di bawah pohon sawit sambil memegang senjata tajam.

Merasa ada yang tidak beres, kedua korban berusaha melarikan diri. Namun upaya tersebut gagal setelah para pelaku diduga langsung menyerang mereka.

Jelvon mengaku dipukul hingga mengalami luka lebam sebelum akhirnya diikat menggunakan lakban hitam. Dalam kondisi tak berdaya, remaja itu mendengar suara sang kakak berteriak dan menangis kesakitan tidak jauh dari lokasi dirinya disekap.

Setelah para pelaku pergi, Jelvon berusaha melepaskan ikatan di tangan dan kakinya. Ia kemudian mencari keberadaan sang kakak yang sebelumnya terpisah saat mencoba menyelamatkan diri.

Betapa terkejutnya Jelvon ketika menemukan Julfan dalam kondisi terbaring di tanah dengan tangan dan kaki terikat lakban. Korban juga mengalami luka pada bagian kepala dan hidung yang mengeluarkan banyak darah.

Meski mengalami luka parah, Julfan saat itu masih sempat berbicara dan meminta adiknya segera mencari pertolongan.

Namun saat hendak meminta bantuan, Jelvon mendapati sepeda motor yang mereka gunakan sudah tidak berada di lokasi dan diduga dibawa kabur oleh para pelaku.

Remaja tersebut akhirnya berjalan kaki menuju rumah untuk meminta pertolongan kepada warga. Bersama seorang saksi, ia kembali ke lokasi kejadian dengan harapan sang kakak masih bisa diselamatkan.

Sayangnya, saat mereka tiba, Julfan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban kemudian dievakuasi ke klinik terdekat dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Pelalawan mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami masih memburu pelaku yang diduga terlibat dalam perampokan disertai kekerasan tersebut," tegas John.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Dikapak Hingga Ditembaki, 5 Karyawan PT SBP Inhu Diduga Alami Penganiayaan Oleh Sekelompok OTK

Senin, 01 Juni 2026 - 18:10:25 WIB

BEDELAU.COM --Lima karyawan PT Sinar Belilas Perkasa.

Hukrim

Polda Riau Bongkar Jaringan Narkoba Aceh-Jakarta

Ahad, 31 Mei 2026 - 19:12:49 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnark.

Hukrim

Bareskrim Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Dokumen dan Komputer Disita dari PT MMS

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:51:44 WIB

JAKARTA,BEDELAU.COM --Dugaan manipulasi ekspor sawit.

Hukrim

Polisi Ungkap Modus Penipuan Batu Bertuah Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:43:13 WIB

BEDELAU.COM ---Satuan Reserse Kriminal Polres Siak m.

Hukrim

Pelarian Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Berakhir di Tempat Masak Rendang Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:08:47 WIB

BEDELAU.COM ---Pelarian warga binaan Rumah Tahanan (.

Hukrim

Asesmen 13 Tersangka Narkoba, Anak Bupati dan Selebgram di Riau Direhabilitasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:02:24 WIB

BEDELAU.COM --Sebanyak 13 orang tersangka penyalahgu.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Target Dua Pekan, Disdik Riau: 31 Sekolah Wajib Kembalikan Kelebihan Bayar Seragam
01 Juni 2026
Ngeri! Kakak Beradik di Pelalawan Diduga Dijebak Begal Berkedok Minta Tolong, Sang Kakak Tewas
01 Juni 2026
Dikapak Hingga Ditembaki, 5 Karyawan PT SBP Inhu Diduga Alami Penganiayaan Oleh Sekelompok OTK
01 Juni 2026
Pemerintah Terapkan Ekspor Satu Pintu, Dunia Usaha Diberi Waktu Adaptasi
01 Juni 2026
Pemrov Riau Gelar Pasar Murah, Ini Lokasinya
01 Juni 2026
Kabel Internet Semrawut Bikin Murka, Pemko Pekanbaru Bekukan Semua Izin Tiang Baru
01 Juni 2026
Mulai Besok Berlaku, Skema Ekspor Satu Pintu Bikin Industri CPO dan Batubara Deg-degan
31 Mei 2026
Polda Riau Bongkar Jaringan Narkoba Aceh-Jakarta
31 Mei 2026
31 SMAN di Riau Terbukti Mark-Up Harga Seragam Sekolah, Jumlahnya Capai Rp566 Juta
31 Mei 2026
HUT Pekanbaru Ke-242, Pemko Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis Hingga Donor Darah Massal
31 Mei 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pick up Pengangkut Cairan Infus Terguling di Tol Pekanbaru-Dumai
  • 2 Fortuner Tabrak Dua Motor di Dumai, 2 Orang Tewas Termasuk Anak 9 Tahun
  • 3 Plt Gubernur Riau Tegur Keras Kadisdik dan Kepsek soal Pengadaan Seragam Siswa
  • 4 Isu Panas Anak Bupati di Riau dan Selebgram Ikut Terjaring
  • 5 Sumatera Gelap Total, Bareskrim Polri Bongkar Fakta Mengejutkan
  • 6 Korban Diikat dalam Mobil, Tiga Pembunuh Supir Ekspedisi Ditangkap Polresta Pekanbaru
  • 7 Pemko Pekanbaru Segera Lantik Serentak Ketua RT dan RW Terpilih

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved