Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
SF Hariyanto Buka Suara Soal Isu Rp300 Juta Renovasi Rumah Dinas Polda Riau
BEDELAU.COM --Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto buka suara mengenai isu bantuan perbaikan (renovasi) rumah dinas Polda Riau sebesar Rp300 juta.
Di mana sebelumnya pernyataan saksi Thomas Larfo Dimiera (Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Riau) dan tersangka M Arief Setiawan (Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau non aktif) sempat menjadi polemik. Karena kedua memberikan keterangan berbeda kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.
Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto menegaskan empat poin di hadapan Majelis Hakim dan JPU KPK saat menjadi saksi pada sidang PN Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).
"Izin yang mulia. Saya ingin meluruskan. Pertama saya tegaskan, bahwa Polda Riau tidak pernah meminta dan memohon kepada Pemprov Riau untuk perbaikan rumah," tegas SF Hariyanto.
Kemudian, SF Hariyanto juga menegaskan, jika ia tidak meminta kepada Thomas Larfo Dimiera untuk mencari uang sebesar Rp300 juta.
"Ketiga saya tak pernah meminta Thomas menemui Pak Arief untuk meminta duit. Saya pun bisa menelfon Pak Arief, bukan tak bisa telfon Pak Arief. Saya kecewa sama Thomas, saya bisa kok telfon Pak Arief. Tapi dia (Thomas) tidak pernah melapor ke saya setelah itu," ujarnya.
Menurutnya, informasi yang benar ke thomas adalah mengecek kondisi rumah dinas Polda Riau, karena dia merupakan mantan Kepala Dinas Cipta Karya Dinas PUPR-PKPP Riau.
"Saya minta tolong Thomas itu coba dicek karena rumah dinasnya sudah lama dipakai, karena dia mantan Kabid Cipta Karya. Kalau memang perlu perbaikan, bisa dialokasikan melalui APBD, bukan disuruh mencari duit. Ini kan jadi fitnah jadinya. Makanya perlu saya luruskan informasinya, tutup Mantan Inspektur Investigasi Kementerian PUPR itu," pungkasnya.
Sumber: Riauaktual.com
Bongkar Dua Sindikat Curanmor, Polisi Bekuk 11 Pelaku di Pekanbaru
BEDELAU.COM --11 orang pelaku curanmor berhasil di r.
Abdul Wahid Sebut JPU Jadi "Advokat" Dani, Replik Dinilai Penuh Narasi dan Asumsi
BEDELAU.COM --Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid mel.
Kejati Riau Geledah Disdik, Tiga Boks Dokumen Dugaan Korupsi Smart Board Disita
BEDELAU.COM --Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khus.
Polda Riau Bongkar Praktik Penyalahgunaan BBM Subsidi di Rohil
BEDELAU.COM --Polda Riau kembali berhasil bongkar pr.
Diduga Usai Duel dengan Teman, Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal
BEDELAU.COM --Seorang siswa SMK berinisial MF (17) d.
Bikin Situs Palsu Sumsel Bhayangkara Run 2026, Dua Pria Ditangkap di Pekanbaru
BEDELAU.COM --Subdit V Tindak Pidana Siber Ditreskri.








