• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pelalawan

Dua Korban Diterkam, BKSDA Tengah Pastikan Harimau Sumatera yang Sama

Redaksi

Senin, 13 Juli 2026 17:18:53 WIB
Cetak
Dua Korban Diterkam, BKSDA Tengah Pastikan Harimau Sumatera yang Sama

BEDELAU.COM --Peristiwa Harimau Sumatera terkam masyarakat kembali terjadi di salah satu areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kabupaten Pelalawan. Kali ini seorang laki-laki bernama Eko Prastio diinformasikan meninggal dunia akibat serangan satwa dilindungi tersebut pada Jumat (10/07/26) kemarin. 

Pria 29 tahun itu ditemukan meninggal dunia di dalam semak belukar dengan jarak sekitar 650 meter dari lokasi terakhir korban diketahui berada. 

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau hingga saat ini tengah memastikan apakah HS yang menerkam korban merupakan Hal yang sama yang sebelumnya juga telah menerkam bocah 12 di lokasi yang sama. 

"Kita berupaya untuk mengantisipasi terjadinya kembali interaksi negatif satwa liar Harimau Sumatera tersebut dengan memasang boxtrap. Kemudian juga meminta perusahaan agar menerapkan SOP secara ketat serta menghimbau seluruh masyarakat, pekerja, dan perusahaan yang beraktivitas di sekitar kawasan habitat Harimau Sumatera agar meningkatkan kewaspadaan. Kemudian tidak melakukan aktivitas seorang diri terutama pada malam hingga dini hari, memastikan sistem pengamanan camp dalam kondisi baik, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui keberadaan satwa liar di sekitar lokasi," ujar Pelaksana Harian Kepala Balai Besar KSDA Riau, Laskar Jaya Permana. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga komitmen untuk melakukan upaya penanganan secara terukur bersama pihak terkait, dengan tetap mengedepankan keselamatan manusia serta pelestarian Harimau Sumatera sebagai satwa yang dilindungi. 

Untuk diketahui, peristiwa kedua ini terjadi pada saat Tim WRU BKSDA Riau masih berada di lokasi tersebut. Dimana peristiwa diperkirakan terjadi pada rentang waktu pukul 21.00 WIB hingga 02.00 WIB. 

Ceritanya, pukul 19.15 WIB, korban berpamitan kepada rekan satu kamar untuk mencari sinyal telepon guna menyampaikan agenda pekerjaan esok hari melalui grup WhatsApp kru pekerja. Namun hingga Pukul 24.00 WIB korban belum kembali ke Mess sehingga rekan satu kamar bersama seorang karyawan dan petugas keamanan melakukan pencarian di sekitar mess. 

Dalam proses pencarian di lokasi yang biasa digunakan korban untuk menelepon, tim menemukan sejumlah barang milik korban berupa sandal dan headset, disertai ceceran darah dalam jumlah banyak serta bekas seretan menuju area semak. Di lokasi yang sama juga ditemukan jejak Harimau Sumatera dan jejak anjing yang mengarah ke titik ditemukannya barang-barang milik korban. 

Sekitar Pukul 02.30 WIB, petugas keamanan melaporkan kejadian tersebut kepada Tim WRU Balai Besar KSDA Riau yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Petugas kemudian langsung melakukan observasi serta penyisiran. Hasil pemeriksaan kembali menemukan sandal korban, headset, ceceran darah, serta jejak Harimau Sumatera dengan ukuran sekitar panjang 16 cm dan lebar 15 cm, yang mengarah dari lokasi korban terakhir berada. 

Pencarian korban kemudian dilakukan dalam radius sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian dengan memanfaatkan drone thermal serta pemantauan menggunakan sorotan lampu halogen hingga pukul 04.00 WIB. Mengingat kondisi gelap dan keterbatasan jarak pandang, pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan setelah kondisi terang. 

Keesokan paginya, pencarian kembali dilanjutkan dan berhasil menemukan korban dengan jarak 6,5 km dengan keadaan meninggal dunia. 

"Tim saat ini tengah menganalisa apakah individu Harimau Sumatera tersebut sama dengan individu Harimau Sumatera pada TKP sebelumnya," tandanya.**

 

 

 

Sumber: Riauterkini.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Pemko Pekanbaru Resmi Operasikan Bus Sekolah Gratis, Pelajar Tak Perlu Lagi Naik Motor

Senin, 13 Juli 2026 - 17:10:41 WIB

BEDELAU.COM --Hari pertama masuk sekolah tahun ajara.

Daerah

Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Bisa Berbuah Manis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00:34 WIB

BEDELAU.COM --Hamparan lahan gambut yang selama ini .

Daerah

Harimau Sumatera Terkam Pekerja di Pelalawan, BBKSDA Riau Pasang Boxtrap

Senin, 13 Juli 2026 - 16:53:41 WIB

BEDELAU.COM --Konflik antara manusia dan Harimau Sum.

Daerah

Walikota Minta Seluruh Provider Internet Wajib Ikut Tertibkan Kabel FO Ilegal di Pekanbaru

Ahad, 12 Juli 2026 - 21:01:59 WIB

BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru Agung Nugroho meneg.

Daerah

Perbaikan Jalan Melati Dimulai, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Overlay Jalan Garuda dan Jalan Guru

Ahad, 12 Juli 2026 - 20:51:17 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mel.

Daerah

Tokoh Masyarakat Desa Sei Rokan Jaya Sampaikan Aspirasi Plasma 20 Persen ke H Achmad Anggota DPR RI

Ahad, 12 Juli 2026 - 12:00:00 WIB

ROKAN HULU – Tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta aparat .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Dua Korban Diterkam, BKSDA Tengah Pastikan Harimau Sumatera yang Sama
13 Juli 2026
Mayat Pria Tersangkut Batu di Sungai Rokan, Polisi Bergerak Bongkar Misterinya
13 Juli 2026
Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, Bagaimana Nasib Satgas PKH?
13 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Resmi Operasikan Bus Sekolah Gratis, Pelajar Tak Perlu Lagi Naik Motor
13 Juli 2026
Polisi Gulung Dua Bandar Narkoba di Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat
13 Juli 2026
Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Bisa Berbuah Manis
13 Juli 2026
Kakek di Dumai Ditangkap Polisi Usai Cabuli Anak Dibawah Umur
13 Juli 2026
Harimau Sumatera Terkam Pekerja di Pelalawan, BBKSDA Riau Pasang Boxtrap
13 Juli 2026
Karyawan Kontraktor Perkebunan di Pelalawan Tewas, Diduga Diterkam Harimau Sumatera
12 Juli 2026
BUMN Sumber Korupsi, Prabowo Marah Lagi: Rakyat Tak Bodoh!
12 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Sekda Fauzi Efrizal Ingatkan OPD Rohil Kebut Administrasi Gaji ke-13
  • 2 KPK Bongkar Dugaan Jual Beli Jabatan, Bupati dan Sekda Kuansing Masih Hilang
  • 3 Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya
  • 4 Indro Tumbang! Gajah Legendaris Penjaga Tesso Nilo Mati Setelah 22 Tahun Hadapi Konflik
  • 5 Bupati Kuansing Suhardiman Amby Dikabarkan Diperiksa KPK
  • 6 Hadirkan Masjid Ramah Bagi Pemudik, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menag
  • 7 Cukup Telepon 112! TRC Pekanbaru, Warga Kini Lebih Cepat Dapat Bantuan Darurat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved