• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Enam Kali Beraksi, Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru Dibekuk Polisi

Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 00:21:06 WIB
Cetak
Enam Kali Beraksi, Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru Dibekuk Polisi

BEDELAU.COM --Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru membongkar komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal bersenjata tajam. Pelaku telah bersaksi di enam kali beraksi di sejumlah lokasi di Kota Pekanbaru.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua pelaku utama dan dua penadah, sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Dua pelaku begal yang diamankan masing-masing berinisial MFH (17) dan AS (18). Sementara dua penadah yang turut ditangkap yakni WE (43) dan AR (36). Polisi juga masih memburu tiga pelaku lainnya yang berinisial M, A, dan K.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan seorang korban bernama Airin yang menjadi sasaran aksi begal di Jalan Rajawali Sakti, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, pada 13 Juli 2026 sekitar pukul 05.00 WIB.

Ps Kanit Reskrim Polsek Binawidya, Ipda Herman Zamroni, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan karena dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan kasus begal di wilayah hukum Polsek Binawidya.

"Kami melakukan penyelidikan terhadap sejumlah kejadian dan berhasil mengidentifikasi para pelaku yang kerap beraksi di kawasan Naga Sakti, Rajawali Sakti, Garuda Sakti, Jalan Tambusai, hingga beberapa lokasi lainnya," ujar Herman di Mapolresta Pekanbaru, Selasa (28/7/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai lokasi persembunyian para pelaku di sebuah ruko kosong di Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru. Tim Opsnal Polsek Binawidya kemudian melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap MFH dan AS tanpa perlawanan.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan untuk mengancam korban, tas milik korban, satu unit sepeda motor Yamaha NMax hasil kejahatan, serta satu unit Honda Supra X yang digunakan para pelaku sebagai sarana melakukan aksi begal.

Hasil pemeriksaan mengungkap kedua pelaku tidak beraksi sendiri. Mereka mengaku menjalankan aksi bersama tiga rekannya yang kini masih buron, yakni M, A, dan K.

"Untuk sementara dari pengakuan mereka sudah enam kali melakukan begal. Namun kami menduga jumlah tempat kejadian perkara bisa bertambah apabila ketiga DPO berhasil diamankan," kata Herman.

Berdasarkan penyelidikan, komplotan tersebut memiliki pola yang sama dalam setiap aksinya. Mereka berpatroli menggunakan sepeda motor pada dini hari, mencari pengendara yang melintas seorang diri di jalan yang sepi dan minim penerangan.

Setelah menemukan target, para pelaku mengejar dan memepet korban. Dalam beberapa kasus, pelaku menarik kunci kontak sepeda motor korban hingga berhenti. 

Pada kasus lain, korban dipaksa terjatuh atau diancam menggunakan parang sehingga ketakutan dan meninggalkan kendaraannya.

"Ada korban yang dipaksa berhenti dengan menarik kunci kontak, ada yang dipaksa jatuh, dan ada juga yang diancam menggunakan parang sehingga korban ketakutan lalu meninggalkan sepeda motornya," jelas Herman.

Herman mengatakan komplotan tersebut umumnya beraksi antara pukul 03.00 WIB hingga 05.00 WIB dengan sasaran acak.

"Korbannya acak, ada anak muda, bapak-bapak maupun perempuan. Yang menjadi sasaran adalah pengendara yang melintas pada tengah malam hingga dini hari di lokasi yang sepi," ujarnya.

Dalam menjalankan aksinya, MFH berperan sebagai eksekutor yang mengacungkan parang untuk mengintimidasi korban. Sementara AS bertugas mengendarai sepeda motor saat beraksi. 

Adapun tiga pelaku lainnya bertugas mengambil dan membawa kabur sepeda motor milik korban.

Pengembangan penyidikan kemudian mengarah kepada dua penadah, yakni WE dan AR. Polisi menangkap keduanya bersama barang bukti satu unit Yamaha NMax hasil kejahatan yang rencananya akan dijual ke Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Selain mengungkap jaringan pelaku dan penadah, polisi juga menemukan fakta bahwa seluruh pelaku begal positif mengonsumsi narkotika jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.

"Dari pengakuan mereka, uang hasil kejahatan digunakan untuk membeli sabu dan hasilnya dibagi rata. Sampai saat ini belum ditemukan keterkaitan dengan judi online," ungkap Herman.

Ia menegaskan komplotan tersebut bukan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor maupun kelompok begal lain yang sebelumnya pernah diungkap di Pekanbaru.

"Mereka berbeda kelompok dan tidak saling mengenal dengan kelompok lainnya," tegasnya.

Saat ini penyidik masih memburu tiga pelaku yang masuk daftar pencarian orang untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain maupun lokasi kejadian lain yang belum terungkap.

Atas perbuatannya, dua pelaku begal diproses dengan sangkaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

 

 

 

Sumber: cakaplah.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:12:35 WIB

BEDELAU.COM --Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Toyota Land Cruise.

Hukrim

Polisi Bunuh Ibu Kandung Idap Skizofrenia, Pernah Dirawat di RSJ

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:17:35 WIB

BEDELAU.COM --Riwayat gangguan kejiwaan Brigadir WP,.

Hukrim

Kejari Kampar Siapkan DPO untuk Irwan Saputra dalam Kasus Korupsi KUR Rp83,9 M di Kampar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:12:05 WIB

BEDELAU.COM --Mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar, .

Hukrim

Ayah di Bengkalis Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak 2025

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36:47 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial BS (47), warga.

Hukrim

Oknum Anggota Polri Diduga Bunuh Ibu Kandungnya di Siak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34:49 WIB

BEDELAU.COM --Seorang oknum anggota Polri berinisial.

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas
30 Oktober 2026
Simpang Sebidang Hampir Rampung, Pembangunan Tugu Mulai Desember 2026
30 Oktober 2026
Innova Ringsek Ditimpa Pohon di Sudirman, DLHK Pekanbaru Temukan Akar Bekas Dibakar
30 Oktober 2026
Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
30 Oktober 2026
Wako Agung Gandeng Kementerian PU, Danau Buatan Bakal Disulap dengan Wajah Baru
30 Oktober 2026
Pria 68 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang
29 Oktober 2026
Singapura Ancam Putus Internet RI, Komdigi Ingatkan Kabel Laut Mereka Lewat Perairan Indonesia
28 Oktober 2026
Aman Menjangkau 200 Ribu Orang, Agung Nugroho Perkuat Layanan Darurat Terpadu untuk Warga
28 Oktober 2026
Izin Bar dan Diskotik HW Live House Dicabut Tahun Lalu, Pemprov Riau Koordinasi dengan Pemko
28 Oktober 2026
Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 "Saintis Muda, Cerdas Berkarya"
28 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Nilai Putusan Komisi Informasi Riau Kontradiktif, Warga Gugat ke PTUN Pekanbaru
  • 2 JDIH Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum, Bedah Rekontruksi Pengawasan dan Antisipasi Kerawanan Pemilu di MK
  • 3 Ketua PAC RMRB Kabun Ingatkan Netralitas Panitia Pilkades Giti dan Aliantan
  • 4 Kawal Instruksi Wali Kota, Kabid SD Pastikan Gotong Royong Massal Bulanan Berjalan Penuh Semangat
  • 5 Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
  • 6 Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
  • 7 Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved