Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Polisi Terus Sisir dan Bakar PETI di Kuansing
BEDELAU.COM --Komitmen dalam memberantas aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus ditunjukkan jajaran kepolisian.
Kali ini, Ditreskrimsus Polda Riau bersama jajaran Polres Kuantan Singingi mem-back up Polsek Kuantan Tengah melaksanakan penertiban aktivitas PETI jenis lanting di Bendungan Aliran Sungai Sipaku, Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan penertiban dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, SH, MH didampingi Panit Dua Unit IV Subdit IV Krimsus Polda Riau IPDA O. On Aridilah, SH, MH, Panit Opsnal Intel Polsek Kuantan Tengah Ipda J.O. Lumban Gaol, SH serta personel gabungan dari Polsek Kuantan Tengah, Ditreskrimsus Polda Riau, dan Satreskrim Polres Kuansing.
Sekitar pukul 15.00 WIB, penertiban dilakukan. Hal ini sebagai tindaklanjut atas informasi dan laporan masyarakat yang menyebutkan masih adanya aktivitas PETI di kawasan Bendungan Sungai Sipaku. Apalagi aktivitas tersebut dinilai berpotensi merusak lingkungan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Setelah menempuh perjalanan menuju lokasi, tim gabungan tiba sekitar pukul 15.30 WIB dan menemukan lima unit rakit PETI jenis lanting. Saat dilakukan pengecekan, seluruh rakit dalam keadaan tidak beroperasi dan tidak ditemukan pelaku di lokasi.
Untuk mencegah kembali digunakan, petugas langsung melakukan pemusnahan terhadap lima unit rakit PETI beserta peralatan yang digunakan dengan cara dirusak dan dibakar hingga tidak dapat difungsikan lagi.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho menyampaikan, penertiban ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menindak aktivitas pertambangan tanpa izin sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
"Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin karena selain melanggar hukum juga dapat merusak lingkungan. Mari bersama-sama menjaga kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi," ujar AKP Linter Sihaloho.
Dalam kegiatan tersebut tidak ada pelaku maupun barang bukti yang diamankan. Meski demikian, lima unit rakit PETI jenis lanting berhasil dimusnahkan sebagai langkah tegas untuk mencegah aktivitas pertambangan ilegal kembali berlangsung di lokasi tersebut.
"Polres Kuantan Singingi menegaskan akan terus melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI secara berkelanjutan dengan mengedepankan sinergi bersama Polda Riau, instansi terkait, serta dukungan masyarakat demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan," tegasnya.**
Sumber: cakaplah.com
Diduga Gunakan HP Saat Mengemudi, Ketua PP Siak Tabrak Tiga Motor, Satu Siswi Tewas
BEDELAU.COM --Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit mobil Toyota Land Cruise.
Polisi Bunuh Ibu Kandung Idap Skizofrenia, Pernah Dirawat di RSJ
BEDELAU.COM --Riwayat gangguan kejiwaan Brigadir WP,.
Kejari Kampar Siapkan DPO untuk Irwan Saputra dalam Kasus Korupsi KUR Rp83,9 M di Kampar
BEDELAU.COM --Mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar, .
Ayah di Bengkalis Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak 2025
BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial BS (47), warga.
Oknum Anggota Polri Diduga Bunuh Ibu Kandungnya di Siak
BEDELAU.COM --Seorang oknum anggota Polri berinisial.
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.








