Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pekan Depan Pengawas BUMD Tuah Sekata Akan Dihadirkan Pada Persidangan
PELALAWAN, BEDELAU.COM --Sidang Dugaan Tindak Pidana Korupsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan, Afrizal, kembali digelar Jumat (9/7/21) di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru.
Sidang dipimpin oleh majelis hakim diketuai Dedi Kuswara, S.H., M.H. didampingi Zukfadly, S.H., M.H. dan Adrian Hutagalung, S.H. M.H. sebagai hakim anggota. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Pelalawan, yakni Jumieko Andra, S.H. dan penasehat hukum terdakwa, yaitu Andrian, S.H., Qhoinul, S.H., Jon Hendri, S.H., dan Firdaus, S.H.
Selain agenda sidang pembacaan putusan sela oleh majlis hakim, persidangan juga memutuskan bahwa pekan depan tepatnya Jumat (16/7/21) persidangan akan menghadirkan sejumlah saksi yang terdiri dari beberapa orang pejabat Pemkab Pelalawan dan pejabat BUMD Tuah Sekata sendiri.
"Ya pekan depan sidang dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi, memang dari beberapa saksi tersebut terdapat 2 orang pejabat di lingkungan Pemkab Pelalawan" Ujar Andriadi, S.H. kuasa hukum Afrizal kepada Media yang ikut memantau perkembangan persidangan.
Lanjut Andriadi, terkait pemanggilan saksi ini pihak nya sudah mengambil beberapa nama dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan dihadirkan pada agenda pemanggilan saksi.
"Untuk sidang pekan depan ada 5 nama yang akan dihadirkan, yaitu saksi dari pengawas BUMD (H. Tengku Mukhlis, H Atmonadi dan H Daslir Maskar) sementara dari internal BUMD sendiri ada 2 nama, yaitu (Sanusi dan Irma Yani), sementara sejumlah saksi lainnya akan dihadirkan pada sidang selanjutnya," ujarnya.
Sebelumnya tim Penasehat Hukum Afrizal, mempertanyakan terhadap persoalan hukum yang menjerat kliennya tidak mungkin tersangka tunggal, mengingat kejadian ini terjadi di dalam sebuah institusi dalam pengelolaan dan pencairan keuangan ada mekanisme administrasi.
Hal ini diperkuat lagi dengan adanya sttatman pihak kejaksaan negeri Pelalawan beberapa waktu lalu dan juga disampaikan oleh media, dalam kasus ini besar kemungkinan akan ada tersangka lain, selain Afrizal yang saat ini sedang menjalani proses persidangan.*
Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu
BEDELAU.COM --Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangk.
Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta
BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial ID diamankan p.
Garap Kawasan Suaka Marga Satwa Giam Siak Kecil, Kakek 76 Tahun Ditangkap
BEDELAU.COM --Polres Bengkalis menetapkan pria berin.
Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Nelayan Kuala Enok Inhil Selamat Bertahan di Atas Pohon
BEDELAU.COM --Seorang nelayan Kecamatan Tanah Merah,.
Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar
BEDELAU.COM --Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kamp.
Polisi Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai Kampar
BEDELAU.COM --Respon cepat dalam rangka penegakan hu.








