Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
RI Punya 'Harta Karun' Energi Terbesar Nomor 2 di Dunia
BEDELAU.COM --Besarnya potensi energi panas bumi di Indonesia belum termanfaatkan secara optimal. Tercatat, dari sekitar 23,76 Giga Watt (GW) potensi panas bumi, pemanfaatannya baru sebesar 2,17 GW atau hanya 9,1% dari total potensi yang ada.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, Indonesia menempati urutan ke-2 terbesar di seluruh dunia, di bawah Amerika Serikat, berdasarkan sumber daya panas bumi dan kapasitas terpasang.
Sebagian pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) berada di Jawa dan Sumatera. Oleh karena itu, optimalisasi panas bumi diperlukan agar dapat dilakukan pemanfaatan potensi panas bumi di wilayah lain di Indonesia.
"Angkanya masih 9% dan kita punya roadmap untuk segera mempercepat pemanfaatannya," ujarnya dalam diskusi Urgensi Transisi Energi ke Panas Bumi, Kamis (29/7/2021).
Saat ini ada 14 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang telah produksi sebesar 2.175,7 MW dengan rencana pengembangan ekspansi 1.347,6 MW.
Dadan menuturkan, beberapa tantangan pengembangan panas bumi antara lain akses pendanaan dan risiko eksplorasi. Wilayah potensi panas bumi yang berada di area prospek pada kawasan konservasi dan Tropical Rainforest Heritage of Sumatera (TRHS) juga menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan pengembangan panas bumi.
Tantangan lainnya, efisiensi biaya untuk harga listrik panas bumi yang lebih kompetitif, dinamika sosial, hingga permintaan kelistrikan setempat.
"Biaya yang mahal dari pengembangan energi panas bumi di awal itu harus investasi untuk infrastruktur pendukung jalan. Ini kami konsultasikan dengan Kementerian PUPR agar bisa didorong pembangunan jalan karena akan menjadi kepentingan publik juga," katanya.
Sumber: [okezone.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
BEDELAU.COM, PIDIE JAYA – Gerakan kepedulian sosia.
Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?
BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.
Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia
BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.
Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.
BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok
BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .
Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.
TULIS KOMENTAR +INDEKS



.jpg)




