Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Ini yang Dipersoalkan Polisi Terkait Uang Rp 2 Triliun dari Akidi Tio
BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan masih melakukan pendalaman terkait bilyet giro senilai Rp 2 triliun yang diberikan oleh Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio.
Bilyet giro adalah surat perintah dari penarik kepada bank untuk melakukan pemindahbukuan sejumlah dana kepada rekening penerima.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan, pemeriksaan terhadap Heriyanti beserta suami dan anaknya itu sempat dihentikan pada Senin (2/8/2021) malam.
Polisi mempertimbangkan waktu yang sudah larut.
Menurut dia, penyidik belum bisa memastikan apakah bilyet giro dari Heriyanti itu bisa dicairkan atau tidak.
"Pagi ini akan dilanjutkan terkait pendalaman dengan pemeriksaan yang bersangkutan. Jadi kita masih belum bisa memberikan kepastian, apakah bilyet itu tidak bisa dicairkan atau belum," kata Supriadi kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).
Supriadi menegaskan bahwa kedatangan Heriyanti ke Polda Sumsel atas undangan penyidik.
Anak Akidi Tio itu diminta untuk memberikan klarifikasi terkait pencarian dana Rp 2 triliun tersebut.
Supriadi memastikan belum ada penetapan tersangka.
"Makanya itu yang kita tanyakan kepada yang bersangkutan apakah ada kendala, sehingga kalau memang ada kendala, kita akan bantu proses penyelesaiannya," kata Supriadi.
Sementara itu, Supriadi mengaku belum melihat bilyet giro milik Heriyanti, termasuk belum mengetahui di mana lokasi uang Rp 2 triliun yang akan disumbangkan tersebut.
"Ini kan kita masih pertanyakan dengan Ibu Heriyanti, kalau kita kan lebih cepat lebih bagus. Niatnya kan baik, masak kita harus perlakukan tidak baik? Bukan kita tangkap, Beliau kita undang untuk memberikan klarifikasi ke kita," kata Supriadi.
Sumber: [kompas.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Dugaan Korupsi Belanja BBM hingga Pemeliharaan Kendaraan, Kejari Geledah Kantor Bupati Kepulauan Meranti
BEDELAU.COM --Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Me.
Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu
BEDELAU.COM --Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangk.
Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta
BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial ID diamankan p.
Garap Kawasan Suaka Marga Satwa Giam Siak Kecil, Kakek 76 Tahun Ditangkap
BEDELAU.COM --Polres Bengkalis menetapkan pria berin.
Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Nelayan Kuala Enok Inhil Selamat Bertahan di Atas Pohon
BEDELAU.COM --Seorang nelayan Kecamatan Tanah Merah,.
Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar
BEDELAU.COM --Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kamp.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








