• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Cara Memperbaiki Data Sertifikat Vaksin yang Salah, Jangan Panik Dulu!

Redaksi

Senin, 13 September 2021 20:43:52 WIB
Cetak
Cara Memperbaiki Data Sertifikat Vaksin yang Salah, Jangan Panik Dulu!

BEDELAU.COM --  Cara memperbaiki data sertifikat vaksin yang salah perlu diketahui jika kamu sudah menerima sertifikat vaksin tetapi ada data yang salah. Kesalahan data yang termuat dalam sertifikat vaksin memang sangat krusial dan harus segera diperbaiki.

Jika sudah diperbaiki, sertifikat vaksin dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Kamu pun dapat lebih mudah beraktivitas di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) saat ini lho.
 
Sertifikat vaksin sebenarnya dimuat secara sistematis di platform PeduliLindungi. Namun sejumlah kendala kadang masih dijumpai.
 
Cara Memperbaiki Data Sertifikat Vaksin yang Salah
Data sertifikat vaksin yang salah dikeluhkan sebagian masyarakat pasca menerima suntikan dosis vaksin COVID-19. Namun tenang saja, kesalahan ini dapat diperbaiki dengan mudah kok.
 
Menurut keterangan di Instagram resmi Kementerian Kesehatan, data yang salah disebabkan kesalahan input data diri, seperti nama, tanggal lahir maupun nomor telepon saat di lokasi vaksinasi. Masyarakat bisa mengajukan perbaikan data dengan mengirimkan surat elektronik atau email ke serifikat@pedulilindungi.id.
 
Berikut isi format email yang harus tercantum dalam email:
Nama Lengkap
NIK KTP
Tempat Tanggal Lahir
Nomor handphone
Jelaskan Keluhan secara rinci
Kamu juga perlu melampirkan beberapa hal, yaitu:
 
Foto NIK/KTP dan selfie dengan KTP
Foto kartu vaksinasi COVID-19
 
Cara Cek dan Unduh Sertifikat Vaksin COVID-19
 
Cara memperbaiki data sertifikat vaksin yang salah kini sudah diketahui. Setelah mengirimkan email kamu bisa menunggu perbaikan data.
 
Kamu juga bisa mengecek sertifikat vaksin secara berkala dengan cara berikut ini:
 
Buka situs https://pedulilindungi.id/
Ketik nama lengkap dan nomor induk kependudukan (NIK)
Centang kolom captcha "I'm not a robot"
Klik "Periksa" dan status vaksin COVID-19 akan muncul.
 
Cara memperbaiki data sertifikat vaksin yang salah kini sudah diketahui. Kamu juga perlu tahu bagaimana menggunakannya di sejumlah lokasi. Cek selengkapnya di halaman selanjutnya.
 
Cara Menggunakan Sertifikat Vaksin untuk Masuk Mal-Gunakan Transportasi Umum
 
Jika data di dalam sertifikat sudah berhasil diperbaiki, kamu kini sudah bisa menggunakannya untuk masuk mal maupun menggunakan transportasi umum. Kamu bisa memindai scan QR Code dari aplikasi PeduliLindungi saat melakukan proses Check-In/Check-Out . Setelah dipindai, akan muncul sejumlah warna barcode, berikut penjelasannya:
 
Warna Hijau: jika setelah memindai QR code muncul warna hijau di dalam barcode aplikasi PeduliLindungi, maka masyarakat diperbolehkan untuk melakukan aktivitas di dalam ruang publik.
Warna Oranye: jika setelah memindai QR code muncul warna oranye di dalam barcode aplikasi PeduliLindungi, maka masyarakat boleh masuk, dengan syarat menyesuaikan kebijakan pengelola tempat yang dikunjungi.
 
Warna Merah: jika setelah memindai QR code muncul warna merah, maka menandakan bahwa seseorang tidak boleh memasuki suatu tempat dan sangat dianjurkan segera melakukan vaksinasi COVID-19.
 
Pertanyaan soal cara memperbaiki data sertifikat vaksin yang salah hingga penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah diketahui. Selamat mencoba.
 
 
Sumber: [detik.com]

 

 

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:13:20 WIB

BEDELAU.COM, PIDIE JAYA – Gerakan kepedulian sosia.

Nasional

Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:30:32 WIB

BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.

Nasional

Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:27:35 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.

Nasional

Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:49:45 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.

Nasional

BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:47:44 WIB

BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .

Nasional

Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ahad, 11 Oktober 2026 - 19:03:15 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved