Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
RI Bikin Senjata Sendiri, Erick Bentuk Holding BUMN Inhan
BEDELAU.COM --Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal segera membentuk Holding BUMN Industri Pertahanan (Inhan). Holding ini nantinya akan dikepalai oleh PT LEN Industri (Persero).
Sedangkan BUMN yang akan menjadi anak usahanya adalah PT PAL Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dahana (Persero), dan PT Dirgantara Indonesia (Persero).
Dalam rangka pembentukan holding ini, perusahaan telah mengumumkan rencana pengalihan seluruh saham seri B milik negara di empat BUMN tersebut ke Len Industri.
"Setiap kreditur atau pihak yang memiliki tagihan terhadap masing-masing perusahaan yang disebutkan di atas dapat mengajukan keberatannya atas Rencana Pengambilalihan di masing-masing perusahaan ini secara tertulis kepada masing-masing perusahaan dengan alamat sebagaimana disebutkan berikut ini dalam jangka waktu 14 hari kalender setelah tanggal pengumuman," tulis pengumuman tersebut, Selasa (30/11/2021).
Jika sudah melewati maka keberatan yang disampaikan tidak akan diterima dan dianggap setuju terhadap rencana pengalihan saham tersebut.
Len Industri yang akan menjadi induk usaha Holding BUMN Pertahanan ini menjalankan usaha pengembangan bisnis dan produk-produk dalam bidang elektronika untuk industri dan prasarana.
Beberapa proyek yang digarap seperti sistem kersinyalan kereta api, pembangunan urban transport, jaringan infrastruktur telekomunikasi, elektronika untuk pertahanan, baik darat, laut, maupun udara, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan radar cuaca, Stasiun Monitoring Gempa Bumi, Broadcasting.
Holding ini ditargetkan akan selesai tahun. Saat ini tahapannya dalam proses harmonisasi dan menunggu diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP).
Direktur Utama Len Industri Bobby Rasyidin mengatakan pembentukan holding BUMN Indhan merupakan solusi untuk mempercepat kemandirian industri pertahanan Indonesia, serta opsi paling optimal karena dapat menyeimbangkan faktor penciptaan nilai dan faktor kemudahan implementasi.
"Holdingisasi akan meminimalisir terjadinya tumpang tindih produk dan sistem dari masing-masing BUMN anggota holding," kata Bobby dalam siaran persnya, dikutip Selasa (30/11/2021).
Selain itu, holdingisasi akan dapat memperkuat struktur modal dan akses pendanaan, meningkatkan daya saing, bargaining power dalam kerjasama dan alih teknologi, membuat operasional menjadi efisien, dan mendorong ekosistem industri pertahanan secara keseluruhan yang ada di dalam negeri.
Sumber: [cnbcindonesia.com]
BERITA LAINNYA +INDEKS
Bupati Asmar Lantik 29 Pejabat Pemkab Meranti, Tekankan Integritas dan Kinerja
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Mer.
Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Asmar Ajak Pemuda Patriotik, Gigih dan Berempati
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Mer.
Bupati Asmar Siap Hadiri Upacara Hari Santri, Meranti Diusulkan Jadi Tuan Rumah Hari Santri Riau 2027
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Kabupaten Kepulauan .
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Pemerintah Kabupaten.
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
JAKARTA, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Meranti AKBP .
Bupati Asmar Pimpin Apel Harhubnas 2026, Tekankan Keselamatan dan Konektivitas Transportasi
SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Meranti,.
TULIS KOMENTAR +INDEKS








