• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Bengkalis

Pencari Kayu Bakau Ditemukan Tewas Terbujur Kaku di Sungai Belas

Redaksi

Senin, 21 Maret 2022 17:39:38 WIB
Cetak
Pencari Kayu Bakau Ditemukan Tewas Terbujur Kaku di Sungai Belas
EVAKUASI : Jenazah Pelah (57) warga Jalan Batin Tali, Desa Berancah saat di evakuasi petugas menuju RSUD Bengkalis, Senin (21/3/2022).(FOTO)

BANTAN, BEDELAU.COM — Sesosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan tewas oleh warga sekitar di Sungai Belas, Desa Bantan Tengah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Identitas korban diketahui bernama Pelah (57) warga Jalan Batin Tali, Desa Berancah. Mayatnya ditemukan terbujur kaku di dalam sampan, Senin (21/3/2022).

Korban diketahui bekerja sebagai pencari kayu Bakau disepanjang Sungai Belas, Desa Bantan Tengah. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa dengan posisi tubuh telungkup di sungai yang berjarak sekitar 2 meter dari sampan kayu.

Belum diketahui penyebab kematian korban. Namun, saat ini pihak kepolisian sektor (Polsek) Batan tengah menyelidiki sebab musabah kematian korban. Atas penemuan itu, Tim Inafis Polres Bengkalis yang berada di TKP membawa langsung mayat korban ke RSUD Bengkalis untuk dilakukan visum et repertum (VER).

Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko, SIK melalui Kasi Humas Polres Bengkalis AKP Buha Purba, SH, Senin (21/3/2022) menjelaskan, penemuan mayat ini pertama sekali diketahui oleh dua orang warga Desa Bantan Tengah. Korban ditemukan, Senin 21 Maret 2022 sekitar pukul 09.00 WIB.

Mayat korban ditemukan oleh warga yang sedang mencari kayu bakau menuju ke Sungai Belas, Desa Bantan Tengah. Saksi mata mengatakan, ditemukannya korban ini saat hendak menyusuri sungai mencari kayu. Namun, baru saja mendayung sampan dengan jarak 100 meter dari kejauhan melihat mayat telungkup di Sungai.

“Saksi mengatakan, saat mau mencari kayu dan menyusuri sungai, baru sekitar 100 meter mendayung sampan dari jara 30 meter saksi melihat 1 buah sampan dan 1 orang mayat posisi telungkup di dalam sungai dengan jarak 2 meter dari sampan,”ungkap AKP Buha Purba.

Ia juga mengutarakan, setelah saksi melihat adanya mayat tersebut, kedua saksi tidak berani mendekat dan justru malah memutar balik haluan sampannya. Selanjutnya saksi menginformasikan kepada warga lain serta aparat desa setempat.

Mendapat informasi itu, aparat desa Bantan Tengah langsung menghubungi Bhabinkamtibmas. Sehingga saat itu juga, perangkat desa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat menuju TKP dan membantu mengevakuasi mayat.

“Kita belum mengetahui penyebab kematian korban. Apakah karena pembunuhan atau kecelakaan karena masih dalam penyelidikan Tim Inafis Polres Bengkalis."ujarnya.

Sementara itu, menurut keterangan anak korban, Oma mengutarakan, dalam kesehariannya korban berkerja mencari kayu bakau dengan menggunakan sampan. Setiap hari menyusui Sungai Liong dan Belas untuk mengumpulkan kayu-kayu bakau dan selanjutnya dibawa ke salah satu tempat penampungan.

"Keluarga menerima kematian korban dengan tidak diproses secara hukum dan telah membuat surat penyataan menolak diproses hukum,”tutupnya.(ra)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01:26 WIB

BEDELAU.COM --Sebuah pencarian ayah berakhir di ruan.

Hukrim

Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59:37 WIB

BEDELAU.COM --Praktik dugaan perdagangan ilegal baha.

Hukrim

Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:00:07 WIB

BEDELAU.COM --Seekor kera yang masuk ke area gardu i.

Hukrim

Sabu 56,64 Gram dan 28 Cartridge Etomidate Disita dari Kamar Kos Perempuan di Pekanbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:42:39 WIB

BEDELAU.COM --Satresnarkoba Polresta Pekanbaru mengu.

Hukrim

Sasar Wisma di Pangkalan Kerinci, Polisi Ciduk Pria Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:52:26 WIB

BEDELAU.COM --Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Reso.

Hukrim

Polisi Sisir 8 THM di Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Ahad, 18 Oktober 2026 - 19:45:01 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved