Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Wakil Bupati Siak Tinjau Kelompok Tani Barokah di Koto Ringin
SIAK, BEDELAU.COM --Kampanyekan bahaya penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) pada ternak sapi, Wakil Bupati Siak, Husni Merza tinjau kelompok Jaya Barokah, di Kampung Koto Ringin, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Jumat (22/04/2022).
Husni yang didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Siak, beserta Asisten 1 dan Camat Mempura, berjalan menuju kekandang milik kelompok Jaya Barokah, disana Husni terlihat berbincang membahas managemen pemeliharaan.
Mulai dari managemen pakan yang saat ini sudah menggunakan pakan fermentasi, hingga managemen kesehatan yang diterapkan kelompok tersebut.
Dalam kunjungannya, husni juga mengingatkan peternak untuk ttp menjaga kebersihan kandang supaya sapi yang dihasilkan bisa sehat, meski sapi yang ada dikelompok ini sudah di vaksin, Husni tetap mengingatkan untuk tetap waspada, jika menemukan tanda LSD segera lapor kepada petugas.
Sejak muncul pada awal maret 2022 lalu, penyakit LSD pada ternak ini telah merugikan banyak peternak, meski tingkat kematiannya kecil, namun tampilan ternak menjadi kurang menarik akibat benjolan di seluruh anggota badan.
"Berpengaruh terhadap harga jualnya, sudah pasti menurun", kata dia.
Husni yang saat itu menggelar acara Bujang Kampung menyampaikan, kepada setiap peternak yang ada di Kampung Koto Ringin supaya bisa melaporkan jika melihat, atau ada ternak yang memiliki ciri - ciri umum, yaitu bentol di sekujur tubuh sapi, kepetugas setempat.
Dari sekitar 26085 ekor populasi sapi yang ada dikabupaten Siak, baru 2000 an ekor yang telah di vaksin, menurut Kepala Dinas Peikanan dan Peternakan, drh Hj Susilawati, Mm, belum maksimalnya proses vaksinasi disebabkan pasokan vaksin dari pusat diserahkan secara bertahap.
Sementara menunggu vaksin datang, drh Susi menjelaskan cara mencegah penularan penyakit menular itu, kata dia, virus yang msih tergolong dalam keluarga cacar ini, menjangkit ke ternak lain berkat bantuan dari serangga yang biasa mengigit ternak.
"Untuk itu baiknya kebersihan kandang harus dijaga, buat perapian d sekitar kandang untuk mmbantu mengusir serangga pembawa penyakit", kata Susi.
Tidak hanya pengasapan, peternak juga bisa melakukan penyemprotan menggunakan racun serangga, namun harus hati - hati , sebab ada kemungkinan bisa menyebabkan keracunan akibat ternak menghirup racun.
"Penyebarannya cepat sekali, karna bantuan dari serangga itu tadi, jadi selagi terjangkau oleh serangganya, ya besar kemungkinan terinfeksi" tutup Susi.
Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah
BEDELAU.COM --Musibah angin kencang yang melanda Des.
Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini
BEDELAU.COM --Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrest.
Diikuti 15.080 Pelari Se-Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor
BEDELAU.COM --Antusiasme masyarakat terhadap pelaksa.
Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang
BEDELAU.COM --Kebakaran Pasar Atas Bangkinang, Kabup.
Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat
BEDELAU.COM --Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF.
Nunggak Pajak? Warga Pekanbaru Bisa Manfaatkan Program Penghapusan Denda
BEDELAU.COM --Warga Kota Pekanbaru bisa memanfaatkan.








