Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Galian Pipa Air Bersih di Pekanbaru Makan Korban, DPRD: Jangan Lempar Tanggung Jawab!
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Galian pipa air bersih yang berada di Jalan Riau, Pekanbaru menyebabkan seorang pria tua terperosok ke dalam lubang galian tersebut.
Pria tua yang menjadi korban itu terperosok masuk ke dalam lubang proyek tersebut, tepatnya di depan Hotel Bono, Kamis (9/6/2022) pagi, sekitar jam 05.20 WIB.
"Ia saya mau ke pasar tadi belanja sekitar jam 5 lewat. Tidak ada rambu-rambu ini, ditambah tadi kabut jadi tertabrak proyek ini, saya sampai masuk ke dalam, (lubang)” kata bapak tua itu.
Beruntung, security Hotel Bono cepat membantu pria tua itu untuk keluar dari kubangan lumpur galian proyek pipa air bersih tersebut.
“Saya tenggelam di lumpur itu, cuman kepala aja keluar. Tapi dibantu security, lalu saya mandi di Hotel Bono itu tadi. Kaki aja yang luka,” sebutnya.
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Pasla mengatakan, pihak-pihak yang terlibat harus bertanggung jawab terkait permasalahan yang menyangkut keamanan masyarakat.
"Kontraktor harus memperhatikan aspek-aspek utama seperti keamanan dan juga lingkungan, dan lubang galian ini (Jalan Riau) butuh waktu lama untuk ditutup karena merupakan galian connecting. Ini harus jadi perhatian," kata Roni, Sabtu (11/6/2022).
Galian tersebut akan memakan waktu yang lama untuk ditutup dan diaspal kembali, politisi PAN ini menegaskan kontraktor harus memperhatikan keselamatan pengguna jalan.
Ia juga menyampaikan, Komisi IV DPRD Pekanbaru juga akan segera memanggil PDAM Tirta Siak, PT PP Madani, dan juga kontraktor.
"Jangan ada buang badan dan lempar tanggungjawab, PDAM Tirta Siak dan PT PP Madani di sini adalah pihak yang paling bertanggungjawab," jelasnya.
Lanjutnya, PDAM Tirta Siak dan PT PP Madani adalah pihak yang paling bertanggungjawab karena kedua perusahaan BUMD Pekanbaru ini yang memiliki pekerjaan awal sebelum dilimpahkan ke kontraktor.
Kata Roni, apabila memang adanya kontraktor yang lalai, Komisi IV DPRD Pekanbaru akan meminta pertanggungjawaban ke PDAM Tirta Siak dan PP Madani.
Dalam pemanggilan itu nantinya Komisi IV DPRD Pekanbaru akan melihat bentuk dan isi kerjasama antara PDAM Tirta Siak, PT PP Madani, dan juga Kontraktor.
"Karena PDAM Tirta Siak ini BUMD, tentu Pemko Pekanbaru punya kepentingan besar seperti penyertaan modal," pungkasnya.
Sumber: cakaplah.com
Danpos Didampingi Babinsa Padamkan Karhutla di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Kebakaran hutan dan lahan (K.
Mediasi PT KCN Belum Temukan Titik Temu, Abdul Halim Minta Waktu Pertimbangkan Tawaran Kompensasi dan Mutasi
BEDELAU.COM,PEKANBARU – Perselisihan hubungan industrial antara manajemen PT K.
Polsek Tandun dan Warga Panen Jagung di Tandun Barat Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan
BEDELAU.COM,ROKAN HULU – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digerakkan da.
Dugaan Pencabulan Anak di Meranti Terbongkar, Pria 71 Tahun Diciduk Polisi
KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Keberanian seorang a.
Erupsi Anak Gunung Krakatau Reda, Penerbangan Rute Jakarta di Bandara SSK II Kembali Beroperasi
BEDELAU.COM --Setelah sebelumnya terdampak aktivitas.
Pemuda Tembilahan Ditemukan Meninggal di Sungai Indragiri Ketika Pergi Memancing
BEDELAU.COM --BPBD Inhil bersama tim gabungan berhas.








