• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Pos Gizi Ada Di 9 Provinsi Se Indonesia, Inovasi LKC Dompet Dhuafa Cegah Stunting

Redaksi

Senin, 06 Februari 2023 21:16:46 WIB
Cetak
Pos Gizi Ada Di 9 Provinsi Se Indonesia, Inovasi LKC Dompet Dhuafa Cegah Stunting

JAKARTA,BEDELAU.COM --Hari Gizi Nasional (HGN) tiap tahun diperingati setiap tanggal 25 Januari, tahun ini HGN mengusung tema “Protein Hewani Cegah Stunting”. Kementerian Kesehatan RI menjelaskan bahwa sekitar 23% bayi baru lahir mengalami stunting disebabkan ibu hamil mengalami kekurangan gizi dan anemia. Kemudian, setelah lahir angka kejadian stunting meningkat secara signifikan pada usia 6-23 bulan sebesar 1,8 kali atau menjadi 37% disebabkan kurangnya asupan protein serta pola asuh makan (parenting) yang tidak tepat. Hal ini sejalan dengan hasil Studi Kasus Gizi Indonesia (SSGI) 2021 yang menunjukkan bahwa 47,5% Baduta (Bawah Dua Tahun) 6-23 bulan belum mengonsumsi makanan gizi seimbang, khususnya protein

Selain permasalahan kurangnya asupan protein dan pola asuh, hingga kini permasalahan gizi di Indonesia masih terbilang kompleks. Ada tiga beban utama yang menjadi perhatian khusus pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi masalah gizi, yaitu stunting, wasting (kekurangan gizi) dan overweight (kelebihan gizi). Dilansir dari SSGI tahun 2021, ketiga beban tersebut mempunyai prevalensi yang cukup besar meski angkanya telah menurun dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).

Penjabaran penurunan data tersebut terbilang sebagai berikut, stunting dari 30,8% menjadi 24,4%, wasting dari 10,2% menjadi 7,1% dan overweight 8% menjadi 3,8%. Dari ketiga hal tersebut, prevalensi stunting menjadi yang terbesar. SSGI mencatat satu dari empat atau sekitar lima juta anak Indonesia mengalami stunting.

Sebagai upaya menangani permasalahan gizi di Indonesia, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa melalui kolaborasi pentahelix menggulirkan berbagai program dan kegiatan.

"Salah satunya upaya LKC Dompet Dhuafa dalam pencegahan stunting ialah melalui program Pos Gizi, program ini merupakan salah satu inovasi gizi untuk mencegah stunting dengan sebuah pendekatan yang memungkinkan perubahan perilaku gizi yang baik," ujar drg. Martina Tirta Sari selaku Kepala LKC-DD Pusat dalam keterangan rilisnya (Kamis, 02/02/2023).

Lebih lanjut drg. Martina menjelaskan sepanjang tahun 2022 LKC-DD telah melangsungkan program Pos Gizi di 11 titik yang tersebar di 9 provinsi di Indonesia. Aceh, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan 3 titik di Jawa Barat.

"Sebelas titik ini telah berhasil mampu memulihkan anak-anak kurang gizi yang diidentifikasi di dalam masyarakat, memungkinkan keluarga mempertahankan status gizi anak di rumah masing-masing secara mandiri, dan mencegah kekurangan gizi pada anak-anak yang akan lahir kemudian dalam masyarakat," tutur drg. Martina.

Pos gizi mengajarkan 4 hal penting bagi masyarakat, diantaranya perilaku pemberian makan, pengasuhan anak, kebersihan lingkungan dan pribadi serta mencari pelayanan kesehatan.

Hasil intervensi program pos gizi menampilkan angka sebesar 82% keberhasilan atau tingkat kelulusan anak pada Program Pos Gizi LKC Dompet Dhuafa. Peserta pos gizi dinyatakan lulus apabila setelah dilakukan intervensi anak mengalami kenaikan berat badan rata-rata dari 600-800 gram

 

TENTANG DOMPET DHUAFA

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Menapaki perjalanan tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi,  sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Untuk Informasi press release, dapat menghubungi :

U.P : Corcom Dompet Dhuafa, Bani (+6285827253243), Fatzry (+6282122182919)

Public Relation Dompet Dhuafa

Philanthropy Building

Jl. Warung Jati Barat No.14

Jakarta Selatan 12540

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:13:20 WIB

BEDELAU.COM, PIDIE JAYA – Gerakan kepedulian sosia.

Nasional

Puluhan Triliun Denda Sawit Dalam Kawasan Hutan Mengalir ke Pusat, Daerah Penghasil Gigit Jari?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:30:32 WIB

BEDELAU.COM --Ada ironi besar dalam penertiban kawas.

Nasional

Nota Diplomatik, Langkah Terakhir Malaysia Hadapi Asap dari Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:27:35 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Malaysia menyebut pengirima.

Nasional

Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:49:45 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah berencana mulai menyalurkan.

Nasional

BBM Katanya Aman, Rakyat Malah Mengantre 3 Jam! Ombudsman Bongkar 4 Biang Kerok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:47:44 WIB

BEDELAU.COM --Bayangkan menghabiskan tiga jam hanya .

Nasional

Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional

Ahad, 11 Oktober 2026 - 19:03:15 WIB

BEDELAU.COM --Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved