Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Komitmen Sebagai Prodi Penyokong Kebudayaan Riau
Prodi Pendidikan Bahasa Melayu Unilak Kantongi Akreditasi
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Setelah mendapatkan izin untuk berdiri oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Teknologi Indonesia tertanggal 2 November 2022 yang lalu, Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu terus mengejar standarisasi dalam operasionalnya.
Program Studi di bawah naungan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Lancang Kuning ini telah pula mengantongi akreditasi operasional dengan kriteria "Baik". Akreditasi ini merupakan wujud komitmen Universitas Lancang Kuning dalam menjadikan Prodi Pendidikan Bahasa Melayu sebagai salah satu program studi yang nantinya akan menjadi harapan dan laluan bagi masyarakat Riau untuk menimba ilmu dibidang Budaya Melayu.
Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum mengungkapkan dengan telah mengantongi akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ini diharapkan dapat menepis keraguan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di prodi baru tersebut. Sebab akreditasi menjadi salah satu legalitas yang harus dipenuhi oleh lembaga pendidikan terlebih perguruan tinggi.
"Selain syarat wajib yang harus kami penuhi, akreditasi ini diharapkan dapat menepis keraguan masyarakat akan prodi yang baru didirikan ini. Jadi ini adalah komitmen Unilak yang selalu kami jaga dan gaungkan untuk terus mengejar kualitas dan kuantitasnya," jelas Rektor yang merupakan profesor bidang kajian budaya tersebut.
Sementara Dekan FIB Unilak, M. Kafrawi, S.S., M.Sn mengungkapkan, bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu didirikan atas jawaban akan pentingnya dan perlunya pendidik atau guru dibidang Budaya Melayu di Provinsi Riau. Ini sejalan dengan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 5 Tahun 2018 yang jelas menjadikan mata pelajaran Muatan Lokal Budaya Melayu Riau menjadi mata pelajaran wajib di sekolah-sekolah tingkat SD, SMP dan SMA sederajat.
"Ini adalah jawaban dari yang sering dikeluhkan di lapangan. Bahwa di Riau belum ada guru khusus yang memiliki keilmuan dan kesarjaan bidang budaya Melayu. Maka prodi ini nantinya akan menempa guru-guru dengan keilmuan bahasa dan budaya Melayu dengan lulusan sarjana pendidikan," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, ditahun ini Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu menerima mahasiswa baru. Penerimaan ini telah dibuka sejak beberapa bulan yang lalu dan akan berakhir pada 19 Agustus 2023 mendatang. Selain dapat mendaftar di kampus Unilak langsung, pendaftaran dapat juga dilakukan secara online melalui www.unilak.ac.id.
SMKN 1 Bandar Laksamana Raih Juara 1 dari 6 Sekolah Yang Ikut Perlombaan Musikalisasi Puisi Tingkat Kecamatan
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Prestasi membanggakan ditore.
80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Kunjungi Unilak, Pelajari Tata Kelola Administrasi Modern
BEDELAU.COM --Guna memperkuat pemahaman seputar tata.
Dosen FH Unilak Edukasi Warga Agrowisata tentang Perkawinan Tidak Tercatat
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Persoalan perkawinan masih m.
Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Unilak Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Agrowisata
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyar.
Dosen FEB Universitas Lancang Kuning Gelar Pelatihan PPh Pasal 21 bagi Siswa SMKS Korpri Duri
BEDELAU.COM --Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis .
Penguatan Kompetensi Guru SMK 5 Agustus dalam Menyusun Buku Ajar Digital Berbasis AI
BEDELAU.COM --Transformasi digital yang semakin pesa.








