• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Bengkalis

Mahasiswa KKN UNRI Taja Pelatihan Eco Enzyme-Ecoprint di Sungai Alam

Redaksi

Sabtu, 05 Agustus 2023 14:31:54 WIB
Cetak
Mahasiswa KKN UNRI Taja Pelatihan Eco Enzyme-Ecoprint di Sungai Alam
Mahasiswa kuliah kerja nyata KKN UNRI 2023 melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan Eco Enzyme dan Ecoprint di Desa Sungai Alam.(sukardi)

BENGKALIS,BEDELAU.COM—Rangkaian kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa Universitas Riau (UNRI) sedang berlangsung di wilayah Kecamatan Bengkalis. Setidaknya, mahasiswa dan mahasiswi UNRI ini berupaya melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan Eco Enzyme dan Ecoprint  di Desa Sungai Alam, Jumat (4/8/2023).

Kegiatan yang ditaja puluhan mahasiswa KKN UNRI ini diikuti seluruh pengurus PKK Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis. Mahasiswa melaksanakan pelatihan berupa pemanfaatan sampah organis atau dari sisa makanan menjadi cairan, yang bisa dijadikan pupuk atau disebut Eco Enzyme.

Menariknya lagi, dari pelatihan tersebut, peserta KKN begitu akrab dengan pemerintah dan ibu-ibu PKK setempat. Satu persatu tata cara dan praktek mereka lakukan, agar mudah dipahami oleh peserta pelatihan.

Nofy Rahma Kharani, salah seorang mahasiswa KKN kepada media mengatakan, kegiatan pelatihan yang terlaksana di Desa Sungai Alam, terdapat pelatihan dalam bentuk program ramah lingkungan. Selain program kerja KKN kegiatan pelatihan berkaitan dengan Eco Ensyme.

Lebih lanjut Nofy Rahma menjelaskan, yang dimaksud Eco Enzyme adalah cairan alami sebaguna yang merupakan hasil fermentasi dari gula, sisa kulit buah atau sayuran segar dan juga air, serta  pelatihan Ecoprint yang merupakan teknik pewarnaan alami menggunakan bahan yang berasal dari alam seperti dedaunan, batang atau bagian lain dari tumbuhan, yang warnanya akan ditransfer ke kain dengan menggunakan teknik khusus.

Sementara itu, untuk pembuatan ecoprint, sambungnya, media penghubung terbuat dari bahan dan alat sederhana. Dengan metode fiksasi, warna akan diikat di kain agar tidak mudah luntur. Ecoprint dapat menjadi curahan ide, kreatifitas, maupun usaha menarik yang dapat ditekuni.

Kemudian, sambungnya lagi, masyarakat bisa memanfaatkan bahan lokal untuk dimanfaatkan sebagai Ecoprint. Kemudian Manfaat yang dihasilkan dari cairan Eco Enzyme sendiri antara lain, sebagai hand sanitaizer, sebagai pupuk organik, mencuci piring, mencuci pakaian, mencuci rambut, obat kumur, hingga untuk menyembuhkan luka-luka.

“Kami mahasiswa KKN ini juga sudah melakukan program kerja kami  ini antara lain Cegah Stunting dengan gizi seimbang dengan membuat penganan dari ikan dan di bagikan kepada kegitan Posyandu untuk anak anak,mengajar di sekolah dasar serta kegiatan perlombaan pada Hari Anak Nasional. Disana kami mengajar di SMP dan sekolah yang ada di desa. Selanjutnya, membantu pengurusan izin UMKM Mie Sagu,Pembuatan Budidamber (Budi Daya Ikan dalam Ember) di pesantren Madani, dan pelatihan hari ini,serta ada kegiatan lain yang akan kami lakukan,”ungkap gadis yang akrab disapa Rani ini.

Ia juga menjelaskan, melalui kegiatan yang terlaksana mahsiswa KKN UNRI berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat dan juga dapat mengasah potensi masyarakat dengan barang barang, yang sifatnya lokal saja.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat dan juga dapat mengasah potensi masyarakat dengan barang barang, yang sifatnya lokal saja,”timpal Ketua     Kelompok KKN UNRI 2023, Regi kepada media ini.

Menurut Regi lagi, dirinya turut menyampaikan permohonan maaf kepada ibu-ibu PKK, seyogyanya salah satu dosen UNRI, sudah ke kantor desa bersama mahasiswa sejak pagi, namun dikarenakan ada urusan, yang tak bisa ditunda, terpaksa harus pulang kembali ke Pekanbaru.

“Kami menyampaikan permohonan maaf juga kepada ibu-ibu PKK dan peserta, dimana salah seorang dosen terbaik kami, bapak Ir.Elizal,M.Sc sudah ke desa dan ke kantor desa bersama kami sejak pagi, namun  karena ada hal mendadak harus pulang kembali ke Pekanbaru, jadi kami tidak dapat bersama-sama ikut dalam pelatihan ini,”tutur Regi.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Desa Sungai Alam, Samsidar mengatakan, pelatihan yang digagas mahasiswa KKN UNRI Tahun 2023 bekerjasama dengan PKK desa. Tujuan diselenggarakan pelatihan ini, untuk memanfaatkan sisa sampah organik yang nantinya akan di olah menjadi Eco Enzyme.

Samsidar mengatakan, Eco Enzyme adalah cairan alami sebaguna yang merupakan hasil fermentasi dari gula, sisa kulit buah atau sayuran segar dan juga air.

“Seperti kita ketahui, sampah organik menjadi salah satu problematika bagi ibu rumah tangga, khususnya di desa kita  ini, maka dari itu melalui pelatihan yang memperhatikan asas ramah lingkungan, tentunya sangat bermanfaat nantinya bagi kita semua,”kata Ketua TP-PKK Desa Sungai Alam yang ramah senyum ini.

Dikatakannya lagi, kehadiran mahasiswa KKN ini tentunya sangat diapresiasi oleh pengurus PKK dan masyarakat desa Sungai Alam, dalam rangka belajar dan berkreasi memanfaatkan barang-barang yang tadinya tidak bisa digunakan, namun bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Tentunya saja, kami dari pengurus dan masyarakat dapat belajar dan mengolah barang barang yang tadinya di buang begitu saja yang dianggap tidak berguna dapat kami manfaatkan bersama pengurus dan masyarakat nantinya, kita akui desa kita ini belum mempunyai sarana prasarana tempat pengolahan sampah organik,”tutupnya dengan nada datar disambut tepuk tangan dari mahasiswa KKN dan peserta yang hadir.(ra) 
 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Wako Pekanbaru Buka Seminar Internasional Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak

Jumat, 24 April 2026 - 21:32:20 WIB

BEDELAU.COM --Walikota Pekanbaru yang juga alumni Un.

Pendidikan

Buka Wawasan Perguruan Tinggi, Siswa SMA AS-SHOFA Kunjungi Kampus Unilak

Selasa, 21 April 2026 - 18:05:35 WIB

BEDELAU,COM -- Guru dan siswa kelas XI SMA Ashofa me.

Pendidikan

Puluhan Dosen Unilak Raih Pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemdiktisaintek 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:49:45 WIB

BEDELAU.COM --Universitas Lancang Kuning Riau (Unila.

Pendidikan

Bukan omon omon Disdik Riau Terbitkan SE: Sekolah Dilarang Keras Tahan Ijazah Siswa dengan Alasan Apa Pun

Rabu, 15 April 2026 - 19:39:59 WIB

BEDELAU.COM --Disdik Riau secara resmi, Rabu (15/4) .

Pendidikan

FK Unri Luncurkan 5 Prodi Dokter Spesialis Baru

Kamis, 02 April 2026 - 20:13:31 WIB

BEDELAU.COM --Fakultas Kedokteran Universitas Riau (.

Pendidikan

Beasiswa SDM Sawit 2026 Dibuka, Ini Tips Lolos dari Penerima Tahun Lalu

Rabu, 01 April 2026 - 17:21:59 WIB

BEDELAU.COM --Kabar baik bagi anak-anak petani dan p.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemindahan Jekson Sihombing ke Nusakambangan Disorot
25 April 2026
DPR Murka! Modus Baru Debt Collector Ancam Nyawa Publik Tanpa Ampun
25 April 2026
Kemarau 7 Bulan Mengintai! Riau Jadi Alarm Bahaya Karhutla Nasional 2026
25 April 2026
Riau Nyatakan Perang terhadap Narkoba, Satgas Terpadu Dikerahkan Serentak
25 April 2026
Lima Pengedar dan Penikmat Perusak Saraf di Pinggir Bengkalis Diringkus Polisi
25 April 2026
Penanganan Banjir di Pekanbaru Butuh Dukungan Pemprov dan Pemerintah Pusat
25 April 2026
Negosiasi Tarik Mobil Berujung Ricuh, Pria di Pekanbaru Dikeroyok Diduga Debt Collector
25 April 2026
Wako Pekanbaru Buka Seminar Internasional Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak
24 April 2026
Kas Negara Kritis Cuma Sisa 120 Triliun? Menkeu Purbaya Bongkar Fakta
24 April 2026
Gunakan Gagang Sendok Buka Borgol, Tahanan Kejari Inhil Coba Melarikan Diri Usai Sidang
24 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 2 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 3 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 4 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 5 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 6 Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan
  • 7 Berkas Ijazah Palsu Lengkap, Anggota DPRD Pelalawan Langsung Ditahan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved