Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Pembuatan Pupuk Lindi Di Sekolah Al Ittihad Pekanbaru
BEDELAU.COM --Saat ini, persoalan sampah sudah menjadi isu yang sangat serius yang harus diatasi oleh pemerintah maupun masyarakat, terutama dalam menjaga kelestarian dan kesehatan lingkungan. Sampah ini dihasilkan dari berbagai aktivitas, seperti di rumah, sekolah, kantor, pasar, terminal, pelabuhan, jalan dan tempat lainnya. Sumber sampah yang terbanyak dari pemukiman dan pasar tradisional. Sampah pasar khusus seperti sayur mayur, pasar buah atau pasar ikan, jenisnya relatif seragam, sebagian besar (96%) berupa sampah organik sehingga lebih mudah ditangani (Ansyori et al., 2021). Pada saat ini hamper semua teknik pengelolaan sampah organik belum dilakukan dengan baik dan masih banyak masyarakat yang membuangnya ke lahan kosong, salurah air, atau dibakar. Padahal, sampah organik jika bisa dikelola dengan baik dapat sangat bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi (A R Tolangara, Sundari, Suparman, 2020).
Telah menjadi kesepakatan semua masyarakat Indonesia maupun Internasional tentang pentingnya menjaga kelestarian bumi dari kerusakan guna kelangsungan hidup manusia (Keraf, S, 2014). Salah satu penyumbang timbulan sampah tersebut adalah sekolah. Dimana sekolah sudah mulai aktif menjalankan proses belajar mengajar setelah melewati pandemic covid 19. Salah satu sekolah adiwiyata di Pekanbaru yang peduli mengenai sampah dan pengolahannya dalah sekolah Al Ittihad, yang terletak di Komplek Masjid Al-Ittihad Kel. Lembah Damai, Kec. Rumbai Pesisir. Sekolah Al-Ittihat adalah salah satu sekolah unggulan yang ada di Pekanbaru. Sehingga, sekolah sangat memperhatikan lingkungannya. Tercermin dari keseriusan sekolah dalam mengelola sampah melalui bank sampah. Sekolah ini sudah memiliki bank sampah sendiri di bawah binaan bank sampah induk Universitas Lancang Kuning yang terdapat di Pekanbaru.
Pengabdian ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 31 Juli 2023. Pengabdian ini dilaksanakan di Sekolah Al Ittihad Pekanbaru. Peserta pelatihan sebanyak 17orang siswa SMA, pengabdian ini berjalan dengan lancar dan seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik. Dalam kegiatan pengabdian ini, peserta diberikan kuesioner sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan. Hasil kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai pembuatan pupuk yang cukup signifikan. Pihak sekolah juga sangat mendukung kegiatan pengabdian ini, sehingga dengan dukungan seluruh pihak menjadikan pengabdian berjalan dengan baik dan sukses. Pihak sekolah juga meminta agar pengabdians eperti ini tetap dilakukan, karena kegiatan ini dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan siswa.*
SMKN 1 Bandar Laksamana Raih Juara 1 dari 6 Sekolah Yang Ikut Perlombaan Musikalisasi Puisi Tingkat Kecamatan
BENGKALIS, BEDELAU.COM--Prestasi membanggakan ditore.
80 Siswa SMKN 1 Pekanbaru Kunjungi Unilak, Pelajari Tata Kelola Administrasi Modern
BEDELAU.COM --Guna memperkuat pemahaman seputar tata.
Dosen FH Unilak Edukasi Warga Agrowisata tentang Perkawinan Tidak Tercatat
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Persoalan perkawinan masih m.
Dosen Ilmu Lingkungan Pascasarjana Unilak Dorong Pemanfaatan Lahan Pekarangan di Kelurahan Agrowisata
PEKANBARU,BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyar.
Dosen FEB Universitas Lancang Kuning Gelar Pelatihan PPh Pasal 21 bagi Siswa SMKS Korpri Duri
BEDELAU.COM --Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis .
Penguatan Kompetensi Guru SMK 5 Agustus dalam Menyusun Buku Ajar Digital Berbasis AI
BEDELAU.COM --Transformasi digital yang semakin pesa.








