• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pemerintahan

4 Hal Terkait Upaya dan Kendala Pemerintah Bangun Lumbung Pangan di NTT

Redaksi

Selasa, 23 Februari 2021 18:46:30 WIB
Cetak
4 Hal Terkait Upaya dan Kendala Pemerintah Bangun Lumbung Pangan di NTT

BEDELAU.COM --Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021) pagi. Salah satu tujuannya kali ini adalah meninjau lumbung pangan atau food estate di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah.

Ada sejumlah alasan yang membuat Jokowi memilih Sumba Tengah untuk dibangun lumbung pangan, yaitu melihat angka kemiskinan yang cukup tinggi.
 
"Kenapa di kerjakan di NTT, khususnya di kabupaten Sumba Tengah? Karena memang kita harus ngomong apa adanya Pak Bupati, Pak Gubernur, data yang saya miliki 34 persen kemiskinan ada di sini," jelas Jokowi usai meninjau langsung Food Estate di Kabupaten Sumba Tengah NTT, Selasa (23/2/2021).
 
Namun, satu yang kini menjadi tantangan Jokowi dalam membangun lumbung pangan di Sumba Tengah, yaitu kurangnya pasokan air.
 
Lantas, hal apa yang akan dilakukan pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut? Berikut sejumlah hal di balik alasan Jokowi membuat lumbung pangan di Sumba Tengah, NTT dihimpun Liputan6.com:
 
Angka Kemiskinan di NTT Cukup Tinggi

 

Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah akan menjadi lokasi dibangunnya food estate atau lumbung pangan yang menjadi program jangka panjang pemerintah untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 
 
Ada pun alasan Jokowi mengapa memilih Sumba Tengah lantaran 34 persen angka kemiskinan di Indonesia berada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini diungkap Jokowi dihadapan Pak Gubernur dan Bupati setempat saat meninjau langsung lokasi hari ini, Selasa (23/2/2021).
 
Belum lagi, lanjut Jokowi, panen padi yang ada di Sumba Tengah hanya terjadi setahun sekali. Untuk itu, pemerintah membangun food estate agar dalam setahun dapat dua kali panen yakni, padi dan jagung atau kedelai.
 
Pasokan Air Kurang
 
Kurangnya pasokan air disebut Jokowi akan menjadi salah satu kendala meski lumbung pangan telah dibangun. Untuk itu pihaknya berencana membangun bendungan untuk mengatasi masalah tersebut. 
 
"Saya sudah perintahkan Pak Menteri PU tadi untuk dilihat kemungkinan dibangun waduk atau bendungan kemudian tambahan untuk embung dan juga sumur bor," ujarnya.
 
"Dikuti dengan nanti Kementerian Pertanian untuk membantu kekurangan-kekurangan alsintan, traktor terutama di sini sangat dibutuhkan sekali," sambung Jokowi.
 
Saat ini food estate di Sumba Tengah baru seluas 5.000 hektare dimana 3.000 hektare ditanam padi dan sisanya ditanam jagung. Jokowi memastikan pemerintah akan memperluas lahan food estate menjadi 10.000 hektare.
 
"Saya meyakini food estate yang ada di Kalimantan Tengah, food estate yang ada di Sumatera Utara dan food estate yang ada di NTT ini akan bisa kita membangun sebuah ketahanan pangan yang baik untuk negara kita," tutur Jokowi.
 
Akan Dibangun Bendungan
 
ketersediaan air, seperti diungkap di awal pembahasan, menjadi salah masalah pengelolaan lumbung di Sumba Tengah, NTT. Padahal, menurut Jokowi, oleh pemerintah telah dibangun sumur bor serta embung yang cukup besar untuk menampung pasokan air.
 
Nyatanya, ketersediaan air untuk mengelola dinilai masih kurang dan belum cukup. Karenanya pemerintah berniat untuk membangun sumber air lain untuk mengatasi persoalan tersebut.
"Tadi Pak Bupati masih minta tambah lagi, Pak Gubernur (NTT)  juga minta dibuatkan satu bendungan untuk di Kabupaten Sumba Tengah dan sekitarnya," ujarnya.
 
Terkait hal ini, Jokowi pun telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk mengkaji kemungkinan dibangunnya waduk atau bendungan di Sumba Tengah.
 
Akan Disediakan Traktor
 
Selain itu, Jokowi juga meminta Kementerian Pertanian membantu menyediakan alat mesin pertanian (alsintan).
 
"Saya sudah perintahkan tadi Pak Menteri PU untuk dilihat kemungkinan dibangun waduk atau bendungan, kemudian tambahan untuk embung dan juga sumur bor. Diikuti nanti Kementerian Pertanian untuk membantu alsintan, traktor terutama di sini sangat dibutuhkan sekali," jelasnya.
 
Saat ini, Indonesia memiliki tiga lokasi food estate yang terletak di Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, dan Kabupaten Sumba Tengah NTT. Jokowi berharap kehadiran food estate tersebut dapat membangun ketahanan pangan nasional.
 
"Saya rasa kalau ini kita kerjakan, saya yakin food estate yang ada di Kalteng, food estate yang ada di Sumut dan juga food estate yang ada di NTT ini akan bisa kita membangun ketahanan pangan yang baik untuk negara kita dan nanti akan kita fotocopy untuk juga di provinsi yang lain yang memiliki kesiapan," tutur Jokowi.
 
Sumber: [liputan6.com]


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pemerintahan

Sambut 1 Muharam 1448 H, Bupati Asmar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Bijak Bermedia Sosial

Senin, 15 Juni 2026 - 10:30:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Bupati Kepulauan Mer.

Pemerintahan

Hidayat Pimpin KONI Meranti Periode 2026-2030, Wabup Muzamil Tekankan Kekompakan dan Prestasi

Senin, 15 Juni 2026 - 10:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Musyawarah Olahraga .

Pemerintahan

CKG, Dedi Syafrizal : Langkah Positif dan Nyata Meningkatkan Kualitas Kesehatan

Rabu, 06 Mei 2026 - 16:00:00 WIB

BENGKALIS, BEDELAU.COM--Pejabat (Pj) Kepala Desa bes.

Pemerintahan

Melalui Infaq Masjid, Yayasan Permata Bunda Santuni 63 Orang Anak Yatim. UPZ Kecamatan Serah Bantuan Buat 20 Orang Kaum Duafa'

Ahad, 15 Maret 2026 - 14:00:00 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Menjelang hari raya .

Pemerintahan

Bupati Meranti–Pelindo Teken MoU, Perkuat Layanan Pelabuhan dan Siapkan “Mudik Aman 2026”

Senin, 02 Maret 2026 - 12:41:00 WIB

KEPULAUAN RIAU, BEDELAU.COM-- Bupati Kepulauan Meran.

Pemerintahan

Sinergi Pemkab dan Swasta, Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan Sepanjang 1,8 Km

Rabu, 04 Maret 2026 - 12:41:21 WIB

KEPULAUAN MERANTI, BEDELAU.COM--Asmar, Bupati Kepula.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Diusulkan Masuk PSN, Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan Segera Ditata
16 Juni 2026
Hilang Diduga Dicuri, Dishub Pekanbaru Tutup Bak Kontrol dengan Coran Semen
16 Juni 2026
Polres Rokan Hilir Ungkap Pencurian Hiolo Senilai Rp150 Juta di Kelenteng Hai Cuking
16 Juni 2026
Sudah 225 Siswa Belajar di Tiga Sekolah Rakyat Riau
16 Juni 2026
Kisah Cinta Berujung Borgol, Pasangan Ini Simpan Sabu Puluhan Gram
16 Juni 2026
Viral! Aksi Heroik Polisi di Rohul Selamatkan Ibu Hamil Korban Kecelakaan
16 Juni 2026
Ribuan Warga Susuri Danau Bandar Kayangan dalam Jalan Sehat HUT ke-242 Pekanbaru
16 Juni 2026
Rp49,80 Triliun Disiapkan, Program LPDP hingga Sekolah Rakyat Jadi Prioritas
15 Juni 2026
Senat Universitas dan Panitia Pilrek Rawan Tabrak Statuta Baru
15 Juni 2026
Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Hadir di 4 Lokasi
15 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS
  • 2 Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah
  • 3 Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini
  • 4 Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar, Dr. Mohammad Naim dari Pakistan Sampaikan Kultum Inspiratif
  • 5 SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Ardianti : Diberlakukannya Komponen TKA Pembeda Utama Pelaksana SPMB Tahun Lalu
  • 6 Harga Sawit Dunia Naik, Tapi TBS Petani Ambruk! Kementan Bongkar Biang Keroknya
  • 7 Jalan Rambutan Pekanbaru Mulai Diperbaiki, Agung Nugroho: Dikebut Maksimal

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved