Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Ditentang DPRD, Pemko Pekanbaru Masih Swastanisasi Pengelolaan Sampah?
BEDELAU.COM --Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengisyaratkan dua opsi untuk pengelolaan sampah di tahun 2025. Tapi, opsi yang paling mungkin dilakukan adalah swastanisasi seperti yang dilakukan beberapa tahun belakangan.
Pada satu kesempatan, Indra Pomi menyebut, jasa angkutan sampah tahun 2025 akan mulai dilelang pada Desember depan. Sebelum 1 Januari, proses lelang hingga penandatanganan kontrak telah selesai dilakukan.
Menanggapi itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Zulfan Hafiz menyayangkan langkah Pemko yang tidak melanjutkan rencana pengelolaan sampah melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang sempat didukung oleh Penjabat (Pj) Walikota.
"DPRD baru semalam terbentuk AKD, memang minggu besok kita mau hearing terutama dengan DLHK dan juga DPRD yang ada di komisi 4 terkait permasalahan sampah," ungkap Zulfan, Kamis (14/11/2024).
Ia menyatakan sangat mendukung gagasan PJ Walikota untuk mengubah pengelolaan sampah ke BLUD.
"Sebenarnya langkah PJ mau di BLUD persoalan sampah kita mendukung 100 persen. Tapi hari ini dengan adanya pernyataan bahwa ini mau dilelang oleh pihak ketiga, kita sangat menyayangkan kenapa, seharusnya pemerintah kota evaluasi," tegasnya.
Kata Zulfan, pengelolaan sampah oleh pihak ketiga selama ini dinilai belum memberikan hasil yang optimal. Menurutnya, pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pihak ketiga harus di evaluasi, karena kondisi yang tidak ada perubahan sama sekali.
"Seharusnya pemko jangan tergesa-gesa melakukan pelelangan, harus nya dari awal sudah di siapkan walaupun kemaren sudah ada pelantikan UPTD persoalan BLUD tapi ini prosesnya terlalu lama, kalau bisa disegerakan. Kalau bisa nanti persoalan sampah ini dikerjakan swakelola, itu harapan kita," katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan DPRD akan meminta data anggaran DLHK serta retribusi yang diperoleh dari pengelolaan sampah selama ini.
"Kita ingin tau dari DLHK anggaran seperti apa, kita buka semua. Berapa untuk pihak ketiga dan retribusi selama ini berapa pemasukan, kita ingin tahu semuanya. Dengan tahu data itu semua, baru bisa kita up apa yang harus kita lakukan, penting agar tidak terjadi kebocoran anggaran atau pungli," jelasnya.
Ia menambahkan salah satu fungsi utama DPRD adalah melakukan pengawasan terhadap kebijakan yang diambil pemerintah.
"Fungsi kita pengawasan, yang memberikan kebaikan untuk daerah kita dorong, kalau ini tidak bagus pasti kita minta kepada pemerintah jangan dilakukan. Makanya dari komisi 4 nanti seperti apa, saya rasa pasti tidak merekomendasikan untuk di lelang lagi, karena banyak buruk nya, tak ada bagus nya, kalau bagus pasti Pekanbaru bersih," pungkasnya.**
Sumber: cakaplah.com
Isu Plt Gubri Terbang ke Jakarta Usai Abdul Wahid Dipindahkan, Ini Kata Pemprov Riau
BEDELAU.COM --Menanggapi isu yang menyebutkan Pelaks.
Pemko Pekanbaru bersama Bulog Salurkan Bantuan Beras dan Minyak untuk 63 Ribu Warga
BEDELAU,COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, ber.
Sinergi Warga dan BKSDA Selamatkan Anak Harimau Kelaparan di Pelalawan
BEDELAU.COM --Kabar menggembirakan datang dari pelos.
Diskon Gila-Gilaan! Beras, Minyak, Hingga Daging Murah Meriah di TVRI Pekanbaru
BEDELAU.COM --- Masyarakat Kota Pek.
Dishub Bengkalis Terapkan Boking Tiket Online Penyeberangan Bengkalis-Pakning
BEDELAU.COM --Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis .
Abdul Wahid dan Arief Setiawan Masuk Rutan Pekanbaru, Dani Nursalam di Lapas
BEDELAU, OOM --Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemb.








