• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Pekanbaru

Ketua KNPI Riau Kritik Pola OTT KPK, Larshen Yunus: "Terkesan Main Kucing-Kucingan

Redaksi

Selasa, 03 Desember 2024 23:13:15 WIB
Cetak
Ketua KNPI Riau Kritik Pola OTT KPK, Larshen Yunus:

BEDELAU.COM --Pasca dilakukannya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Para Pejabat di Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Menyampaikan Kritikannya kepada Para Penyidik KPK.

"Kritik Pedas dari Induk Organisasi KNPI terhadap Pola Kucing-Kucingan Para Penyidik KPK RI di Lapangan"

Pasalnya, acap kali Lembaga Anti Rasuah itu melakukan Operasi Senyap tanpa mempertimbangkan semangat Keterbukaan Publik.

"Kalau Target Operasi (TO) sebelum ditangkap okelah main Senyap, namun selanjutnya ketika sudah berhasil dilakukan OTT, alangkah baiknya Para Penyidik KPK jangan main sembunyi-sembunyi. Jangankan terhadap Masyarakat, Awak Media saja mereka terkesan Anti. Tim Investigasi DPD KNPI Provinsi Riau melihat, betapa Noraknya Para Penyidik KPK itu! seharusnya mereka berteman dengan Para Wartawan yang ingin Mengabadikan Foto dan Video, ini justru main sembunyi-sembunyi, Kucing-kucingan seperti kurang kerjaan. Norak kali gayanya. Kalau orang Medan bilang, Patentengan Gaya si Baluhap itu. Korupsi ini ibarat Kompeni di Zaman Belanda dulu. Harus semua yang Memeranginya. Barulah angkat kaki para Serdadu Belanda itu. Tapi kalau polanya tetap seperti ini, yang ada KPK hanya Lips Service belaka!" kesal Larshen Yunus.

Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu katakan lagi, bahwa Perilaku Korupsi harus di Ibaratkan seperti para Penjajah dimasa Lampau. Keterlibatan semua Masyarakat harus dilakukan. Bukan hanya KPK, Aktivis dan Wartawan juga punya andil dalam Berperang terhadap Kasus Korupsi. Ini justru teman-teman Wartawan mau mengambil Gambar saja pake acara di halang-halangi. Jijik kali Lihat KPK ini. Macam betul aja gayanya.

"Coba anda bayangkan!!! Praktek Norak seperti ini kerap dilakukan oleh Penyidik KPK. Setelah target di OTT, mereka terkesan menutup diri. Dibawanya Target ke Mapolresta Pekanbaru, setelah itu Pagar ditutup, Awak Media ataupun Para Wartawan dilarang Masuk. Model seperti ini harus segera kita Luruskan. Karena semangat dalam Pemberantasan Korupsi harus dilakukan secara bersama-sama. Bukan Macam Pulut seperti yang dilakukan petugas KPK itu" ungkap Larshen Yunus, yang juga diketahui sebagai Kandidat Kuat Calon Ketua Umum (Caketum) DPP KNPI pada Kongres Pemuda di Akhir tahun 2025 yang akan datang.

Hingga berita ini diterbitkan, Selasa (3/12/2024) Ketua Larshen Yunus tegaskan sekali lagi, agar kedepannya Para Pimpinan KPK dapat melakukan Evaluasi terhadap Kondisi dan Operasi dilapangan. Boleh-boleh saja kita jaga hal yang Privasi, tapi jangan terlalu Dominan. Karena kasus seperti ini bersifat Ekstra Ordinery. Semua pihak harus dilibatkan. Ini sudah jelas ditangkap OTT, pakai Masker pula mereka itu. Bagaimana bisa menimbulkan Efek Jera kalau seperti ini. Wallahuallam Bissawab.

"InshaAllah secepatnya kami dari DPP KNPI, DPD KNPI Provinsi Riau maupun dari DPP GARAPAN, selaku Relawan Garis Keras Prabowo Gibran akan Menyampaikan Surat Resmi kepada Ketua dan Para Pimpinan beserta Komisioner KPK RI, Dewan Pengawas (Dewas) KPK RI, Sekretariat Negara (Setneg) dan Komisi III DPR RI, agar secepatnya Kondisi dan Operasi di Lapangan dapat di Evaluasi. Semangat Keterbukaan Informasi Publik harus selalu di Junjung Tinggi. Jangan Lagi pakai Ilmu Kucing-Kucingan. Berbagai Praduga tentu menjadi Konsumsi Publik, yang bisa saja merugikan KPK itu sendiri. Makanya harus Transparan. Kok Pelit kali ngasih Informasi, kan Sasaran sudah di OTT, mau apalagi? Janganlah kayak Sinetron di Indosiar itu" ujar Larshen Yunus, dengan nada kesal.

Terakhir, Aktivis Anti Korupsi yang saat ini Juga Menjabat Sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran (GARAPAN) ingatkan, agar semua pihak benar-benar menjaga dan menjalankan Semangat Reformasi, terutama yang tertuang didalam butiran Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Ayo Bapak Ibu Masyarakat Indonesia! Mari sama-sama kita Hargai Negeri ini, yang benar-benar menjunjung tinggi Demokrasi dan Keterbukaan Publik. Kalau sasaran sudah di OTT, maka biarkan Masyarakat Terlibat, Persilahkan para Wartawan mengambil Foto dan Video, Jangan pula pakai Larang-Larang segala. Korupsi itu ibarat para Penjajah masa Lampau, yang harus secara bersama-sama dalam Memeranginya" akhir Ketua Larshen Yunus, seraya menutup pernyataan persnya. (*)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Buang Puntung Rokok 5 Hektare Lahan Sawit Terbakar Polisi Inhu Tangkap Pengangkut Sawit

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 19:40:28 WIB

BEDELAU..COM --Seorang pelangsir sawit berurusan den.

Hukrim

Tewas Bersimbah Darah, Warga Pekanbaru diduga Dibunuh Mantan Suami

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 19:34:02 WIB

BEDELAU.COM --Warga kelurahan Air Putih, Kecamatan T.

Hukrim

Tak Direstui Menikah, Pria di Dumai Bacok Ayah Kekasih dengan Celurit

Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:36:31 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial MM (20) ditang.

Hukrim

Darah Mengalir di Kamar! Perempuan 55 Tahun Tewas Dibacok Mantan Suami

Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:31:04 WIB

BEDELAU.COM --Seorang perempuan bernama Rosdiana (55.

Hukrim

Polda Riau Tangkap 6 Penambang Emas Ilegal di Kuansing, Pemodal Diburu

Jumat, 07 Agustus 2026 - 19:27:10 WIB

BEDELAU.COM --Polisi menangkap enam pelaku yang didu.

Hukrim

Polda Riau Bongkar Makam Pelajar di Rumbai, Usut Dugaan Penganiayaan

Kamis, 06 Agustus 2026 - 20:13:55 WIB

BEDELAU.COM --Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditr.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Buang Puntung Rokok 5 Hektare Lahan Sawit Terbakar Polisi Inhu Tangkap Pengangkut Sawit
08 Agustus 2026
Hendak Pergi ke Pesta Adat Batak, Mobil Lansia Tabrak Rumah Warga di Pekanbaru
08 Agustus 2026
Tewas Bersimbah Darah, Warga Pekanbaru diduga Dibunuh Mantan Suami
08 Agustus 2026
Malam Ini Sejumlah Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
08 Agustus 2026
Lantik 131 Ketua RT dan RW di Rumbai Timur, Begini Pesan Wali Kota Pekanbaru!
08 Agustus 2026
Tak Direstui Menikah, Pria di Dumai Bacok Ayah Kekasih dengan Celurit
07 Agustus 2026
Geger ! Buaya Muara di Desa Sungai Undan Naik ke Darat dan Serang Warga
07 Agustus 2026
Darah Mengalir di Kamar! Perempuan 55 Tahun Tewas Dibacok Mantan Suami
07 Agustus 2026
Polda Riau Tangkap 6 Penambang Emas Ilegal di Kuansing, Pemodal Diburu
07 Agustus 2026
Remaja 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Siak
07 Agustus 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 DPP Laskar RMRB Ingatkan Rumah Sakit Mitra PHR di Seluruh Distrik Jangan Intervensi Hasil MCU Pekerja
  • 2 UPDATE Teror Monyet Tembilahan: Korban Bertambah Jadi 10 Orang Dalam 6 Hari
  • 3 Masyarakat Riau Diimbau Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan
  • 4 DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tindaklanjuti 11 Rekomendasi Banggar
  • 5 Bupati Asmar dan PLN UP3 Dumai Perkuat Sinergi, Pastikan Layanan Listrik Kepulauan Meranti Semakin Andal
  • 6 Pemko Pekanbaru Genjot Pengaspalan 23 Kilometer Jalan, Akses Warga Makin Lancar
  • 7 Tiga Warisan Bersejarah Siak Diuji di Tingkat Nasional, Bupati Afni Ajak Masyarakat Berdoa

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved