• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Ditargetkan Terbentuk 20 Ribu

FIA UNILAK Sosialisasikan Program Kampung Iklim Tahun 2024

Redaksi

Jumat, 02 April 2021 01:34:33 WIB
Cetak
FIA UNILAK Sosialisasikan Program Kampung Iklim Tahun 2024

PEKANBARU, BEDELAU.COM --Kebijakan Program Kampung Iklim (ProKlim) bertujuan mempersiapkan masyarakat yang berketahanan iklim dan menerapkan pola hidup rendah emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Target 20.000 kampung iklim terbentuk pada tahun 2024. Demikian dikatakan Dr Afni Zulkfili, SAP. MSi (Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Digital dan Media Sosial Kementerian LHK RI saat membuka “Sosialisasi Program Kampung Iklim (Proklim) Menuju Masyarakat Berketahanan Iklim” yang ditaja Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (FIA Unilak) Pekanbaru, Kamis (1/4) secara virtual.

Dikatakan, pembentukan Kampung Iklim pada wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa. Bisa juga dalam bentuk lingkup Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi.  “Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman mengenai ProKlim dan informasi pendaftaran ProKlim melalui Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI),” ujar Afni.

Menurutnya, program ini juga sebagai komitmen Indonesia untuk mengurangi pemanasan global. Dimana seluruh dunia internasional saat ini telah turut serta dalam upaya pengendalian perubahan iklim. Negara anggota United Nations Framework Covention on Climate Change (UNFCCC), telah berkomitmen dan berupaya mencegah kenaikan suhu global melalui sebuah ikatan perjanjian yang disebut Paris Agreement.

“Pemerintah Indonesia sendiri telah meratifikasi Paris Agreement melalui Undang-undang Nomor 16 Tahun 2016 pada tanggal 24 Oktober 2016. Bentuk nyata komitmen Indonesia di bawah Paris Agreement adalah telah menyampaikan Laporan Pertama Kontribusi yang ditetapkan secara Nasional atau First Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia kepada UNFCCC pada tahun 2016 silam. NDC menyatakan komitmen kontribusi penurunan emisi GRK pada tahun 2030 sebesar 29 persen dengan upaya sendiri dan sampai dengan 41 persen jika ada kerjasama internasional,” jelas Afni.

Ia menilai upaya Kementerian Lingkungan Hidup Dan kehutanan (KLHK) dalam pengendalian perubahan iklim juga melibatkan masyarakat pada tingkat tapak atau pada tingkatan paling kecil. Upaya tersebut adalah melalui Program Kampung Iklim (Proklim) yang menggabungkan upaya adaptasi dan mitigasi.

Sementara itu, Alexsander Yandra, SIP. MSi selaku Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Unilak Pekanbaru mengatakan, mahasiswa FIA akan terlibat dalam proklim karena memiliki pemahaman untuk membantu masyarakat dalam menjaga iklim. Pemanasan global merupakan isu yang semakin hari menarik perhatian masyarakat. Adanya sosialisasi ini memberikan semangat guna percepatan 20.000 kampung iklim. Tentunya pemerintah daerah di Riau punya semangat juga untuk mewujudkan desa/ kelurahan proklim.

“Mahasiswa FIA siap menjadi relawan proklim untuk mempercepat kampung iklim. Harapannya ke depan bisa ditindak lanjuti dengan menjalin kerja sama,” harap Alexsander. (Rilis)

Hadir sebagai pemateri, Dra. Sri Tantri Arundhati, M.Sc., selaku Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian LHK dan Ir. Tri Widayati, MT selaku Kasubdit Adaptasi Ekologi Buatan Kementerian LHK RI serta Yaser Arafat, S.Sos selaku Lurah Tobek Godang Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru dan juga Penggerak Proklim.

Dalam kesempatan ini Dra. Sri Tantri Arundhati, M.Sc, selaku Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian LHK mengatakan keterlibatan mahasiswa sebagai relawan sangat membantu dalam proklim. Apalagi ditargetkan 20.000 kampung iklim tahun 2024, tentunya dengan menempatkan mahasiswa di lokasi potensial.

“Perlu penguatan bersama aksi pengendalian perubahan iklim (PPI) karena terjadi pemanasan global, elnina, mudah terbakar. Apalagi Es di puncak Jaya Wijaya akan berkurang dan hilang. Maka perlu upaya mengurangi emisi gas rumah kaca. Maka perlu keterlibatan tidak hanya negara indonesia tapi seluruh negara agar tidak menambah emisi gas rumah kaca,” katanya.

Pihaknya akan menggunakan data potensi desa dan curah hujan yang diformulasikan jadi data indeks kehutanan. Dengan demikian diketahui wilayah-wilayah yang rentan dengan perubahan iklim. Tujuan khusus Proklim diantaranya adalah mendorong kelompok masyarakat melakukan kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal. Kemudian memberikan pengakuan terhadap aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim ditingkat lokal yang telah dilakukan kelompok masyarakat.

“Dalam hal yang dekat, sampah kalau bisa dikurangi masuk ke pembuangan akhir. Pengelolaan limbah padat dan cair. Pengunaan energi terbaru dan terbarukan, itu perlu,” ajak Tantri.

Ir. Tri Widayati, MT selaku Kasubdit Adaptasi Ekologi Buatan Kementerian LHK RI menyatakan, untuk keberhasilan pembentukan program kampung iklim langkh awalnya, siapkan data agar bisa dimasukkan ke dalam sistem. Berikan, informasi resiko iklim yang valid, sehingga masyarakat bisa merancang kegiatan yang ditetapkan bersama, terukur, termonitor, relaistis dan mempertimbangkan batas waktu yang tersedia.

“Sumber dana juga harus jelas. Apakah sumbangan perusahaan, dana pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/ kota/ kecamatan atau desa. Dengan demikian skor atau penilaian menjadi lengkap dan tinggi. Pengusulan proklim dilakukan dengan srn, ikuti link nya,” katanya.

Selanjutnya, narahubung pendafatran harus jelas. Karena akan menjadi kontak person pendafataran, diikuti dengan jabatan instansi, email sehingga perlu mendaftarkan nama user name dan pasword. Setelah itu baru bisa submit. Kemudian pastikan jenisnya adaptasi atau mitigasi atau juga join adaptasi dan mitigasi.

Dalam virtual ini juga dihadirkan sosok lurah yang sukses dan menjadi contoh dalam program kampung iklim, yakni Yaser Arafat, S.Sos selaku Lurah Tobek Godang Kecamatan Bina Widya Kota Pekanbaru dan juga Penggerak Proklim. Menurut Yaser, pembangunan proklim dimulai dari kantor lurah sendiri dengan memperlihatkan perkembangan ligkungan setiap tahunnya.

“Kelurahan kita ini baru tapi sudah berhasil dengan melakukan perbaikan lingkungan di mulai di kantor kelurahan. Selanjutnya kita mempersiapkan datum yang diperlukan untuk mengisi sistem yang sudah ada. Perlu petugas yang paham dengan komputer,” katanya.

Kegiatan virtual ini diikuti oleh berbagai kalangan seperti Dinas LHK Aceh, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tanggamus, DLHK Kota Pekanbaru, DLH Bengkalis, Pendamping Desa Mandiri Peduli Gambut Badan Restorasi Gambut dan Mangrove. Kemudian, DLH Kota Batam, DLH Mesuji Lampung, DLH Aceh Tamiang dan DLH Dumai. (Rilis)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Pembukaan Pekan Penghijauan, Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Wujudkan Aksi Nyata

Sabtu, 06 Juni 2026 - 23:08:26 WIB

BEDELAU.COM ---Desa Tanjung Kampar Hulu, 6 Juni 2026.

Pendidikan

SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Ardianti : Diberlakukannya Komponen TKA Pembeda Utama Pelaksana SPMB Tahun Lalu

Kamis, 04 Juni 2026 - 09:00:00 WIB

BENGKALIS, BEDELAU.COM--Sekolah Menengah Kejuruan Ne.

Pendidikan

Mark-Up Harga Seragam, Ini Daftar 31 SMA Negeri di Riau yang Wajib Kembalikan Dana

Selasa, 02 Juni 2026 - 16:57:15 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau men.

Pendidikan

Target Dua Pekan, Disdik Riau: 31 Sekolah Wajib Kembalikan Kelebihan Bayar Seragam

Senin, 01 Juni 2026 - 18:18:13 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Ria.

Pendidikan

Tak Cuma Anak Petani, ASN Juga Bisa Dapat Beasiswa Sawit

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:30:48 WIB

JAKARTA,BEDELAU.COM --Program Beasiswa Sumber Daya M.

Pendidikan

Tim Pengabdian FH Unilak Gelar Penyuluhan tentang Hukum Hak Cipta dalam Dunia Digital di SMA Negeri 16 Pekanbaru

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:11:55 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian Fakultas Hukum Universi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
PETI Kuansing Digerebek Beruntun
07 Juni 2026
Angin Kencang Melanda Desa Api Api, SMPN 1 Banlak Rusak Parah
07 Juni 2026
Demi Viral, Dua Pemuda di Kuansing Diamankan Usai Keliling Kota Pakai Kostum Pocong
07 Juni 2026
Besok Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Jangan Langgar 10 Pelanggaran Ini
07 Juni 2026
Diikuti 15.080 Pelari Se-Indonesia, Riau Bhayangkara Run 2026 Pecahkan Rekor
07 Juni 2026
Pembukaan Pekan Penghijauan, Mahasiswa Pendidikan Biologi UNRI Wujudkan Aksi Nyata
06 Juni 2026
Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang
06 Juni 2026
Plt Gubri Minta Pohon Sudah Ditanam di Kawasan Stadion Utama Harus Dirawat
06 Juni 2026
Hiace Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Lima Orang Tewas
06 Juni 2026
Nunggak Pajak? Warga Pekanbaru Bisa Manfaatkan Program Penghapusan Denda
06 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Subuh Jumat Berkah di Masjid Baitussattar, Dr. Mohammad Naim dari Pakistan Sampaikan Kultum Inspiratif
  • 2 Jalan Rambutan Pekanbaru Mulai Diperbaiki, Agung Nugroho: Dikebut Maksimal
  • 3 Ada Kerusakan, Jembatan Danau Bingkuang Ditutup Sementara
  • 4 Tak Cuma Anak Petani, ASN Juga Bisa Dapat Beasiswa Sawit
  • 5 PT ITA Salurkan Kurban di Siak dan Meranti, Peternak Lokal Ikut Diuntungkan
  • 6 Pelarian Tahanan Rutan Pekanbaru yang Kabur Berakhir di Tempat Masak Rendang Kurban
  • 7 Salat Iduladha 1447 H Bersama Ribuan Warga, Wako Pekanbaru Ajak Perkuat Persaudaraan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved