• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Dunia

Tiap Hari 600 Warga India Tewas Kena Covid-19

Redaksi

Sabtu, 01 Mei 2021 16:29:55 WIB
Cetak
Tiap Hari 600 Warga India Tewas Kena Covid-19

BEDELAU.COM --Kasus positif Covid-19 di India terus bertambah. Kemarin, jumlahnya tembus 18 juta kasus. Tak hanya rumah sakit, pusat kremasi juga kewalahan melayani warga meninggal akibat terkena virus asal China tersebut.

Di New Delhi, Ibu Kota India, pusat kremasi membakar lebih dari 600 jenazah setiap hari da­lam sepekan terakhir. North Delhi Municipal Corporation (NDMC) mengatakan bahwa jumlah itu dua kali lipat dari angka kematian akibat Covid-19 yang diumumkan pemerintah New Delhi.

“Ya, kematian yang dilaporkan sekitar 300 orang, tetapi kami pasti mengkremasi lebih dari 600 jenazah setiap hari. Mereka sengaja tidak melaporkan jumlah kematian yang sebenarnya,” kata Wali Kota NDMC, Jai Prakash, dikutip CNN.

Berdasarkan data dari tiga krematorium di Delhi, Prakash mengklaim, pada Senin pekan ini, Delhi telah mengkremasi 631 jasad dan melakukan 22 pemakaman jenazah.

“Kami mulai menerima jenazah sejak pagi hari dan mereka terus berdatangan satu demi satu. Kami harus menutup layanan kremasi di malam hari. Jika tidak, orang akan terus mengirim jenazah, bahkan setelah hari gelap,” ucap pengurus krematorium Nigambodh Ghat, Suman Kumar Gupta.

Nigambodh Ghat merupakan krematorium terbesar di New Delhi. Gupta menuturkan, kre­matoriumnya itu telah meng­kremasi lebih dari 90 jenazah setiap hari sejak 19-25 April. Operasional lembaga kremato­rium yang terus meningkat men­dorong Prakash mengeluarkan permintaan resmi agar pasokan kayu bakar tetap tersedia.

“Mohon berikan arahan yang sesuai kepada kementerian ke­hutanan sehingga krematorium dapat terus melakukan pekerjaan mereka tanpa gangguan dan kelu­arga yang berduka tidak mendapat masalah apa pun,” tulis Prakash dalam surat kepada Kepala Men­teri Delhi, Arvind Kejriwal.

Varian Covid-19 baru, varian B1617, yang diperparah dengan sikap abai warga terhadap pro­tokol kesehatan dinilai menjadi faktor utama jumlah peningkatan drastis kasus Covid-19 di India dalam sebulan belakangan.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus varian baru telah ditemukan di lebih dari selusin negara Bollywood itu. “Sebagian besar dari India, Inggris Raya, AS, dan Singapura,” kata WHO dalam pembaruan epidemiologis ming­guan tentang pandemi tersebut, seperti dikutip dari laman Chan­nel News Asia, kemarin.

Rumah sakit di India juga kelabakan melayani pasien yang terus berdatangan. Banyak pasien akhirnya dirawat di luar rumah sakit atau terpaksa pulang. Bahkan ada yang meninggal karena antre untuk mendapatkan perawatan. Dilan­sir BBC, Seperti pasien Covid-19 Sushil Kumar Srivastava di Lucknow, Uttar Pradesh. Ketika ditemukan rumah sakit yang bisa merawatnya, nyawanya tak terselamatkan.

Sementara itu, pasokan ok­sigen cair di berbagai rumah sakit juga mulai menipis. Para dokter sampai-sampai meminta bantuan melalui berbagai me­dia sosial agar pasiennya dapat bertahan.

Jumlah nyawa melayang akibat Covid-19 di India pun terus bertambah. Hingga Kamis (29/4), India sudah melaporkan 18,3 juta kasus, tercatat 379.257 kasus baru dan 3.645 kematian baru. Sementara itu, New Delhi sebagai salah satu titik penularan terparah di India melaporkan 381 kematian dalam sehari.

Enam negara bagian yang paling terdampak di India adalah Maharashtra (4,4 juta kasus), Kerala (1,49 juta), Karnataka (1,43 juta), serta Tamil Nadu dan Delhi (1 juta). Maharashtra adalah kawasan padat penduduk kedua setelah Uttar Pradesh (240 juta jiwa populasi). Sejauh ini di Uttar Pradesh, terdapat setidaknya 1 juta kasus.

Harapan terbaik India untuk menahan laju penyebaran Covid-19 adalah dengan memvaksinasi populasinya yang besar. Pada Rabu (28/4), India membuka pendaftaran untuk semua orang yang berusia di atas 18 tahun untuk diberikan suntikan vaksin mulai Sabtu (1/5).

Namun India, yang merupa­kan salah satu produsen vaksin terbesar di dunia, tidak memi­liki persediaan untuk memenuhi syarat bagi sekitar 600 juta populasi yang akan disuntik.

Banyak orang yang mencoba mendaftar mengatakan mereka gagal, kemudian mengeluh di media sosial bahwa mereka tidak bisa mendapatkan jatah atau mereka tidak bisa mendaftar se­cara daring karena situs internet yang berulang kali macet.


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Dunia

Plt Gubri Akan Hadir pada Prosesi Pernikahan Bupati Rohil Besok

Jumat, 03 April 2026 - 18:28:07 WIB

BEDELAU.COM --Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF.

Dunia

Usir Kapal Induk Abraham Lincoln, Iran: AS Alami Kekalahan Bersejarah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:30:34 WIB

BEDELAU.COM --Militer Iran mengeklaim berhasil menye.

Dunia

Alasan China Tetap Diam Meski Sekutunya Iran Dibombardir Amerika Serikat

Rabu, 04 Maret 2026 - 21:25:08 WIB

BEDELAU.COM --Usai Amerika Serikat (AS) dan Israel m.

Dunia

5 Kandidat Utama Pengganti Ali Khamenei Usai Tewas dalam Serangan AS

Ahad, 01 Maret 2026 - 01:10:41 WIB

BEDELAU.COM --Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali.

Dunia

Umat Islam dari Seluruh Dunia Padati Masjidil Haram untuk Melaksanakan Tawaf

Rabu, 04 Februari 2026 - 09:25:00 WIB

Makkah — Umat Islam dari berbagai belahan dunia terus memadati Masj.

Dunia

Pemko Pekanbaru Upayakan MBG Sasar Wilayah Terluar Hingga Tertinggal

Senin, 26 Januari 2026 - 19:54:03 WIB

BEDELAU.COM --Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, men.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Berita Acara Sudah Disepakati Namun Sampai Saat Ini Belum Ada Respon Dari Perusahaan
24 April 2026
Bangkit dari Bencana, Program Jum’at Berkah di Pidie Jaya Kembali Hadir di Mesjid Baitul Sattar
24 April 2026
Gagalkan Aksi Maling, Petugas Kantor Desa Dosan Bersimbah Darah
23 April 2026
Polisi Amankan Tiga Pelaku Penusukan di Jalan Diponegoro Pekanbaru
23 April 2026
Pekanbaru Membara! Enam Rumah Petak di Jalan Gulama Ludes Terbakar Siang Bolong
22 April 2026
Curanmor di Kerumutan Pelalawan Terungkap, Pelaku Ditangkap Usai Motor Hilang Dua Pekan
22 April 2026
Diduga Bunuh Diri, Bos GNT Bengkalis Ditemukan Tergantung di Rumahnya
22 April 2026
Sudah Makan Korban, Disdik Pekanbaru Minta Peran Orang Tua Siswa Awasi Penggunaan Gadget
22 April 2026
Polda Riau Sita 41 Ton BBM Bersubsidi, 39 Tersangka Diamankan
22 April 2026
Bengkel Gratis Brimob Diserbu Ojol di Pekanbaru, Servis-Oli Tanpa Biaya
22 April 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
  • 2 Tol Padang-Pekanbaru Dikebut, Amdal Disiapkan
  • 3 Masa Sanggah Hasil Pemilihan RT/RW Serentak di Pekanbaru Dibuka
  • 4 Lahan Sawit Jutaan Hektare Ternyata Bisa Jadi Pabrik Daging
  • 5 Penertiban PETI di Kuansing, Polsek Singingi Hilir Musnahkan Tiga Rakit di Sungai Bawang
  • 6 Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Diselamatkan
  • 7 Berkas Ijazah Palsu Lengkap, Anggota DPRD Pelalawan Langsung Ditahan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved