Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Tragis, Warga Pelalawan Tewas Disiram Istrinya dengan Air Mendidih
BEDELAU.COM --Seorang pria lanjut usia, Talip (60), warga Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh istrinya sendiri, Za (59). Peristiwa tragis ini diduga dipicu rasa kesal dan sakit hati pelaku terhadap korban yang menderita stroke.
Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Selasih, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka bakar serius yang mencapai 60 hingga 70 persen. Talip mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Ahad (29/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di kediaman pasangan lanjut usia tersebut di Desa Gambut Mutiara. Saat itu, pelaku tengah merebus air di dapur menggunakan ceret.
Diduga emosi pelaku memuncak setelah mendengar korban yang terbaring sakit stroke mengomel. Dalam kondisi kesal dan tersinggung, Za kemudian secara spontan mengambil ceret berisi air mendidih dan menyiramkannya ke tubuh suaminya.
Karena kondisi fisik yang lemah akibat stroke, korban tidak mampu menghindar. Ia sempat berteriak kesakitan dan meminta pertolongan, namun suaranya tidak terdengar jelas sehingga tidak diketahui oleh warga sekitar.
Ironisnya, setelah kejadian tersebut, korban tidak segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Pelaku justru menyembunyikan korban di belakang rumah. Ketika anak korban datang, pelaku sempat mengaku bahwa suaminya telah dibawa berobat.
Namun, karena merasa curiga, anak korban mencari keberadaan ayahnya dan menemukan korban dalam kondisi mengenaskan di belakang rumah. Keluarga kemudian segera membawa korban ke Puskesmas Teluk Meranti sebelum dirujuk ke RSUD Selasih untuk penanganan lebih lanjut.
Meski telah mendapat perawatan medis, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.
Kasus ini kemudian ditangani oleh Unit IV PPA Satreskrim Polres Pelalawan. Petugas yang dipimpin Kanit PPA Ipda Marta Christina Marpaung melakukan penyelidikan berdasarkan laporan dan keterangan saksi.
Setelah dilakukan gelar perkara, pelaku Za resmi ditetapkan sebagai tersangka. Ia diserahkan pihak keluarga kepada kepolisian pada Kamis (9/4/2026) dan kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Efendi membenarkan kejadian tersebut. “Pelaku yang merupakan istri korban telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Korban meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit,” ujarnya.**
Sumber: Riuaterkini.com
Pembunuh Toke Karet di Bengkalis Berumur 17 Tahun
BEDELAU,COM ---Dalam waktu kurang dari 48 jam, pelak.
Misteri Bau Sangit di Kampar: Nita Tewas Terbakar, Suami Malah Hilang Bak Ditelan Bumi!
BEDELAU,COM --Kematian Nita Anita Sari di Kabupaten .
Mantan Ajudan Abdul Wahid Gugat KPK dkk ke Pengadilan, Totalnya Rp11 Miliar
BEDELAU.COM --Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif.
Sebulan Jadi Tersangka, Marjani Ajudan Abdul Wahid Belum Ditahan KPK
BEDELAU,COM --Perkembangan terbaru kasus dugaan grat.
Diduga Cabuli Ponakan, Paman di Pinggir Bengkalis Dipolisikan
BEDELAU.COM --Kasus dugaan tindak pidana asusila ter.
Sidang dugaan korupsi pada Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
BEDELAU.COM --Warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan,.








