Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dari Janji ke Bukti: Setahun Kepemimpinan Agung–Markarius, Arah Pembangunan Pekanbaru Makin Terukur
PEKANBARU,BEDELAU.COM — Satu tahun terakhir menjadi periode krusial bagi arah pembangunan Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Sejumlah program prioritas yang sebelumnya dijanjikan mulai terealisasi secara bertahap, menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Alih-alih sekadar wacana, berbagai kebijakan yang diambil menunjukkan pendekatan yang lebih terstruktur, dengan fokus pada pelayanan publik, pembenahan tata kelola, serta peningkatan kualitas hidup warga. Pemerintah kota tampak memulai dari kebutuhan paling mendasar.
Salah satu langkah yang langsung menyentuh masyarakat adalah penurunan tarif parkir kendaraan bermotor. Kebijakan ini dinilai memberi dampak nyata terhadap pengeluaran harian warga. Di sektor lingkungan, gerakan “Serbu Sampah” digulirkan sebagai upaya sistematis menekan persoalan sampah yang selama ini menjadi sorotan. Pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di 83 kelurahan menjadi tulang punggung pengelolaan berbasis masyarakat, diiringi dengan penindakan terhadap pelaku pembuangan sampah ilegal.
Penataan kota juga terlihat melalui penertiban ratusan tiang reklame yang dinilai mengganggu estetika dan keselamatan. Di sisi lain, pelayanan publik diperluas melalui kehadiran Mobil AMAN yang memberikan layanan administrasi kependudukan langsung ke masyarakat.
Persoalan banjir yang kerap menjadi keluhan tahunan turut ditangani secara bertahap. Pemerintah kota mencatat penanganan di 20 titik rawan banjir, disertai normalisasi sungai sepanjang puluhan kilometer dan pembenahan sistem drainase. Upaya ini diperkuat dengan penanaman 15 ribu pohon sebagai bagian dari visi pembangunan kota hijau yang berkelanjutan.
Tidak hanya fokus internal, solidaritas antardaerah juga ditunjukkan melalui bantuan bagi wilayah terdampak bencana di sejumlah provinsi, berupa bantuan tunai dan logistik.
Di bidang pendidikan, berbagai program diarahkan untuk memperluas akses dan mengurangi kesenjangan. Beasiswa dari jenjang sarjana hingga doktoral diberikan, termasuk bagi penghafal Al-Qur’an. Program Zero Putus Sekolah berhasil menjangkau ribuan anak dengan berbagai latar belakang permasalahan, sebagian di antaranya telah kembali mengenyam pendidikan.
Pemerintah juga mengintervensi persoalan administratif seperti ijazah yang tertahan, sekaligus membantu kebutuhan perlengkapan sekolah. Upaya ini diperkuat dengan kebijakan wajib belajar 13 tahun, termasuk penyediaan satu PAUD di setiap kelurahan yang terintegrasi dengan layanan posyandu.
Di sektor kesehatan, layanan pemeriksaan gratis serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menekan angka stunting.
Prestasi dan penguatan identitas budaya turut mewarnai perjalanan setahun kepemimpinan ini. Pekanbaru berhasil meraih posisi kedua dalam MTQ tingkat Provinsi Riau dan sukses menggelar MTQ tingkat kota. Festival budaya Melayu juga dihadirkan untuk mendorong pelaku UMKM sekaligus menjaga nilai kultural.
Sementara itu, gaya hidup sehat didorong melalui penyelenggaraan event olahraga seperti Pekanbaru 10K dan pembangunan fasilitas publik seperti stadion mini. Di tingkat masyarakat, program bantuan Rp100 juta per RW menjadi instrumen pemberdayaan berbasis komunitas, didukung penguatan kapasitas aparatur melalui pengangkatan PPPK dan pemberian tunjangan kinerja.
Di bidang infrastruktur, capaian yang dilaporkan melampaui target awal. Puluhan kilometer jalan diperbaiki, halte diremajakan, penerangan jalan ditingkatkan, hingga penyediaan akses wifi gratis di sejumlah titik publik. Stabilitas ekonomi masyarakat juga dijaga melalui pelaksanaan bazaar pangan murah di berbagai lokasi.
Dari sisi tata kelola, pemerintah kota mengklaim telah menyelesaikan utang daerah dalam jumlah signifikan, sekaligus mendorong masuknya investasi baru. Reformasi birokrasi juga terlihat dari percepatan layanan perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang kini dapat diproses dalam waktu singkat.
Untuk meningkatkan rasa aman, diluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 yang memberikan layanan darurat bagi masyarakat. Di sektor lingkungan, pemerintah mulai mengembangkan proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) sebagai solusi jangka panjang.
Capaian tersebut turut mendapat pengakuan di tingkat nasional, dengan diraihnya penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah berprestasi dalam pengendalian kemiskinan dan stunting.
Akselerasi Program Nasional
Selain program daerah, Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengakselerasi implementasi sejumlah Program Strategis Nasional (PSN). Program Makan Bergizi Gratis telah berjalan dengan puluhan dapur umum yang melayani ribuan porsi setiap hari.
Pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan menjadi upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Di bidang pendidikan, digitalisasi terus berlangsung melalui penyediaan perangkat pembelajaran modern di sekolah negeri.
Upaya pengentasan kemiskinan dilakukan melalui intervensi langsung dan penguatan UMKM. Sementara itu, pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pengembangan jaringan gas kota menunjukkan perluasan akses layanan dasar.
Pengelolaan sampah terpadu juga terus diperkuat melalui sistem yang lebih terorganisir di tingkat kelurahan.
Fondasi Transformasi
Sejumlah capaian tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan Pekanbaru mulai bergerak pada jalur yang lebih terukur. Meski masih menghadapi berbagai tantangan, fondasi transformasi kota tampak mulai terbentuk.
Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar pada realisasi program, melainkan sejauh mana konsistensi dan keberlanjutan kebijakan ini dapat dijaga dalam tahun-tahun berikutnya. Adv.
Cincin Nyangkut di Kemaluan, Pria di Pekanbaru Minta Bantuan Damkar
BEDELAU,COM --Pria berusia 30 tahun di Pekanbaru ter.
Polda Riau Sita 41 Ton BBM Bersubsidi, 39 Tersangka Diamankan
BEDELAU.COM --- Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengintensifkan penindakan .
Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA Pekanbaru, KPK Periksa Bos 2 Perusahaan
BEDELAU.COM --Tim penyidik Komisi Pemberantasan Koru.
Tegas! Pangdam Tolak Mentah-mentah Rp150 Juta Dari Ajudan Abdul Wahid
BEDELAU.COM --Bau busuk aroma korupsi semakin terciu.
Merajut Kebersamaan di Bulan Suci, Zukri–Husni Perkuat Sinergi untuk Pelalawan
PELALAWAN,BEDELAU.COM --Mulai dari hangatnya suasana.
Pemko Pekanbaru Gesa Perbaikan Jalan Jelang Idulfitri
BEDELAU.COM --Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya ru.








