• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Pendidikan
  • Pekanbaru

Viral Isu Pembukaan Hutan, Faperta Unilak: Itu Lahan Praktikum Pertanian

Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 16:48:40 WIB
Cetak
Viral Isu Pembukaan Hutan, Faperta Unilak: Itu Lahan Praktikum Pertanian
Universitas Lancang Kuning, foto: Riauaktual.com

BEDELAU.COM --Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning (Faperta Unilak) membantah tudingan pembukaan kawasan hutan dan area resapan air terkait pengembangan lahan praktikum mahasiswa yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dekan Faperta Unilak, Dr Amalia menegaskan lokasi yang saat ini dikembangkan bukan kawasan hutan penyangga maupun kawasan resapan air, melainkan lahan terbuka bekas budidaya cabai yang sebelumnya telah dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

"Kami perlu meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat. Lokasi yang digunakan bukan kawasan hutan penyangga atau kawasan resapan air yang dibuka untuk sawit. Area tersebut merupakan lahan terbuka bekas budidaya cabai yang telah dimanfaatkan sebelumnya untuk kegiatan pertanian," ujar Amalia, Senin (19/5/2026).

Menurutnya, pengembangan lahan dilakukan sebagai bagian dari peningkatan fasilitas akademik dan pembelajaran berbasis praktik lapangan untuk mahasiswa Faperta Unilak.

Lahan tersebut nantinya akan digunakan sebagai area praktikum pembibitan tanaman hortikultura, sayuran, cabai hingga kelapa sawit guna menunjang pembelajaran mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Agribisnis dan Teknologi Hasil Pertanian (THP).

Amalia menyebut peningkatan fasilitas praktikum dilakukan seiring bertambahnya jumlah mahasiswa Faperta Unilak dalam beberapa tahun terakhir.

"Sebagai fakultas yang terus maju dan berkembang kami memiliki tanggung jawab menyiapkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi teknis dan pengalaman lapangan," katanya.

Ia mengatakan pembelajaran berbasis pengalaman langsung di lapangan sangat dibutuhkan agar lulusan siap memasuki dunia kerja dan industri pertanian modern.

"Lahan praktikum pembibitan kami siapkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung terkait pembibitan, budidaya hingga manajemen perkebunan sehingga ketika lulus mereka siap memasuki dunia industri serta mandiri dalam bidang pertanian," lanjutnya.

Faperta Unilak juga memastikan pengembangan lahan dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan kawasan kampus.

"Kami memahami kekhawatiran berbagai pihak terhadap isu lingkungan. Karena itu seluruh pengembangan dilakukan secara terencana dengan memperhatikan tata kelola air, sistem drainase, pengaturan aliran pembuangan air, serta penggunaan pagar hidup berbasis tanaman sebagai bagian dari pendekatan ramah lingkungan," jelas Amalia.

Selain menjadi area praktikum, lahan tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai laboratorium lapangan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan akademik mahasiswa.

Amalia menambahkan mahasiswa Faperta Unilak sebelumnya juga berhasil mengubah lahan kering menjadi lahan produktif yang mampu menghasilkan berbagai jenis sayuran dan telah beberapa kali panen.

"Alhamdulillah mahasiswa kami telah berhasil mengubah lahan kering menjadi lahan subur yang bisa ditanami berbagai jenis sayuran dan hasilnya langsung dijual ke masyarakat," tuturnya.

Faperta Unilak menegaskan komitmennya mendukung konsep Green Campus melalui pendidikan, penelitian dan praktik pertanian berkelanjutan.

"Kampus adalah ruang pendidikan dan ruang pembelajaran. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa pembangunan sektor pertanian modern juga harus berjalan berdampingan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan," tutupnya.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Pendidikan

Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:48:25 WIB

PEKANBARU,BEDELAU.COM --Mahasiswa dan dosen Program .

Pendidikan

Dosen Universitas Lancang Kuning Gelar Penyuluhan Hukum Hak-Hak Pekerja di Rumbai Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:25:44 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unive.

Pendidikan

Dosen Pascasarjana Universitas Lancang Kuning Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di PT Victory International Futures

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:20:10 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Pendidikan

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026, Ada Disabilitas dan Beasiswa Sawit

Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:23:50 WIB

BEDELAU.COM --Sebanyak 2.900 mahasiswa baru Universi.

Pendidikan

Dosen MH Unilak Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Rumbai Timur tentang Perseroan Perorangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:23:53 WIB

BEDELAU.COM --Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Pendidikan

Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?

Ahad, 27 September 2026 - 22:51:21 WIB

BEDELAU.COM --Jalur mandiri masuk perguruan tinggi d.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026
Kera Diduga Picu Blackout Batam-Bintan, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 2 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 3 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 4 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 5 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 6 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap
  • 7 Antrean BBM Riau Mengular, SF Hariyanto Kini Tagih Pertamina: Jangan Main-Main!

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved