• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Nasional

Sumatera Gelap Total, Bareskrim Polri Bongkar Fakta Mengejutkan

Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 21:36:31 WIB
Cetak
Sumatera Gelap Total, Bareskrim Polri Bongkar Fakta Mengejutkan
Bareskrim Polri mengadakan konferensi pers terkait gangguan sistem kelistrikan atau Blackout di Sumatera, di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026. (sumber: mabes polri)

BEDELAU.COM --Listrik padam massal di Sumatera akhirnya mulai menemukan jawaban setelah spekulasi liar berseliweran beberapa hari terakhir. Bareskrim Polri memastikan blackout Sumatera bukan akibat sabotase, melainkan gangguan teknis dan cuaca ekstrem. Penjelasan itu diumumkan langsung dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026.

Malam gelap pada Jumat, 22 Mei 2026, sempat bikin warga Sumatera panik dan kebingungan. Lampu mati serentak terjadi di berbagai daerah mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Sumatera Selatan. Aktivitas warga mendadak lumpuh hanya dalam hitungan menit.

Suasana mencekam terasa di banyak kota saat listrik tiba-tiba lenyap tanpa aba-aba. Jalan raya gelap gulita, sinyal internet terganggu, hingga rumah sakit berjaga memakai listrik cadangan. Banyak warga mulai menduga ada serangan atau sabotase jaringan listrik nasional.

Namun, dugaan itu dibantah langsung oleh Bareskrim Polri setelah investigasi awal selesai dilakukan. Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, memastikan tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam insiden tersebut. Tim gabungan justru menemukan indikasi kuat bahwa gangguan berasal dari faktor alam dan kerusakan teknis.

“Sampai sekarang tidak ditemukan sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam blackout tersebut,” ujar Nunung Syaifuddin, Senin, 25 Mei 2026. Ia menjelaskan bahwa pola kerusakan kabel tidak menunjukkan ciri pemotongan manusia. Kondisi kabel justru terlihat terurai seperti serabut akibat tarikan keras.

Penjelasan soal kabel itu langsung menarik perhatian publik. Banyak warga sebelumnya percaya jaringan listrik sengaja dirusak orang tak dikenal. Namun, hasil pemeriksaan awal justru menunjukkan kabel putus tidak rapi seperti hasil pemotongan alat tajam.

“Kalau sabotase, pasti potongannya rapi. Ini bentuknya serabut dan acak,” kata Nunung Syaifuddin. Pernyataan itu langsung mematahkan spekulasi liar yang sempat ramai di media sosial sejak akhir pekan. Polisi juga meminta masyarakat tidak mudah percaya kabar menyesatkan.

Investigasi lapangan dilakukan Minggu, 24 Mei 2026, di kawasan Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Lokasi itu menjadi titik penting gangguan jaringan transmisi listrik Sumatera. Tim investigasi turun bersama personel PLN dan laboratorium forensik Polri.

Dari lokasi tersebut, petugas menemukan kabel transmisi SUTET 275 kV yang mengalami putus mendadak. Jalur itu menghubungkan Muara Bungo dengan Sungai Rumbai di wilayah Jambi. Meski kabel rusak, struktur tower transmisi masih berdiri kokoh tanpa kerusakan besar.

Petugas kemudian mulai menyusun potongan puzzle penyebab blackout massal tersebut. Dugaan awal mengarah pada cuaca ekstrem disertai hujan deras dan angin kencang. Kondisi itu diduga memicu gangguan besar pada sistem interkoneksi listrik Sumatera.

Saat transmisi terganggu, aliran listrik langsung kehilangan keseimbangan. Frekuensi dan tegangan berubah liar hanya dalam hitungan detik. Akibatnya, pembangkit listrik satu per satu mengalami trip seperti efek domino.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN Persero, Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa sistem listrik Sumatera sebenarnya memiliki dua koridor utama. Jalur itu menjadi tulang punggung distribusi daya dari selatan menuju utara Sumatera.

Namun, cuaca buruk membuat salah satu jalur transmisi terganggu parah. Gangguan itu memicu fenomena power swing atau osilasi tegangan sangat tinggi. Sistem listrik kemudian terbelah menjadi dua wilayah berbeda dalam waktu singkat.

Wilayah selatan mengalami kelebihan pasokan daya pembangkit. Sebaliknya, wilayah utara kekurangan daya sehingga pembangkit mengalami trip berantai. Kondisi itu akhirnya menyebabkan blackout besar di banyak provinsi di Sumatera.

Ledakan kecil sebelum listrik padam juga sempat didengar warga sekitar tower transmisi. Keterangan saksi itu ikut diperiksa penyidik untuk memastikan sumber gangguan. Polisi memastikan seluruh temuan masih didalami secara ilmiah dan teknis.

Bareskrim juga menyebut beberapa kemungkinan penyebab kabel putus masih diteliti lebih lanjut. Salah satunya adalah faktor mekanik akibat gesekan dan terpaan angin ekstrem. Selain itu, ada dugaan panas berlebih akibat sambungan kabel longgar.

Kabel yang putus kini diamankan untuk diperiksa oleh laboratorium forensik Polri. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan penyebab pasti kerusakan jaringan transmisi tersebut. Hasil uji forensik nantinya menjadi dasar kesimpulan final investigasi blackout Sumatera.

Di tengah kepanikan warga, PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan Sumatera. Pemulihan dilakukan bertahap memakai metode black start melalui pembangkit diesel dan gas. Setelah itu, pembangkit besar mulai dihidupkan kembali satu per satu.

Proses pemulihan berlangsung dramatis sepanjang malam hingga dini hari. Petugas PLN berjibaku di lapangan demi menghidupkan kembali jaringan listrik utama. Banyak teknisi bekerja tanpa tidur demi menormalkan sistem secepat mungkin.

“Seluruh sistem kelistrikan Sumatera sekarang sudah kembali normal dan aman,” ujar Edwin Nugraha Putra, Senin, 25 Mei 2026. Ia memastikan pasokan listrik di seluruh wilayah terdampak kini kembali stabil. Beberapa pembangkit besar juga sudah kembali masuk sistem nasional.

Meski listrik pulih, insiden blackout ini meninggalkan cerita panjang bagi warga Sumatera. Banyak aktivitas ekonomi terganggu selama pemadaman berlangsung. Restoran, minimarket, jaringan internet, hingga SPBU sempat mengalami kekacauan sementara.

Di sejumlah daerah, warga bahkan memilih keluar rumah untuk menikmati malam gelap tanpa listrik. Anak-anak bermain di teras sambil memandangi langit malam yang jarang terlihat terang. Situasi mencekam perlahan berubah jadi cerita unik penuh obrolan warga.

Namun, di balik cerita santai itu, pemerintah tetap menaruh perhatian serius terhadap blackout besar tersebut. Gangguan listrik skala besar dinilai dapat berdampak luas terhadap ekonomi dan keamanan nasional. Karena itu investigasi terus berjalan meski dugaan sabotase sudah dibantah.

Polisi memastikan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional. Semua data teknis diperiksa bersama ahli forensik dan teknisi PLN. Tujuannya agar publik mendapat jawaban jelas tanpa spekulasi liar berkepanjangan.

Kini masyarakat Sumatera mulai bernapas lega setelah listrik kembali menyala normal. Meski sempat bikin panik, blackout besar itu dipastikan bukan aksi sabotase seperti yang beredar di rumor. Kabel putus, cuaca ekstrem, dan gangguan teknis menjadi kombinasi yang memicu gelap massal di Pulau Sumatera.

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Rupiah Tersungkur Sendirian, Dolar AS Nyaris Sentuh Rp17.800 Bikin Pasar Panik

Senin, 25 Mei 2026 - 21:38:56 WIB

BEDELAU.COM --Perdagangan valuta asing kembali memer.

Nasional

PLN Klaim Listrik 1,5 Juta Pelanggan di Riau Sudah Pulih, Menko AHY Tunggu Investigasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:25:43 WIB

BEDELAU.COM --PT PLN Persero Unit Induk Distribusi R.

Nasional

Rupiah Melemah Gila-Gilaan, Investor Asing Mulai Tinggalkan Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:17:24 WIB

BEDELAU.COM --Rupiah akhirnya tembus Rp17.700 per do.

Nasional

Prabowo Resmikan Jet Rafale dan Rudal Meteor, Langit Asia Tenggara Mendadak Tegang

Senin, 18 Mei 2026 - 19:41:59 WIB

BEDELAU,COM --Presiden Prabowo Subianto mengguncang .

Nasional

Ada Rp 406 Triliun Belum Dilaporkan, DJP Buru Harta Tersembunyi Peserta Tax Amnesty

Ahad, 17 Mei 2026 - 19:30:03 WIB

BEDELAU.COM -- Direktorat Jenderal .

Nasional

Larshen Yunus: "MAPI Diakuisisi Perusahaan Singapura Nilainya Rp.11,8 Triliun

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:13:02 WIB

JAKARTA,BEDELAU.COM -- Praktisi Hukum dan Kebijakan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Rupiah Tersungkur Sendirian, Dolar AS Nyaris Sentuh Rp17.800 Bikin Pasar Panik
25 Mei 2026
Sumatera Gelap Total, Bareskrim Polri Bongkar Fakta Mengejutkan
25 Mei 2026
Korban Diikat dalam Mobil, Tiga Pembunuh Supir Ekspedisi Ditangkap Polresta Pekanbaru
25 Mei 2026
Pemko Pekanbaru Segera Lantik Serentak Ketua RT dan RW Terpilih
25 Mei 2026
Polres Dumai Pecat Dua Polisi, Terlibat Narkoba dan Tak Masuk Kerja
25 Mei 2026
Kejari Meranti Pulihkan Kerugian Negara Rp663 Juta dari Korupsi Bibit Kopi Liberika
25 Mei 2026
Kado HUT Ke-242 Pekanbaru, Warga Dapat Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya Listrik
25 Mei 2026
Dihadang Ratusan Massa Saat Pemetaan, Pekerja PT Agrinas Merasa Diintimidasi
24 Mei 2026
Wako Sebut Kepercayaan Warga terhadap TRC Pekanbaru Aman 112 Meningkat
24 Mei 2026
Gagal Gelapkan MinyaKita 20 ton, Sopir Truk Dihabisi Secara Sadis di Pekanbaru
24 Mei 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 MAHASISWA MAGISTER PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS RIAU GELAR WORKSHOP ECOPRINT & OSHIBANA
  • 2 Pekanbaru Siaga Total! Polisi Kepung Titik Macet Saat Long Weekend Mei 2026
  • 3 Posisi dan Peran DANANTARA Jadi Tanda Tanya Pasca Lesunya Kondisi Ekonomi Secara Nasional
  • 4 BPDP Umumkan 42 Lembaga Pendidikan Penyelenggara Beasiswa Sawit 2026, 5 Kampus di Riau
  • 5 Setahun Kesepakatan DIR, Perjuangan Riau Istimewa Terus Berlanjut
  • 6 Doktrin Maut Guru Harus Diikuti, Santriwati Jadi Korban Kebejatan Kyai Ashari Berulang Kali!
  • 7 Beasiswa Mahasiswa Pertamina Sobat Bumi 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved