• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Kuansing

Warga Panik, Ular Sanca Raksasa Masuk Kandang dan Santap Induk Kambing

Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 17:56:23 WIB
Cetak
Warga Panik, Ular Sanca Raksasa Masuk Kandang dan Santap Induk Kambing
Sejumlah anggota Satpol PP Kuansing berusaha menangkap seekor ular piton raksasa di kandang kambing warga. (sumber: Satpol PP Kuansing)

BEDELAU.COM --Warga Desa Seberang Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, dibuat geger oleh kemunculan seekor ular sanca raksasa. Reptil sepanjang tujuh meter itu ditemukan berada di dalam kandang kambing milik warga. Kondisinya membuat warga khawatir karena ular tersebut berada dekat kawasan permukiman.

Laporan pertama datang dari seorang warga bernama Eki, 32 tahun. Ia melihat keberadaan ular besar tersebut di area kandang kambing. Temuan itu langsung dilaporkan kepada Satpol PP-PKP Kuansing untuk segera ditindaklanjuti.

Tak menunggu lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Sebanyak delapan personel diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Mereka membawa satu unit kendaraan operasional serta perlengkapan khusus penangkap ular.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati ular sanca itu tengah menggulung di dalam kandang. Ukurannya yang sangat besar membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati. Situasi di sekitar kandang juga diamankan agar tidak membahayakan warga.

Pemandangan yang ditemukan petugas cukup mengejutkan. Perut ular terlihat membesar dan menonjol. Kondisi itu menandakan reptil tersebut baru saja memangsa hewan berukuran besar.

Kepala Bidang terkait di Satpol PP-PKP Kuansing, Rio Kasyter Wandra, membenarkan temuan tersebut. Menurutnya, ular itu telah berhasil memangsa satu ekor induk kambing milik warga. Kejadian itu diduga berlangsung tidak lama sebelum petugas tiba.

"Keberadaan satwa liar di dekat permukiman perlu ditangani cepat agar tidak memicu risiko yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Rio.

Proses penangkapan berlangsung dengan pengamanan ketat. Delapan personel bekerja sama mengendalikan pergerakan ular yang memiliki tenaga sangat kuat. Setelah beberapa waktu, ular akhirnya berhasil dilumpuhkan tanpa menimbulkan korban.

Keberhasilan evakuasi itu disambut lega warga sekitar. Sejumlah warga yang menyaksikan proses penangkapan tampak berkumpul di sekitar lokasi. Mereka mengaku khawatir jika ular tersebut kembali memangsa ternak atau bahkan mengancam keselamatan manusia.

Rio mengatakan ukuran ular yang ditemukan tergolong sangat besar. Karena itu, penanganan harus dilakukan oleh petugas yang memiliki pengalaman. Keselamatan personel dan warga menjadi prioritas utama selama proses berlangsung.

"Koordinasi yang baik antara masyarakat dan petugas menjadi kunci dalam penanganan kejadian seperti ini," katanya.

Setelah berhasil diamankan, ular sanca tersebut dibawa ke Markas Satpol PP-PKP Kuansing. Di lokasi itu, reptil raksasa tersebut ditempatkan sementara sambil menunggu proses penyerahan. Petugas juga memastikan kondisi ular tetap terkontrol.

Satpol PP-PKP Kuansing kemudian berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Riau. Langkah itu dilakukan agar satwa liar tersebut dapat ditangani sesuai prosedur konservasi. Hasil komunikasi menunjukkan BKSDA akan menjemput ular tersebut.

Menurut Rio, penyerahan kepada BKSDA menjadi solusi terbaik. Satwa liar yang masih hidup perlu ditempatkan di lokasi yang lebih aman dan sesuai habitatnya. Dengan begitu, potensi konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalkan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang tinggal dekat area perkebunan maupun semak belukar. Kemunculan ular berukuran besar bisa terjadi ketika satwa mencari makanan atau berpindah habitat. Karena itu, kewaspadaan tetap diperlukan.

Warga juga diimbau segera melapor apabila menemukan satwa liar berbahaya. Tindakan cepat akan membantu petugas melakukan evakuasi sebelum muncul risiko yang lebih besar. Keselamatan warga dan perlindungan satwa tetap menjadi tujuan utama.

Kini suasana di Desa Seberang Taluk kembali tenang. Namun kisah ular sanca tujuh meter yang berhasil menelan seekor induk kambing masih menjadi perbincangan hangat warga. Kejadian itu menjadi salah satu evakuasi satwa liar paling mencolok yang terjadi di Kuansing tahun ini.

 

 

 

 

Sumber: SM News.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Pemkab Meranti Bahas Isu LGBT, Fokus pada Pencegahan dan Pemetaan Titik Rawan
23 Oktober 2026
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved