• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Hukrim
  • Rohil

Polisi Amankan Dua Ekskavator dari Lokasi Dugaan Pembabatan Mangrove di Rohil

Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 18:14:06 WIB
Cetak
Polisi Amankan Dua Ekskavator dari Lokasi Dugaan Pembabatan Mangrove di Rohil
Salah satu ekskavator yang diamankan polisi di Sungai Pasir Dusun Batang Kopau.

BEDELAU.COM --Satreskrim Polres Rokan Hilir mendapati dua alat berat yang diduga digunakan untuk membabat hutan mangrove di Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Jumat (26/6/2026).

Penemuan dua alat berat jenis ekskavator merk Hitachi warna oranye di Sungai Pasir Dusun Batang Kopau, Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Kristofel.

"Saat personel turun ke Sungai Pasir Dusun Batang Kopau didapati dua alat berat jenis ekskavator merk Hitachi di kawasan hutan mangrove," kata Kristofel saat dikonfirmasi Riauaktual.com.

Kasat pun mengatakan, tim turun di dua dusun berbeda, yakni di Sungai Sanggul Dusun Indah Lestari dan Sungai Pasir Dusun Batang Kopau.

Dalam penyelidikan tersebut di lokasi tersebut, sambung Kristofel, personel Satreskrim Polres Rokan Hilir didampingi Penjabat Penghulu Pasir Limau Kapas, Amrul Khoiri, Ketua RT, Ketua RW, Bhabinkamtibmas dan masyarakat.

"Untuk alat berat tersebut akan dibawa ke Mapolres Rokan Hilir besok dan disekitar alat berat sudah kita pasang garis polisi," ujar Kristofel.

Saat ini Satreskrim Polres Rokan Hilir masih menyelidiki siapa yang memiliki alat berat atau siapa yang menyewanya.

"Saat kita di lokasi, operator alat berat sudah tidak ada lagi," ungkapnya.

Di mana dalam pemberitaan Riauaktual.com sebelumnya, sedikitnya 90 hingga 100 hektare kawasan mangrove dilaporkan telah dibabat dalam beberapa bulan terakhir dan kini menjadi perhatian masyarakat setempat.

Lahan yang diduga dirambah tersebut berada di sejumlah titik, yakni Dusun Indah Lestari Sungai Sanggul dan Sungai Salam, serta Dusun Batang Kopau Sungai Pasir dan Sungai Siakap Kecil. 

Kawasan itu diketahui masuk dalam areal Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK).

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kawasan tersebut selama ini diperuntukkan untuk rehabilitasi dan pelestarian mangrove, bukan untuk pembukaan lahan baru.

"Lahan itu merupakan kawasan HKm yang seharusnya ditanami mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir. Masyarakat bahkan pernah membentuk Kelompok Tani Hutan dan mengurus program Perhutanan Sosial agar kawasan itu bisa dikelola secara berkelanjutan," ujarnya kepada Riauaktual.com, Kamis (25/6/2026) kemarin.

Menurutnya, aktivitas pembabatan diduga telah berlangsung sejak Februari 2026 oleh warga berinisial SA. Warga memperkirakan luas lahan yang telah dibersihkan mencapai hampir 100 hektare.

"Setelah kami melaporkan, tim dari provinsi turun melakukan pengecekan menggunakan drone. Beberapa waktu lalu tim Gakkum dan dinas terkait juga sudah datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan," katanya.

Warga mengaku memilih menahan diri dan tidak melakukan penghentian langsung terhadap aktivitas alat berat di lapangan demi menghindari potensi konflik.

"Kami tidak ingin terjadi bentrokan. Karena itu warga memilih melapor dan menyerahkan penanganannya kepada pihak berwenang," tambahnya.

Sementara itu, Penjabat Penghulu Pasir Limau Kapas, Amrul Khoiri, membenarkan adanya informasi terkait pembukaan lahan mangrove di wilayah tersebut. 

Namun ia mengaku belum mengetahui secara pasti luas kawasan yang terdampak karena baru menjabat sejak awal Juni 2026.

"Informasi yang kami terima memang ada pembukaan lahan di kawasan tersebut. Kami juga mendapat informasi nama yang disebut-sebut melakukan aktivitas itu. Namun kami belum turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan," ujarnya.

Amrul juga membenarkan bahwa tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah turun melakukan pengecekan ke lokasi.

Kawasan Hutan Kemasyarakatan sendiri merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan memberdayakan masyarakat dalam mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan. 

Di wilayah pesisir, pemanfaatan kawasan tersebut umumnya diarahkan untuk rehabilitasi mangrove, pelestarian lingkungan, ekowisata, dan kegiatan produktif yang ramah lingkungan.

 

 

 

Sumber: Riauaktual.com


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Hukrim

Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu

Jumat, 04 September 2026 - 21:39:57 WIB

BEDELAU.COM --Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangk.

Hukrim

Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta

Jumat, 04 September 2026 - 21:32:57 WIB

BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial ID diamankan p.

Hukrim

Garap Kawasan Suaka Marga Satwa Giam Siak Kecil, Kakek 76 Tahun Ditangkap

Kamis, 03 September 2026 - 19:28:44 WIB

BEDELAU.COM --Polres Bengkalis menetapkan pria berin.

Hukrim

Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting, Nelayan Kuala Enok Inhil Selamat Bertahan di Atas Pohon

Selasa, 01 September 2026 - 19:31:53 WIB

BEDELAU.COM --Seorang nelayan Kecamatan Tanah Merah,.

Hukrim

Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar

Selasa, 01 September 2026 - 19:29:15 WIB

BEDELAU.COM --Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kamp.

Hukrim

Polisi Bongkar Lokasi Tambang Emas Tanpa Izin di Sungai Tanjung Permai Kampar

Selasa, 01 September 2026 - 19:23:18 WIB

BEDELAU.COM --Respon cepat dalam rangka penegakan hu.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Sudah Antre 3 Jam, Pengendara Pekanbaru Malah Tak Kebagian Solar
05 September 2026
Belasan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Pemko Pekanbaru Aspal Jalan Pesisir Rumbai
05 September 2026
Cek Karhutla Meluas, Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Turun ke Siak
05 September 2026
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung
05 September 2026
Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai Ditargetkan Rampung Desember, Simpang SKA Bakal Ditutup
04 September 2026
Polisi Tangkap 9 Tersangka Penyerangan Warga Rohul, Pelaku Dibayar Rp300 Ribu
04 September 2026
Pertamina Tegaskan Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
04 September 2026
Janji Loloskan Anak Masuk IPDN, Warga Pekanbaru Ditipu Rp600 Juta
04 September 2026
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan, Aktivitas LGBT yang Meresahkan Ditindak
04 September 2026
Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
04 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali Hadir di Bahar Mulya, Kades M. Saidiner Tegaskan Dukungan untuk Palestina
  • 2 KH. Ariful Makhali Hadir di SMA Negeri 3 Muaro Jambi, Laksanakan Salat Istisqa dan Ceramah Maulid Nabi
  • 3 Al-Hafiz KH. Ariful Makhali, MH., SQI., CMQ., CMA. Beri Tausiyah kepada Santri Nurul Iman Muaro Jambi
  • 4 Ibu Rumah Tangga Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare di Kampar
  • 5 Perpanjangan Masa Jabatan, Bupati Kukuhkan 75 Kades di Bengkalis
  • 6 Dari Talang Bukit untuk Palestina, Maulid Nabi Bersama KH. Ariful Makhali Satukan Dakwah dan Kepedulian
  • 7 Sedimentasi Ancam Danau PLTA Koto Panjang, WWF dan RSF Dorong Penghijauan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved