• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Meranti

LSM PKPP Kepulauan Meranti Turun ke Lokasi Melihat Kebenaran Isu Pencemaran

Redaksi

Sabtu, 23 Oktober 2021 23:28:04 WIB
Cetak
LSM PKPP Kepulauan Meranti Turun ke Lokasi  Melihat Kebenaran Isu Pencemaran

MERANTI, BEDELAU.COM --Beredar isu miring mengenai upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pemanfaatan sampah yang sudah over load di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Desa Gogok Darussalam yang dimanfaatkan sebagai media penimbunan disepanjang pinggir pantai Desa Mekong, Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang  diduga mencemari lingkungan di pantai tersebut.

Mengenai hal tersebut Jamaludin Ketua LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) PKPP (Pemantau Kinerja Pelayanan Publik) DPD Kabupaten Kepulauan Meranti dan juga bersama tim lapangan turun ke lokasi penimbunan untuk melihat kebenaran isu pencemaran tersebut (23/10/2021).

Saat di lokasi penimbunan, Jamaludin melihat tidak tampak adanya pencemaran yang terjadi di sana, namun untuk lebih memastikan kebenaran isu tersebut Jamaludin menanyai salah seorang warga (Alim) yang tinggal di pinggir Pantai Mekong.

Saat Jamaludin menanyakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam pemanfaatan sampah tersebut, Alim menilai kebijakan tersebut tidak menimbulkan efek buruk seperti adanya kebocoran penimbunan sehingga sampah berserakan di laut.

"Sejauh ini saya tidak melihat adanya kebocoran penimbunan sehingga sampah berserakan ke laut, malahan sampah yang ada di laut dinaikkan keatas". Tutur Alim.

Tak hanya itu, Alim juga mengucapkan terimakasih dengan adanya kebijakan tersebut, selain menyelamatkan Pantai Desa Mekong dari Abrasi, Alim dan juga beberapa warga yang tinggal di pinggir pantai juga diberikan uang ganti rugi untuk membeli tanah dan juga bantuan untuk mendirikan rumah.

"Alhamdulillah dengan adanya kebijakan ini kami tidak merasa dirugikan, malahan kami diberikan bantuan mendirikan rumah dan juga ganti rugi, terus terang jika tidak ada program ini, saya dan juga warga lain yang tinggal di sini akan kehilangan rumah akibat Abrasi". Ucap Alim.

Selain itu, mantan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti (PDIP) Azni yang juga berada di lokasi penimbunan Pantai Desa Mekong mengatakan isu yang beredar di kalangan masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti berbeda dengan kenyataan di lapangan, Azni juga menilai dengan adanya kebijakan tersebut sangat membantu masyarakat di sana terutama yang tinggal di pinggir pantai.

"Isu yang beredar berbeda dengan kenyataan di lapangan, sejauh yang saya lihat tidak ada efek buruk, dan Alhamdulillah dengan adanya kebijakan ini sangat membantu dalam upaya pencegahan abrasi yang diperkirakan 1 tahunnya menghabiskan daratan kurang lebih 3 depa, tak hanya upaya pencegahan abrasi, kebijakan ini juga sangat membantu warga yang tinggal di pinggir pantai ini". Ungkap Azni. (Sp)


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30:00 WIB

SELATPANJANG, BEDELAU.COM--Peredaran narkotika jarin.

Daerah

Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:55:33 WIB

BEDELAU.COM --Pemprov Riau berencana mempertemukan P.

Daerah

BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:53:16 WIB

BEDELAU.COM --Bau menyengat menyerupai bahan kimia y.

Daerah

DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:49:05 WIB

BEDELAU.COM --Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan .

Daerah

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:10:04 WIB

BEDELAU.COM --Polsek Bina Widya mengimbau jika ada o.

Daerah

Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:04:14 WIB

BEDELAU.COM --Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Bada.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
Jumat Berkah Subuh Hadir di Masjid Madinah Japakeh, Iskandar Idris Koordinasikan Gerakan Berbagi di Pidie Jaya
23 Oktober 2026
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Bupati Asmar Dorong Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Meranti
23 Oktober 2026
Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 9,3 Kg Sabu Disita, Hampir 9 Kg Dimusnahkan
23 Oktober 2026
Buron Dua Pekan, Pria Pelaku Pencabulan Anak Ini Akhirnya Ditangkap
21 Oktober 2026
Bisnis Gelap Solar Subsidi di Siak yang Dibongkar Polda Riau, 2 Orang Ditahan
21 Oktober 2026
Usai Didemo, Pemprov Riau akan Pertemukan Mahasiswa Unilak dan UIR dengan Plt Gubri
21 Oktober 2026
BMKG Buka Suara Soal Bau Menyengat di Pekanbaru
21 Oktober 2026
DLHK Cek PLTU Hingga Wilayah Perbatasan, Sumber Aroma Gas di Pekanbaru Masih Misterius
21 Oktober 2026
Bayi Ditemukan di Teras Rumah Pekanbaru, Polisi: Keluarga Diminta Datangi Dinsos
20 Oktober 2026
Demo di Kantor Gubernur Riau, Mahasiswa Unilak Sampaikan Kritik Lewat Puisi
20 Oktober 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Cegah Karhutla Sejak Dini, Magister Pendidikan Biologi UNRI Edukasi Santri MA Al-Munawwarah tentang Gambut
  • 2 Wow! Mulai Tahun Ini Gaji ASN Dibayarkan Lewat Koperasi Merah Putih
  • 3 SF Hariyanto Sebut Asap Riau Berasal dari Karhutla Sumsel dan Jambi
  • 4 Dulu Prabowo Tegas Minta Karhutla Jadi Bencana Nasional
  • 5 Lapas Pasir Pangarayan dan Tim Gabungan Temukan Kembali Warga Binaan yang Kabur
  • 6 Kabut Asap Karhutla Selimuti Perairan, KSOP Bengkalis Imbau Kapal Waspadai Jarak Pandang
  • 7 PJJ Bukan Libur Jalan-Jalan, Anak Pekanbaru Kini Dikejar Ancaman Asap

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved