Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Ini Penjelasan Polisi
Mayat di Basement Kantor DPRD Riau Gantung Diri Padahal Kaki Nyentuh Lantai?
PEKANBARU, BEDELAU.COM --Banyak masyarakat yang bertanya-tanya dengan kesimpulan polisi yang menyatakan kalau ASN Pemprov Riau bernama Fitri, yang ditemukan tewas dalam mobil yang tengah terparkir di basement Kantor DPRD Riau murni merupakan kasus bunuh diri.
Masyarakat menilai ada kejanggalan sebab saat ditemukan leher korban terikat di mobil seperti orang gantung diri, namun kakinya menjejak ke lantai.
Kasubdit Yanmed Biddokes Polda Riau, Kompol Supriyanto menjelaskan, untuk sebab kematian korban adalah kekerasan (benda) tumpul pada daerah leher, yang mana pola dan gambaran luka sesuai dengan pola kasus gantung diri.
"Untuk mekanisme matinya Asfiksia atau sumbatan jalan nafas. Dari beberapa temuan yang kami lakukan, kami tidak menemukan adanya patah tulang seperti pada daerah leher yang mengindikasikan adanya mati akibat cekikan," kata Supriyanto, Sabtu (17/9/2022).
Supriyanto menjelaskan, kasus ini secara keilmuan dikategorikan dalam Incomplete Hanging atau yang biasa disebut gantung tidak sempurna.
"Jadi kasus ini incomplete hanging atau gantung tidak sempurna, ini bisa saja terjadi. Karena memang sudah ada juga beberapa kasus di luar negeri maupun Indonesia. Gantung diri sedang duduk di kursi saja bisa," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, ada 2 kasus yang dikategorikan dalam gantung diri yaitu complete hanging atau gantung sempurna dan incomplete hanging atau gantung tidak sempurna.
"Complete hanging atau gantung sempurna itu ada yang tergantung sempurna bobot tubuh semuanya berada di udara, tidak ada yang ke tanah. Kalau ini kan tidak sempurna, ada bagian yang menyentuh ke tanah, dalam keilmuan ini bisa. Yang membedakan hanya cukup dengan menggunakan berat kepala saja untuk menekan arteri atau pembuluh darah daerah leher sehinga menekan jalan nafas," tukasnya.
Lanjutnya, Incomplete Hanging atau gantung tidak sempurna ini secara keilmuan meninggalnya secara relatif lebih lama dibandingkan dengan gantung sempurna.
Supriyanto juga menambahkan, korban tidak menemukan tanda-tanda kehamilan dari tubuh korban.
"Pada saat kita melakukan pemeriksaan terhadap autopsi kepada korban, bahwa kami tidak menemukan tanda-tanda kehamilan. Kami sudah periksa urinenya dan kami juga melakukan pemeriksaan bagian dalam rahimnya, jangankan janinnya bentuk gumpalan saja tidak ada," tutupnya.***
Sumber: cakaplah.com
Polda Riau Konsisten Tindak PETI, Enam Rakit Tambang Ilegal Diamankan di Kampar Kiri
BEDELAU,COM --Upaya berkelanjutan Polda Riau dalam m.
30 Mahasiswi Melapor Jadi Korban Dugaan Pelecehan di Klinik Unri
BEDELAU.COM --Penanganan kasus dugaan pelecehan seks.
Oknum Dokter Klinik Kampus di Pekanbaru Diduga Lecehkan Mahasiswi
BEDELAU.COM --Kasus dugaan pelecehan di lingku.
Diduga Efek Sabu, Anak di Bengkalis Tega Ancam Ayah Pakai Parang
BEDELAU.COM --Seorang pria berinisial S (35) diamank.
Polda Riau Tangkap Preman Berkedok Debt Collector, Peras dan Keroyok Korban
BEDELAU.COM --Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Riau .
Ini Kronologi Debt Collector Aniaya Debitur di Pekanbaru
BEDELAU.COM --atreskrim Polresta Pekanbaru mengungka.








