Pilihan
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Polda Riau Ungkap Pengemasan Ulang 18 Ton Beras Bulog Menjadi Produk Premium
BEDELAU.COM --Tim Ditreskrimsus Polda Riau telah berhasil mengungkap tindak pidana di bidang perlindungan konsumen. Pelaku melakukan pengemasan kembali beras Bulog SPHP 5 Kg menjadi beras kelas premium merk tertentu di dua lokasi di Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Dari kedua lokasi tersebut, tim berhasil mengamankan dua pelaku, RS (34) dan AS alias Bayo (27), serta sejumlah barang bukti termasuk beras premium hasil pengemasan, beras Bulog SPHP, karung kosong, mesin jahit, timbangan, handphone, dan kendaraan bermotor.
Para pelaku mengakui mendapatkan beras Bulog SPHP dari pengepul karung bekas di Pekanbaru, kemudian mengemas ulang dan menjualnya kembali dengan merugikan masyarakat dan negara. Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ilegal ini mencapai 88 juta rupiah selama 4 bulan.
"Tim Ditreskrimsus Polda Riau melakukan penyelidikan setelah menerima informasi pada 15 November 2023. Kegiatan pengemasan ulang beras Bulog SPHP ini dilakukan dengan modus operandi memindahkan isi dari kemasan 5 kg ke kemasan premium 10 kg dan 20 kg," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, Rabu (20/12/2023).
Tujuannya para pelaku kata Iqbal adalah untuk memperoleh keuntungan yang merugikan kepentingan masyarakat banyak dan negara. Tersangka mengaku mendapatkan karung beras premium dari pengepul-pengepul karung bekas di daerah Pekanbaru.
"Para tersangka menjual beras premium yang merupakan hasil dari mengemas kembali dengan harga mulai Rp 14 ribu- Rp15 ribu dan dijual di wilayah Pekanbaru," tutup Iqbal.
Kedua tersangka, RS dan AI, dijerat dengan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf d dan huruf f Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Mereka menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun atau denda hingga Rp2 miliar.
SUMBER: RIAUREVIEW.COM
Merasa Terganggu Ormas Minta THR, Polri: Hubungi 110
BEDELAU.COM --Polri mempersilakan masyarakat menghub.
Mantan Bupati Rohil Afrizal Sintong Dicecar Soal Dana CSR PT SPRH
BEDELAU.COM --Mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afri.
Tragedi Cinta Segitiga, Guru di Dumai Ditemukan Tewas di Kontrakan
BEDELAU.COM --Dunia pendidikan Dumai berduka. Tika P.
KPK Pindahkan Penahanan Abdul Wahid Cs ke Pekanbaru, Sidang Tunggu Penetapan
BEDELAU.COM --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mem.
Bukan omon omon Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diduga Cabuli 8 Bocah
BEDELAU.COM --Suasana di Unit Perlindungan Perempuan.








