• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Opini
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Dunia
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • More
    • Hukrim
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Silaturrahmi Akbar, IKA FIA Unilak Gelar Parade Musik dan Lagu
Dibaca : 1e3 Kali
Ketua PWI Riau Buka Resmi Agenda OKK Calon Anggota Baru Tahun 2025
Dibaca : 1e3 Kali
Bupati Bengkalis yang Tak Anti Kritik
Dibaca : 1e3 Kali
Ciri Khas Warna Kuning, Masjid Kuning Miliki Sejarah Panglima Minal
Dibaca : 1e3 Kali
Hasil Putusan PTUN, Posisi Ketua DPRD Bengkalis Dikembalikan kepada Khairul Umam
Dibaca : 1e3 Kali

  • Home
  • Daerah
  • Pekanbaru

Komitmen PHR Jaga Lingkungan dengan Inovasi Lahan Basah untuk Kelola Air Terproduksi

Redaksi

Senin, 27 Mei 2024 17:12:00 WIB
Cetak
Komitmen PHR Jaga Lingkungan dengan Inovasi Lahan Basah untuk Kelola Air Terproduksi
Upaya PHR dalam mengelola air terproduksi dengan lahan basah buatan.(Istimewa)

PEKANBARU,BEDELAU.COM—PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai perusahaan hulu migas Subholding Upstream Pertamina, berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam menjalankan operasinya. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah dengan mengelola air terproduksi di WK Rokan secara bertanggung jawab melalui terobosan inovasi lahan basah atau wetland.

Dalam menjalankan operasi, PHR mengangkat fluida sebagai bagian dari produksi migas, di mana kandungannya terdiri sebagian besar air dan sebagian lainnya berupa minyak, pasir dan gas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengelolaan terhadap fluida dengan tepat agar air terproduksi fluida tersebut bisa kembali bermanfaat dan ramah lingkungan.

Inovasi pengelolaan air terproduksi ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam forum KTT World Water Forum ke-10 di Bali, di mana pemerintah mengangkat empat inisiatif baru Indonesia untuk menjaga kelestarian air. Salah satu inisiatif tersebut adalah penetapan Hari Danau Sedunia (World Lake Day).

"Melalui forum ini Indonesia mengangkat empat inisiatif baru yaitu penetapan world lake day, yang kedua pendirian center of excellence di Asia Pasifik, yang ketiga tata kelola air berkelanjutan di negara pulau kecil, dan yang keempat penggalangan proyek-proyek air," kata Jokowi dalam High Level Meeting KTT WWF ke-10 di Bali, yang disiarkan langsung YouTube Setpres, Senin (20/5/2024).

"Air bukan sekadar produk alam, tetapi merupakan produk kolaborasi yang mempersatukan kita sehingga butuh upaya bersama untuk menjaganya," lanjut Jokowi.

Oleh karena itu, PHR berupaya untuk mengelola air terproduksi dengan baik melalui inovasi lahan basah. Lahan basah ini berfungsi sebagai filter alami yang menyaring air terproduksi sehingga memenuhi baku mutu sebelum dilepaskan kembali ke lingkungan.

“PHR berkomitmen untuk menjalankan operasi yang ramah lingkungan. Salah satu upayanya adalah dengan mengelola air terproduksi secara bertanggung jawab melalui inovasi lahan basah,” ujar Corporate Secretary PHR WK Rokan, Rudi Ariffianto.

Lahan basah PHR tersebut dibangun dengan teknologi yang canggih dan ramah lingkungan. Pengelolaannya pun cukup menggunakan gravitasi, sehingga hemat energi dan biaya.

“Inovasi lahan basah ini telah terbukti efektif dalam menyaring air terproduksi dan memenuhi baku mutu. Selain itu, lahan basah ini juga memiliki manfaat ekologis lainnya, seperti menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna,” jelas Rudi.

PHR telah membangun lahan basah di wilayah kerja Blok Rokan. Saat ini, PHR sedang mengembangkan konstruksi lahan basah lainnya di wilayah kerjanya.

“PHR terus berupaya untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan lingkungan. Kami berharap dengan komitmen dan upaya ini, PHR dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan di Indonesia,” tuturnya.

Lahan basah buatan PHR merupakan solusi inovatif yang memanfaatkan proses alami untuk membersihkan air terproduksi. Lahan basah ini terdiri dari berbagai jenis tanaman air, mikroorganisme, dan media tanam yang bekerja sama untuk menyaring dan mendegradasi polutan dalam air.

Manfaatnya, yakni: meningkatkan kualitas air terproduksi, melindungi lingkungan hingga mendukung keanekaragaman hayati.

PHR terus mengembangkan dan menyempurnakan teknologi lahan basah buatannya dan berencana untuk membangun lebih banyak lahan basah di wilayah operasinya.

"Upaya PHR dalam mengelola air terproduksi dengan lahan basah buatan merupakan contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan," pungkasnya.(rilis)

 


[Ikuti Bedelau.com


Bedelau.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Daerah

Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan

Senin, 28 September 2026 - 20:41:47 WIB

BEDELAU.COM --DPRD Pekanbaru bersama Pemerintah Kota.

Daerah

APBD-P Pekanbaru 2026 Rp3,25 Triliun, Pemko Fokus Perbaikan Jalan dan Drainase

Senin, 28 September 2026 - 20:38:59 WIB

BEDELAU.COM --Pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Pek.

Daerah

Warga Temukan Jenazah Pria di dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang, Inhil

Ahad, 27 September 2026 - 22:53:13 WIB

BEDELAU.COM --Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sung.

Daerah

Pemko Pekanbaru Petakan Titik Rawan Banjir dan Genangan Jelang Musim Hujan

Ahad, 27 September 2026 - 22:41:59 WIB

BEDELAU.COM --Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanba.

Daerah

Job Fair Perdana Rohul Buka Lebih 300 Lowongan Kerja, Prioritaskan Warga Lokal

Ahad, 27 September 2026 - 22:39:48 WIB

BEDELAU.COM --Kabar baik bagi masyarakat Rokan Hulu .

Daerah

Belasan Remaja Diduga Rampas HP Warga di Air Dingin Pekanbaru

Ahad, 27 September 2026 - 22:31:12 WIB

BEDELAU.COM --Aksi belasan remaja yang diduga meramp.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


Terkini

  • +INDEX
PETI di Kuantan Singingi: Mengapa Mesin Dibakar, Tambang Emas Ilegal Tetap Beroperasi?
28 September 2026
Layangkan Interupsi, DPRD Pekanbaru Sebut Sekda Arogan
28 September 2026
APBD-P Pekanbaru 2026 Rp3,25 Triliun, Pemko Fokus Perbaikan Jalan dan Drainase
28 September 2026
Polisi Bongkar Sindikat Jambret Spesialis Emas di Riau, 2 Pelaku Ditangkap di Siak
28 September 2026
Warga Temukan Jenazah Pria di dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang, Inhil
27 September 2026
Janji Prabowo Kuliah Gratis di Kampus Negeri, Jalur Mandiri Dihapus?
27 September 2026
Jurus KDM Jaga Hutan dan Cegah Warga Lokal Diperalat Pemodal
27 September 2026
Pemko Pekanbaru Petakan Titik Rawan Banjir dan Genangan Jelang Musim Hujan
27 September 2026
Job Fair Perdana Rohul Buka Lebih 300 Lowongan Kerja, Prioritaskan Warga Lokal
27 September 2026
Jambret Bersenpi Beraksi di Pekanbaru, Rampas HP korban dan Lepaskan Tembakan
27 September 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Kuala Kampar Rusak
  • 2 Tanah Tak Lagi Tanpa Batas? Pemerintah Siapkan Aturan Penguasaan dan Kepemilikan
  • 3 Wako Pekanbaru Tegaskan soal Jalan Berportal: Sudah Dibangun APBD, Harus Terbuka untuk Umum
  • 4 Bawaslu Rohul Gelar Diskusi Hukum Putusan MK, Kawal Demokrasi dan Keadilan Pemilu
  • 5 Masyarakat Desak Pemkab Bengkalis Turun Tangan Kasus Lahan Chua Cin Heng di Rupat
  • 6 3.391 Hektare Lahan di Riau Hangus, Polisi Sudah Tetapkan 63 Tersangka Karhutla
  • 7 Dituduh Buka Rahasia Rumah Tangga, Pria di Dumai Hantam Kepala Buruh

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Bedelau.com ©2021 | All Right Reserved